PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
KESULTANAN SAMAK


Sumi Menatap Tubuh Tua renta mertuanya Yang menatapnya sendu.,


"Kita tidak Akan berjalan bu, Tapi Pemuda Baik hati itu Memberikan kita sebuah Kapal untuk kita mengarungi lautan ketempat baru., Dan semoga saja Tempat itu jauh lebih baik dari tempat kita di sini!? " Ujar Sumi dengan wajah berbinar-binar., Merekapun mempersiapkan segala sesuatunya Setelah berganti pakaian Sumi dan ketiga Anaknya serta mertuanya Berjalan menuju dermaga kecil di mana terlihat sebuah kapal yang lumayan Besar untuk menerjang Badai., Merekapun menaiki kapal dan betapa terkejutnya mereka ketika mereka melihat segala perlengkapan telah tersedia untuk kebutuhan selama sebulan.,


"Kemana Tujuan kita nak? " Tanya mertua Sumi


"Biarkan Angin yang menuntun kita Bu!?" Kapal pun Berlayar memecah Samudra. melaju melintasi Hamparan Laut yang luas.,


Berhari-hari mereka terombang-ambing mengapung di atas lautan yang luas,. Hingga Angin bertiup sangat kencang dan menghempaskan kapal yang ditumpangi Sumi dan Anak-anaknya serta Ibu mertuanya Dan menghantam sebuah karang hingga membuat kapal mereka bocor Ketika Sumi melihat Air laut mulai masuk kedalam lambung kapal dengan Panik dia segera naik keatas kapal,. dan ketika dia melihat keadaan di luar seketika Paniknya Hilang karena karang yang membuat kapal mereka bocor tepat berada di tepi pantai.,


Para Warga Yang melihat Kapal menghantam Karang mereka berbondong-bondong datang untuk menolong Penumpang kapal Itu.,


"Ayo cepat kita selamatkan mereka! " Terdengar suara Orang-orang dari luar yang hendak. menyelamatkan mereka, Sumi membantu menaikan ketiga Anaknya dan Ibu mertuanya dan kemudian di bantu Para warga di bawah Pada hamparan pasir putih.,


"Terima Kasih Tuan., Kalau saya boleh Tau Ini di. mana!? " Tanya Sumi kembali teringat akan Ucapan Pemuda Tampan yang telah menyelamatkan hidupnya dan keluarganya.,


"Ini wilayah Kesultanan Samak,. Ibu memangnya dari mana?" tanya Bisno Lelaki Paruh Baya


"Saya dari tempat Jauh., Bolehkah saya bertemu Pemimpin di tempat ini? " Ujar Sumi dengan Sopan.,


"Asalamualaikum Nak!? " Ujar Bisno yang ternyata Ayah dari Sultan Arfan.,


"Waalaikumsalam Ayah..!? Mari silahkan duduk!? "Arfan mempersilahkan mereka duduk dan Makan Buat biar segar.,


" Arfan Mereka datang dari jauh Dan hendak bertemu dengan kamu!? " Ujar Bisno sedangkan Sumi hanya menundukan wajahnya tidak berani menatap Sultan dan ayahnya.,


"Apa Yang bisa saya lakukan untuk kalian? " Tanya Arfan lembut.,


" Maaf Tuan Sultan, Sebelumnya saya akan menceritakan Apa yang menjadi alasan saya dan keluarga saya sampai di tempat ini,. Semua berawal ketika Rumah kami kedatangan perampok. sadis., Suami saya yang hendak menyelamatkan semua harta kami mencoba untuk mempertahankan harta kami malah dengan mudah dia di bunuh oleh para perampok itu., Tidak sampai di situ Saja Mereka juga langsung menarik. Saya dengan paksa. dan mereka. membawa saya kedalam sarang mereka.,Lalu sesorang menolong kami tapi kami tidak tau siapa dia., Dan dia hanya. menitipkan ini!? " Tutur Sumi sambil membuka. bungkusan dan menyerahkan jubah Yang. Arfan sangat mengenali itu jubah siapa.,


" Apa orang itu menyampaikan sesuatu? " Tanya Arfan.,


"Maaf Tuan Sultan Pemuda itu hanya memberi tahu saya untuk bertemu dengan pemimpin di mana kapal itu membawa kami sandar dan menyerahkan jubah ini pada pemimpin itu!? " Mendengar Ucapan Wanita muda itu Arfan tersenyum lembut.,


"Kalian tentu letih setelah menempuh perjalanan jauh.. Istrahatlah dulu sambil menunggu Hidangan santap siang yang InsyaAllah sebentar lagi segera beres., Mungkin sebaiknya kalian bersih-bersih Di belakang ada Ibu Saya yang sudah menyiapkan semua keperluan kalian!? " Ujar Arfan dengan senyum Tulusnya.,


"Terima Kasih Tuan Sultan.,!? " Sumi pun mengikuti Langkah Seorang wanita Setengah baya yang merupakan Pembantu dalam kesultanan