PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
TUGAS KE DUA


Kabar Tentang Munculnya kerajaan waringin Akhirnya sampai juga Di Kesultanan Lembayung., Aryo Sultan lembayung segera mengadakan pertemuan semua pembesar istana Kesultanan.,


"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!? " Aryo membuka pertemuan dengan salam.,


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh! " jawab semua yang ada dalam ruangan itu secara bersamaan


"Kalian Tentu sudah mendengar Tentang kerajaan waringin yang menjanjikan Rakyatnya hidup dengan kemewahan Dunia dengan Sarat menyembah Raja dan mengakui jika dia Adalah segalanya.,! Menurut kalian semua apa yang harus kita lakukan? " Tanya Sultan sambil memperhatikan


" maaf Sultan, Apa tidak sebaiknya kita hancurkan saja kerajaannya! ? " jawab Dawung sebagai panglima perang.,


"Maaf Sultan, Kita banyak memiliki Ksatria Hebat Saya yakin kita pasti bisa menghancurkan kerajaan waringin dengan mudah! " Ujar Bisno menimpali dalam Kesultanan dia wakil Panglima perang dan juga sebagai kepala desa dusun baru,


"Kerajaan Waringin berdiri karena banyaknya Ksatria hebat yang berdiri di belakangnya., dan mereka di bantu dengan Ribuan tentara Iblis jika kita menyerang secara langsung maka kemungkinan besar akan banyak jatuh korban dan kemungkinan terburuknya pasukan kita akan habis di bantai oleh pasukan kerajaan waringin., lagian diantara kita semua belum ada yang Tau bagaimana letak kerajaan waringin itu? Alangkah baiknya jika Ada yang kesana Terlebih dahulu untuk menyelidiki tentang kebenaran dan letak wilayah kerajaan waringin.? " Ujar Sultan


Abiyan dan Arisha segera mengajukan Diri untuk mengemban Tugas itu.,


" Jika Sultan mengizinkan saya siap melaksanakan tugas itu dengan sebaik-baiknya?! " Ujar Abiyan dengan menundukkan wajahnya..


"Maaf Sultan, jika Sultan Tidak keberatan kiranya Sultan mengutus saya kembali ke kerajaan Waringin, Izinkan saya menebus kesalahan yang sudah saya lakukan Sultan!? " Ujar Arisha segera menghalau keinginan adiknya., mendengar permintaan kedua putra putrinya Sultan Aryo terdiam dan menatapi wajah keduanya satu persatu., lalu Sultan tersenyum.,


" Baiklah Tugas Ini Saya berikan Kepada Arisha,. Dan Untuk kamu Abiyan Tugasmu di sini belum selesai masalah Air bersih yang cukup belum tersedia dan itu menjadi tanggung jawab kamu.,? " Ujar Sultan Aryo dengan bijaksanabijaksana.,


"Baik Sultan.? " Jawab Abiyan dengan santai tak terlihat sedikitpun rasa kecewa dalam wajahnya.,


"Terima kasih Sultan sudah memberikan saya tanggungjawab ini., saya akan berusaha untuk menjalankan tugas ini dengan lapang dada" Ujar Arisha Dengan mantap., lalu Arisha segera mengundurkan diri dari Aula keraton Kesultanan Lembayung untuk meminta restu pada Nenek dan ibu-Nya


Arisha nampak termenung sambil menatapi deru ombak di tepi pantai hingga tidak menyadari kehadiran Abiyan.,


"Asalamualaikum kak!? " Arisha langsung tersentak mendengar ucapan salam Adiknya.,


"Waalaikumsalam., Abiyan kamu bikin kaget saja? Ujar Arisha kemudian sambil mencubit pinggang Adiknya., Abiyan hanya tersenyum geli


"kakak hanya sedang memikirkan orang yang sudah menolong kakak di Kerajaan Batu Gaping itu,. kakak sungguh sangat penasaran dengan identitas orang misterius itu., semula kakak berpikir Malaikat maut yang telah membawa atma kakak terbang hingga pandangan kakak semuanya jadi gelap gulita., Dan orang itu mulai mengobati Luka dalam dan mengeluarkan Racun dalam tubuh kakak dan lail!? " Ujar Arisha dengan wajah yang sendu.,


" Berarti Orang itu memiliki kehebatan yang luar biasa ya kak? " Tanya Abiyan dengan nada datar.,


"Pastinya Begitu,. jika tidak pasti nyawa kakak dan lail sudah melayang!? "mendengar jawaban Arisha Abiyan hanya tersenyum


" kakak lupa? Jika hidup dan mati seseorang sudah di gariskan oleh Allah SWT tidak bisa di majukan ataupun di mundurkan.? " Ujar Aryo dengan mimik wajah serius.,


"Astaghfirullah., kakak khilaf., hehehe" Ujar Arisha sambil nyengir.,


"Abiyan punya tiga pesan buat kakak? yang pertama Janganlah patah hati jika doa engkau tidak dikabulkan oleh Allah, Karena Allah tahu apa yang akan Dia perbuat., Kedua Allah tidak membebani jiwa lebih dari yang dapat ditanggungnya.dan Terakhir ini yang terpenting Ilmu tanpa adanya agama adalah sesuatu kecacatan dan agama tanpa ilmu merupakan kebutaan., Kakak akan bertemu ketiganya di Kerajaan waringin nanti? " Ujar Aryo sambil menyentuh bahu kakaknya,. seketika Arisha meresapi makna dari semua nasehat Adiknya yang begitu sangat menyentuh.,


"Kakak akan selalu mengingat ketiganya., " Abiyan hanya tersenyum sambil menepuk pelan pundak Arisha Abiyan beranjak pergi dari tempat itu.,


Deg


jantung Arisha tiba-tiba serasa berhenti berdetak sentuhan tangan Adiknya sama persis dengan apa yang Arisha rasakan dalam gua itu.


"Mungkinkah Abiyan yang telah menolong saya dan Lail, Ah rasanya tidak mungkin Abiyan yang tidak pernah fokus latihan mana mungkin dia bisa sehebat itu?" Pikiran Arisha berperang melawan dirinya sendiri.,


Arisha Lupa Tentang kejadian Di Lembo saat dia hendak menebas leher ki Ranu galang siapa orang yang sudah dengan mudah menangkap pedang cahaya tampa terluka?


Next Episode


Saya minta maaf yang sebesar-besarnya jika karya Ini jauh dari kata sempurna., jika ada kesalahan mohon di kritik karena dengan kritikan kita bisa saling membangun Wasallam


jangan lupa like koment And Vote


*********Terima Kasih **********