
Suasana Kesultanan Lembayung menjadi Riuh ketika para punggawa Dan Rakyat kesultanan mengetahui Apa yang sudah terjadi Di Kesultanan Tanjung Hira,.
Sultanah Arisha Nampak sedang tertidur karena lelah menahan Sakit Akibat Luka dalam yang dia Alami akibat pukulan keras Ratu Zalitun,.
Tiba-tiba dari Luar Terlihat Masauth dan Lavud yang berada di Atas Bahu Seorang Pemuda Tampan, Yang Ketika Itu mengenakan Baju berwarna Putih Yang Terlihat Sangat Kontras dengan Warna kulit Kuning Langsat dan bibir yang Selalu di hiasi senyuman ketika ber jumpa dengan Siapapun,. Tubuh Raja Masauth Yang dalam keadaan tidak Sadarkan diri dan Lavud yang terlihat semakin pucat karena Pukulan Raja Dasim tepat menghantam Dadanya Hinga menyisakan Luka dalam yang sangat menyiksa,. Abiyan Baringkan Di dalam Saung,.
"Tuan Sultan,.Sepertinya Kejadian 5000 Tahun lalu Bakal terulang kembali,.Dahulu Ada Kesalahan yang di lakukan Ratnagali dengan menyerahkan Hidupnya Pada Raja Iblis Sehingga dia melahirkan Putra Campuran yang mereka beri nama Ranabumi, Ranabumi Adalah Iblis Dalam Wujud Manusia, Ranabumi memiliki kehebatan Tiada batas yang Tidak bisa di lumpuhkan Oleh senjata Apapun juga, dan Tidak Seorang manusia pun yang mampu menghadapi Mereka,!? " Mendengarkan Cerita Somali Sultan Aryo sedikit kebingungan, Bagaimana mungkin Ada manusia yang tidak bisa mati,.
"Somali, Semua Mahluk yang bernyawa pasti menghampiri setiap Hambanya Baik Siap ataupun tidak!? " Ujar Sultan Aryo Dengan Singkat, Namun Somali memahami maksud dari Sultan Aryo,.
"Asalamualaikum,! " Abiyan memberi Salam ketika memasuki Aula di mana Sultanah Arisha terbaring yang juga tak sadarkan diri karena Racun mulai menyebar yang hampir mencapai jantungnya,.
"Waalaikum'salam,! " Jawab Sultan Aryo dan Somali Bersamaan,. Sedangkan Abiyan hanya menanggapi Dengan Senyuman Sambil terus melangkah Masuk Mendekati kakaknya Yang masih belum juga Sadarkan Diri, Dengan Lembut Abiyan menekan Jari kaki Arisha,
"Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri." lalu Abiyan sedikit mempererat Pijatan jarinya seketika Asap hitam keluar dari sela-sela kuku jempol kaki jenjang Sultanah Arisha,
"Abiyan kekuatan para Raja dan Ratu kegelapan semakin bertambah besar, Saya baru melihat kekuatan sedasyat itu,? " Ujar Sultanah Arisha dengan suara yang sendu karena baru siuman dari pinsannya., sebaliknya Abiyan hanya menanggapi Ucapan Arisha dengan senyuman lembut sambil membelai punggung tangan kakaknya,.
"Kak, Jika Semua Atas kehendak Allah SWT, Tidak ada Satu makhluk di Alam semesta ini yang mampu menghindarinya, Kakak tidak perlu Kuatir tentang Hal itu, Apa yang sudah terjadi Semua. Memang harus terjadi!? " Arisha sejenak Terpaku dengan Ucapan Abiyan lalu tiba-tiba tangisnya pecah Ketika dia menyaksikan Di depan Matanya menyaksikan Pembantaian secara Keji oleh Para Raja-Raja kegelapan,.
"Mereka Sunguh Sangat kejam Membantai Rakyat Lemah Tanpa ampun Bahkan Wanita dan Anak kecil tidak luput dari tebasan pedang mereka!? " Suara Arisha terdengar Serak Karena bercampur Tangis,.
"InsyaAllah Kematian mereka Tidak Sia-sia, mereka yang di bunuh Adalah mereka yang teguh mempertahankan Keyakinan mereka Akan Islam dan Kebenaran Al-Quran, Mereka Menatap kematian dengan Senyuman, seharusnya Yang harus kamu Tangisi mereka yang tetap di biarkan hidup, Karena rela menukar Kehidupan Yang palsu dengan Akidah yang mereka miliki!? " Mendengar penjelasan Abiyan Sultanah Arisha, Berlahan-Lahan menjadi tenang,.
"Tujuan Akhir Mereka Pasti di Kesultanan ini!? Kita butuh Tambahan Pasukan!? " Ujar Sultan Aryo menimpali Kedua Putra putri nya,.
"Asalamualaikum, Tuan Sultan, Maaf menganggu, Di dermaga Ada iring-iringan Kapal Besar berisi Muatan Pasukan perang, Namun Sepertinya Mereka Bukan Pasukan kerajaan karena pakaian yang mereka gunakan Sama dengan Apa yang kita gunakan Tuan Sultan!? " Lapor Salah seorang penjaga Menara, Abiyan langsung tersenyum simpul mendengar laporan Prajurit itu,.
"Rupanya Sultan Samak Sudah Sampai, Sambut mereka dengan Baik Mereka bukan Orang lain, Mereka. memang adalah saudara kita yang baru pulang!? " Prajurit itu membungkuk Sedikit lalu langaung keluar memberi pengarahan pada yang lainya untuk melaksanakan Titah Putra Mahkota,
"Alhamdulillah Doa Abi, langsung Di ijabah Sama Allah SWT!? " Belum sempat Sultan Aryo menjawab Ucapan Putranya,.
"Asalamualaikum Sultan, Pangeran, Di Gerbang Depan Ada Sekitar Dua ratusan orang mereka mengaku berasal dari dunia Tengah hendak Ikut bergabung Dengan Pasukan Kesultanan lembayung Tuan!? " Mendengar Laporan Prajurit penjaga gerbang Sultan Aryo nampak Semakin Takjub dengan keajaiban yang terjadi.,
"Waalaikumsalam, Suruh Mereka semua Masuk, Dan Bawa pemimpin mereka ke dalam Keraton Kesultanan kita Akan berkumpul Semua di sana, Dan Tolong Titah kan Satu Orang Prajurit Untuk Ke masjid Minta Kyai Samudera untuk Ikut berkumpul Kedalam Keraton!? " Titah Sultan Aryo pada prajuritnya, yang Langsung bergegas untuk menyampaikan Titah Sultannya,.
Sultan Arfan tidak Langsung menuju keraton Hanyaemerintahkan para pungawanya Yang langsung masuk kedalam Keraton Sedangkan Dia Dan Istrinya yang sedang hamil beserta Ketiga anak Sambungnya langsung menuju Kerumah Sultan Aryo, Untuk bertemu dan melepas Rindu pada Rindi Orang Tua Angkatnya yang merupakan Istri dari Sultan Aryo Ibuda Sultanah Arisha dan Abiyan,.
"Asalamualaikum!!? " Arfan Memberi Salam ketika dia Sampai di depan pintu Rumah Yang telah lama dia tinggalkan,.
"Waalaikumsalam!? " Jawab Rindi Yang tersentak ketika mengetahui Arfan bersama Wanita cantik yang tengah Hamil bersamanya,. Dan Arfan Langsung mencium punggung tangan ibu angkatnya dan di ikuti Oleh Sumi dan Ketiga Anak sambungnya,.
"Umi, Perkenalkan ini Sumi Istriku, Dan ketiga Anak Sambung yang Allah titipkan kepadaku Lewat Kak Abiyan!? " Mendengar Ucapan Arfan Rindi Langsung mengajak mereka masuk dan menjamu mereka layaknya Putri nya Sendiri.,
"Owh iya Apa ayah dan ibumu Juga ikut kemari!? "
"Iya Umi, ayah Langsung ke keraton sedangkan ibu pergi mengunjungi Kakek, Kalau begitu Saya pamit mau ke Keraton juga titip Sumi mungkin Sebentar lagi Ibu Saya juga kemari Umi!? " Pamit Arfan yang hanya di jawab dengan Anggukan oleh Rindi dan Sumi Yang terlihat Asik bercengkrama.,
Di dalam Aula Keraton Semua Pungawa dari Empat Pasukan yang berbeda telah duduk di tempatnya masing-masing.,
"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!? " Sultan Aryo membuka pertemuan Akbar
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,.!?" Jawab mereka semua yang berada dalam ruangan itu kecuali sebagian kecil mereka yang belum mendapat hidayah untuk ikut memeluk Islam,.
"Menurut Informasi Yang beredar Empat kerajaan Sudah bersatu dan Akan bersama-sama menyerang Kesultanan lembayung, Karena mereka menganggap Kesultanan bukan Bagian dari pemuja Iblis maka mereka menggap kita semua Yang berada di sini adalah musuh Raja kegelapan,.! ? " Mendengar Pidato singkat Sultan Aryo, Rayana pemimpin Pasukan Dunia Tengah langsung berdiri,.
"Maaf Tuanku Sultan dan Semua yang berada di tempat ini tanpa terkecuali, Saya mendengar Rumor Jika Raja-Raja dan Ratu kegelapan Telah mencapai level Abadi, Yang Artinya Mereka memiliki Kekuatan yang berada di luar Batas kewajaran,Seluruh Senjata yang ada di dalam jagad Raya ini tidak akan ada yang bisa melukainya, Namun Apapun yang terjadi Saya Rayana dan seluruh pasukan Dunia Tengah siap bertaruh nyawa Untuk ikut berperang melawan pasukan Kegelapan!? " Somali Yang Mengetahui bagaimana hebatnya mkhluk Abadi Langsung ikut berdiri yang membuat Mereka yang baru pertama kali melihat bentuk Somali Tersentak kaget Apalagi setelah mengetahui jika Somali mengerti dan bisa berbicara.,
"Ampun Tuan Sultan, Jika tidak salah ingat yang mampu menaklukan mereka hanyalah Prajurit langit,. Tapi Sepertinya tidak mungkin Prajurit langit melanggar perjanjian yang sudah mereka sepakati!? " Kyai Samudra yang sejak Tadi menyimak Langsung berdiri,.
"Tuan-Tuan yang terhormat kalian berbicara seolah dunia akan hancur ketika Simbol kegelapan akan menguasai dunia, yakinlah Allah tidak akan membiarkan sesuatu berlaku Tanpa seizinya!? '' Ujar kyai Samudra, Sedangkan Abiyan hanya tersenyum mendengar perdebatan Para Tokoh Tetua,.
"Dunia hanyalah tempat persinggahan, tidak pantas jika kita takut pada Pembangkang, Iblis memang mendapat Penangguhan kematian karena Allah mengangap Iblis sudah mati, Ketika Allah menciptakan Nabi Adam, malaikat bertanya kepada Tuhan, mengapa manusia diciptakan. Malaikat bertanya seperti itu karena buat apa menciptakan manusia yang pada akhirnya berbuat kerusakan dan melakukan pertumpahan darah di muka bumi. Allah berfirman, “Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.percayalah Apa yang akan terjadi esok masih menjadi rahasia!? Ujar Abiyan dengan Sikap tenang membuat semua yang berada dalam ruangan itu bungkam seketika,.
Next
Apakah Akan menjadi Akhir dari segalanya Atau menjadi terciptanya Dunia Baru,.
Jangan Lupa like coment dan Vote