PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
SERGAP part 5


Pertarungan Somali dan Rayana masih berlangsung seru Keduanya terbilang tak mempan terhadap segala jenis senjata namun.,


Hiyaaaaaaaaaaa


Whusssssssss


Bhughhhhh


Gedebuk


Rayana yang sudah kehabisan kesabaran langsung memusatkan kekuatanya pada Telapak tangannya Racun Perogoh Sukma milik Pasukan tangan maut belum ada yang bisa menandingi nya.,


Pukulan Rayana. melesat cepat kearah Somali Yang tidak sempat Menyelamatkan diri dari pukulan mematikan itu,. Hingga Somali Mental beberapa langkah Saking dasyatnya pukulan telapak maut Rayana.,


Somali yang belum menyadari apa yang sedang terjadi sesaat dia hendak menyerang kembali Rayana namun keempat kakinya langsung lemas hingga dia tidak bisa bergerak.,


"Apa yang terjadi denganku kenapa tubuhku Menjadi Lumpuh!? " Ujar Somali Sambil terus berusaha berdiri.,


"Kamu terlalu meremehkan kekuatan kami Somali, dan ketahuilah Racun Yang kami miliki Belum ada penawarnya Dan Sayangnya sebentar lagi kematian Akan menjemputmu, Atau mungkin Kamu ingin mati lebih cepat!? " Ujar Rayana mengejek Somali,. Karena Somali tidak Tahan dengan Rasa sakit yang dia rasakan, maka Somali sengaja membuat Rayana emosi dengan Suara tawanya.,


"Kematian Seluruh mahkluk Ciptaan Allah bukan Berada di tanganmu Putra iblis terkutuk. sepertimu Saya juga penasaran bagaimana caranya Kamu bisa mengambil nyawaku Tampa Seizin pemiliknya.,!? " Ucapan Somali membuat Rayana menjadi Murka,.


Rayana kembali memusatkan seluruh Racun di telapak Tangannya Dan kembali menyerang Somali yang sudah Tidak Berdaya.,


Hiyaaaaaaaaaaa


Whussssssssss


Braakh


Ctasssssss


Bhughhhhh


Aghhhhhh


Serangan Pukulan Rayana melesat cepat Siap kembali menghantam tubuh Somali Yang terlihat dengan pasrah menanti kematian dengan memejamkan Mata., Namun tiba-tiba saja pukulan Rayana seolah menghantam dinding baja dan sebuah Pukulan Mendarat tepat Di atas perutnya hingga dia terjungkal beberapa tombak kebelakang dengan Rasa nyeri yang tiada terkira.,


Aghhhhhh


Barja yang terkejut melihat Tuan Rayana yang tersungkur dan kesakitan menjadi murka,. Dan Langsung menyerang seorang pemuda tampan yang muncul tiba-tiba menghalau pukulan Rayana dan berhasil membuat Rayana mengerang kesakitan.,


Hiyaaaaaaaaaaaa


Whusssssssss


trackkkkkkk


Stakkkk


bhukgg


gedebhuk


Barja langsung menyerang pemuda itu dengan kekuatan penuh Namun dengan sekali gerakan saja pemuda itu sudah Berhasil memberi sebuah tendangan telak yang tepak menghantam dada Barja, yang langsung tersungkur jatuh tepat di samping Rayana., Dia juga langsung mengerang kesakitan,.


Somali Yang Belum menyadari apa yang sedang terjadi dia begitu tersentak ketika menyadari Abiyan Telah berdiri dengan tenang melindunginya,.


"Siapa Kamu Anak Muda!? " Ujar Rayana Sambil berusaha berdiri Tegak


"Saya Hanya seorang Mahluk Yang Allah ciptakan Dari tanah yang Akan kembali kepada Tanah!? Sekarang Saya masih bernafas dan terlihat hidup Karena Roh Yang Allah Titipkan padaku Belum di mintanya untuk kembali., Dan sesungguhnya itu berlaku pada setiap makhluk Yang Allah ciptakan,. Apakah Kita perlu nama Untuk membedakan setiap makhluk!? " Abiyan Hanya menjawab dengan teka-teki,.


"Setidaknya Saya tidak penasaran untuk membunuhmu Jika saya mengetahui Namamu.,?" Ujar Rayana Menutupi keraguan yang mulai menganggu nya,.


"Kesombongan Hanya milik Iblis yang meragukan Kuasa Allah, Hingga mereka berpikir Bisa menentukan Takdir mereka dan juga Takdir orang lain,. Kematian sudah ada dalam Takdir yang Allah gariskan tidak di majukan ataupun si mundurkan Jika bukan Atas kehendaknya., Saya sungguh tidak menyukai segala bentuk kekerasan jika ada yang bisa saya lakukan untuk kalian untuk bisa menghentikan pertikaian ini, Saya akan coba lakukan selagi tidak melanggar perintah Allah!? " Ujar Abiyan dengan tenang dan bibir tersenyum.,


"Baiklah Jika Kamu bisa selamat Dari Racun Perogoh Sukma milik Lembah kematian Dunia tengah Saya akan pergi dengan Damai!? " Tantang Rayana pada Abiyan., Somali yang mendengar tantangan Rayana seketika berusaha memperingati Abiyan.,


"Tuan Jangan Lakukan itu Tuan, Racun yang mereka miliki Belum ada penawarnya diatas muka Bumi ini.Sudah Tuan Tidak Usah Di turuti permintaan mereka!? " Ujar Somali dengan suara yang nyaris sudah tidak kedengaran karena tubuhnya semakin melemah.,


Next...,


Akankah Abiyan meladeni tantangan Rayana?


Beri Pendapat kalian siapa tau bisa menjadi sumber inspirasi.,


Jangan Lupa Like Coment Dan Vote