
Dengan ucapan Bismillah Abiyan meminum Ramuan Rebusan Akar Aswaganda yaitu jenis ginseng langka yang mampu meningkatkan daya tahan Tubuh,. seusai meminum Air 'rebusan Akar Aswaganda Aura ketampanan Abiyan semakin menjadi bersinar.,
Melihat Reaksi Abiyan yang kelihatan semakin segar Miun segera memberikannya pada istrinya,. Dia mulai menuangkan ke bibir istrinya dengan perasan yang campur Aduk.,
"Minumlah Bu, Semoga Air Rebusan Akar Aswaganda ini dapat mengobati penyakit Ibu" Ujar Miun sambil terus menuangkan tetes demi tetes kemulut istrinya.,
Kraaaaak
whusssssss
Aghhhhhhhhhh
Tiba-tiba seperti suara tulang retak dan Hawa panas keluar dari tubuh weni, Hingga Membuat Weni mengerang kesakitan.,
mendengar istrinya meraung kesakitan., Miun mulai panik..
"Kamu kenapa? Apa yang telah terjadi Abiyan kenapa dengan istri saya? " Ujar Miun dengan panik karena melihat istrinya mengeliat menahan sakit.,
"Tenangkan dirimu? istri pak Miun Baik-baik saja, itu hanya reaksi otot yang telah lama tidak berfungsi.,Memang lumayan sakit tapi tidak akan lama selepas itu InsyaAllah dia bisa pulih!? " Ujar Abiyan menenangkan Miun yang Sedang panik.,
Miun tertunduk lesu Tidak tega melihat Weni yang meraung-raung menahan sakit Tidak terasa Air mata Miun menetes deras keluar dari kedua bola matanya,. Miun menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya Untuk meredam suara tangisnya..
Huk.. huk.. huk.
suara sesenggukan Miun terdengar pilu., Hinga satu sentuhan tangan di bahunya membuat tangisnya makin dalam.,
"Bapak Kenapa menangis!? " Ujar Weni yang secara aneh bisa langsung berjalan dan berbicara dengan lancar., mendengar suara Weni istrinya Miun sontak menoleh., dan dengan cepat memeluk Tubuh istrinya lalu luruh ketanah dan bersujud.,
"Ampunilah Hamba ya Allah SWT,. Sungguh kami semua telah lalai dan berburuk sangka pada engkau!? " Ujar Miun disusul istrinya yang ikut bersyukur., atas kemurahan Hati Allah SWT yang telah mengembalikan kesehatannya.,
Melihat kedua pasang Suami istri itu telah bertobat Abiyan tersenyum sambil berujar.,
Kabar tentang khasiat Tumbuhan Aswaganda, dengan cepat menyebar membuat suasana desa menjadi riuh., mereka menyesali semua perbuatan mereka karena meninggalkan shalat dan telah berburuk sangka pada Allah SWT., Mereka berbondong-bondong mendatangi Rumah Miun,.
"Asalamualaikum.,!? " Ujar Darman kepala Desa sendang kasih
"Waalaikumsalam!Ada Perlu apa Pak kok rame-rame? " Ujar Miun dengan keheranan melihat banyaknya warga yang berkumpul.,
"Mana pemuda itu, Yang memberi tahu kamu manfaat Tumbuhan liar yang dulu tiba-tiba tumbuh subur di desa kita ini!!? " Ujar Darman dengan semangat.,
"Oh Abiyan yang Bapak maksud., dia ada di Dermaga bersiap untuk melanjutkan perjalanan!" Ujar Miun Dengan polosnya.,
"Ayo saudara-Saudara kita ke Dermaga!!? " Ujar Darman seraya berbalik menuju ke Arah dermaga di ikuti oleh rombongan para warga., Miun dan Weni yang penasaran akan tujuan para warga untuk mencari Abiyan segera ikut serta dalam Rombongan.,
"Asalamualaikum Anak muda, maaf mengganggu waktu kamu sedikit!? " Ujar Darman ketika melihat Abiyan sedang memeriksa keadaan kapalnya.,
"Waalaikumsalam,. Silahkan Tuan apa ada yang bisa saya bantu!? " Ujar Abiyan yang meresa heran begitu banyak orang yang mencarinya..
"Perkenalkan Saya Darman kepala Desa Sendang kasih Atas Nama seluruh warga ingin mengucapkan Banyak Terima kasih karena sudah memberi kami kehidupan baru!? " Ujar Darman dengan Tulus
"Kehidupan Adalah ciptaan Allah SWT Kita hanya menikmatinya, apapun yang telah terjadi pada kalian semua hari ini Ataupun kemarin adalah semua rencana Allah SWT untuk menguji umatnya seberapa ikhlas kita menerima takdir buruk, dan dari kesalahan kemarin kita jadikan pelajaran untuk hari esok yang lebih baik lagi!? "Ujar Abiyan dengan tenang., serentak seluruh warga mengucapkan.
Astaghfirullah hal lazim
" Anak muda sudilah kiranya kamu meluangkan waktu untuk membenahi pola pikir kami yang keliru Kami sangat berharap kamu tidak menolaknya,!? " Ujar Darman dengan wajah memelas mendengar permintaan Para Warga Abiyan tersenyum simpul.,
"Ilmu yang saya miliki hanyalah sebesar butiran debu yang melekat pada tubuh., tapi dengan senang hati saya akan berbagi pada siapa saja yang menghendakinya., Baiklah saya Akan meluangkan Waktu sebanyak yang kalian butuhkan!? " Ucapan Abiyan disambut suara riuh para warga yang menyambut Abiyan dengan hati gembira.,
para warga dipimpin Darman mulai berbenah Yang Utama seluruh warga tampa terkecuali berbondong-bondong membangun kembali mesjid peninggalan Imam Ahmad yang tak lain Adalah Guru dari Ayah Abiyan yaitu Sultan Aryo