PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
KABAR GEMBIRA


"Ayah., Di kota tadi saya melihat ada orang yang mengawasi kita secara sembunyi-sembunyi., saya tidak tau pasti apa niat mereka melakukan itu., tapi yang jelas kita harus waspada., " Ujar Aryo mengawali obrolan saat mereka lagi duduk santai di ruang keluarga.,


"Sepertinya Musuh-musuh Ayah sudah mengetahui., kalau ilmu kanuragan yang ayah miliki sudah tidak ada., sebenarnya ayah resah jika mereka bertindak lebih jauh.,!? " Ujar Ki Along sambil menerawang jauh mengingat betapa banyak orang-orang jahat yang membencinya.,


"Ini Tehnya di minum.. " Ujar Rindi yang baru datang sambil meletakkan Dua cangkir teh panas di hadapan Ayah dan suaminya.,


"Alhamdulillah., Terima kasih sayang.,! " Ujar Aryo menimpali istrinya yang langsung duduk di sampingnya.,


"Ayah kita harus lebih banyak., berserah diri kepada Allah SWT., Smoga Allah selalu melindungi kita semua dari hal-hal buruk baik yang terlihat ataupun tidak terlihat., " ujar Aryo melanjutkan obrolan mereka yang sempat terganggu karena hadirnya rindi istri Aryo putri Ki along.,


"amin!! '" Ucap Ki along dan Rindi berbarengan.,


"Sayang... Ayah.. ibu... kayaknya Rindi Hamil.. " ujar Rindi dengan semangat..


"Alhamdulillah ya Allah.. " Ujar ketiganya tak kalah semangatnya.,


"Sebentar lagi Saya akan menjadi seorang kakek.. " Ujar Ki Along dengan wajah girang yang tak terkira., ratmi ibu Rindi langsung memeluk dan mencium pipi putrinya. ,


" mulai sekarang., kamu harus menjaga kesehatanmu., " ujar Ratmi lembut sambil tak kuasa menahan tangis bahagianya.,


"Dengar Apa yang ibu bilang sayang., kalau kamu butuh Apa-Apa bilang sama Saya., " Ucap Aryo yang tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan terlihat jelas dari senyum sumringah di wajahnya.,.


Sejak Aryo Damanta mengetahui kehamilan istrinya., dia lebih giat lagi bekerja dan ibadah tetap nomor satu tentunya..,


saat Aryo sedang rebahan., Rindi masuk dan ikut rebahan di samping suaminya.,.


"Sayang Kenapa y., saya tidak bisa melawan keinginan saya untuk bisa mencicipi buah mangga muda., Rasanya seperti nikmat sekali.," sambil memeluk dan membenamkan wajahnya di dada suaminya.,.


"Iya sayang nanti Besok saat di kota saya belikan mangga mudanya., "., Ujar Aryo sambil membelai Rambut istrinya lembut.,


" Tapi sayang... Aaku maunya sekarang" ucap Rindi manja.,


"Apa tidak bisa di tunda besok sayang..?? " Ucap Aryo membujuk istrinya.,


Rindi tidak menjawab Hanya semakin mempererat pelukannya dan semakin membenamkan wajahnya di dada suaminya menyembunyikan tangisnya yang mulai pecah.,


Aryo yang paham akan keinginan Istrinya., segera membelai dan menarik kepala istrinya dari dadanya., Aryo menatap mata istrinya yang lembab oleh air mata., Dengan tersenyum Aryo berkata lembut pada istrinya.,


seperti mendapatkan mainan baru Rindi tersenyum bahagia.,


"Makasih sayangku., kamu adalah laki-laki terbaik dan tertampan sejagat raya,. " ucap rindi berbunga-bunga.,


mendengar rayuan manja istrinya., Aryo hanya tersenyum dan semakin memperdalam kecupaannya.,


Hari sudah Sore., Aryo berpikir sejenak., dengan ucapan bismillah., Aryo keluar dari rumah., lalu mengedarkan pandangannya mencari sesuatu.,


"Bisno!!! " Aryo memanggil bisno yang kebetulan lewat


"asalamu alaikum.,Saya Tuan.,.. Ada yang bisa saya bantu., !? " ujar Bisno saat telah berada di hadapan Aryo


"Waalaikum salam.,Bisno tolong siapkan saya kapal., saya mau ke kota untuk mencari mangga muda buat Rindi istri saya " ujar Aryo memberi perintah.,


"Baik Tuan., kalau begitu saya permisi ke Dermaga., menyiapkan perahunya., Asalamualaikum., " pamit Bisno lalu melangkah pergi ke Arah Dermaga.,


"Walaikumsalam" Ujar Aryo sambil menatap kepergian Bisno.,


Dawung yang memperhatikan Dari jauh obrolan Aryo dan Bisno segera mendekati., Aryo..


"Asalamualaikum., kemana Bisno sepertinya tergesa-gesa.,? " Ucap dawung ketika sampai ke tempat Aryo berdiri.,


"Walaikumsalam., saya memintanya., untuk menyiapkan kapal., saya mau ke kota mencari mangga muda.. Buat rindi., paman.," Ujar Aryo., memberi penjelasan pada Dawung.,


"Kalau begitu saya juga mau siap-siap.. " Ujar Dawung hendak berlalu pergi tapi Aryo meraih tangan Dawung.,


"Paman Di sini Saja., Jaga di sini., paman jangan kwatir., saya tidak Apa-Apa Ada Allah SWT yang selalu melindungi umatNya yang dengan tulus meminta bantuannya., " Ujar Aryo meyakinkan Dawung.,


"Tapi.. Aryo.!? " ucapan Dawung langsung di potong oleh Aryo.,


"Paman.,Percalah pada saya., Saya akan aman di perjalanan.,paman tidak perlu kuatir., Asalamualaikum paman., " Sambil melangkah meningalkan Dawung yang masih bergelut dengan rasa bimbang.,


"Walaikumsalam.. " jawab Dawung dengan pasrah.,