
Dawung Berlahan-lahan membuka matanya.,
hal pertama kali yang dilihatnya dari sosok ki Along.,
yang menangis, sesenggukan., Bagi Dawung itulah hal teraneh yang pernah ia lihat...
"kenapa Tuan menangis...???? " tanya Dawung berlahan.,
"Saya menyangka tidak akan bertemu kamu lagi., kenapa kamu melakukan semua itu!!? " Tanya ki along
" Tadinya Saya pikir bisa membuat mereka membayar apa yang pernah mereka lakukan pada Tuan.., ehh... malah saya yang jadi menyusul Tuan.!? " Jawab Dawung., sambil tersenyum.,
"syukur alhamdulillah Kamu sudah bisa tersenyum" ujar ki Along bahagia.,
"Tuan., kemarin nyaris saja saya meregang nyawa., jika saja tidak ada sosok misterius yang menolong saya.,"ujar Dawung mencoba mengingat kembali kejadian itu.,
" Apa kamu punya ciri-ciri spesial tentang orang itu misalnya suarA atau bentuk tubuh mungkin!!!?? " ujar ki along
"Orang itu sama skali tidak mengeluarkan suara sepatah katapun., Dia memakai cadar.., jadi wajahnya sungguh tidak bisa saya gambarkan., bentuk tubuhnya kira-kira hampir mirip Dengan Aryo..??? " ujar Dawung sambil berpikir keras.,
"Siapa gerangan orang yang sudah menolongmu itu.,!!!? " ujar ki Along ikut penasaran.,..
"Dan Anehnya lagi., luka dalam yang saya Alami sembuh cepat dengan sendirinya. " ujar Dawung semakin bingung..
sementara Di kota Lembo.,
"Siapa yang sudah bikin kalian babak belur seperti ini!!! "? Ujar ki Ranu galang geram.,
" Kamu sungguh tidak mengenali sosok orang itu. yang tiba-tiba saja muncul memakai cadar., ilmu kanuragan yang dia miliki sangat tinggi., hingga kami tak berdaya dibuatnya.,!!?" ujar Respati sambil menahan sakit.,
"Bangsa aat!!!!., ini tidak bisa di biarkan..!!!. ki rekso lekas cepat siapkan orang-orang mu., saya tidak akan menunda lagi!!!! " ujar ki Ranu galang semakin murka.,
"Segera saya siapkan ki..!!! " Ucap ki rekso sambil pamit berlalu pergi....
setelah itu ki Ranu galang.,
lalu mengalirkan tenaga dalamnya kepada Ranca dan Respati..
ki Ranu jga membantu Anoi dan juga Rana.,
"Terima kasih ki....!!! " ujar keduanya
ki Ranu lalu menyuruh Anoi dan Rana untuk melakukan semedi.,..
Anoi dan Rana pun tidak mau membuang waktu.,
langsung melaksanakan perintah Ki Rana
dengan duduk bersila dan memusatkan pikiran pada satu tujuan yaitu kekuatan yang lebih dashyat...
mereka sibuk berkontrasi dalam pengembangan tenaga dalamnya.,
lalu ki rekso datang dengan 6 Orang bayarannya..
" ini orang-orang yang sudah saya janjikan., mereka akan siap untuk melakukan apa saja., yang ki Ranu inginkan. ,
" Kami siap melayani anda Tuan.,berkenalan nama saya.,maja., yang ini Hendra. terus sanusi.,anjar dan yang itu wira kami dari desa maruang., dan kami dari perguruan bambu Petung., " ujar maja sambil menunjuk masing-masing rekannya
"Perguruan Bambu perung., adalah Perguruan yang pernah melegenda.,Bagaimana kabar Ki palangi., Sudah berpuluh-puluh tahun saya tidak bertemu dirinya!!!?? " tanya Ki Ranu kemudian sambil mengenang peristiwa masa silam hingga mereka di perkenalkan dengan sahabat lamanya Ki palangi.,.
" Dia Guru kami Tuan., Ki palangi sudah tidak pernah lagi keluar dari padepokannya., dia terus memperdalam ilmu kanuragan yang dimilikinya.,"ujar maja menjelaskan tentang apa yang terjadi pada gurunya.,
"Apa yang membuat Ki Palangi., sampai seperti itu!!???? " tanya Ki Ranu penasaran.,
"Entah lah tuan., tidak ada satupun di antara kami yang mengetahui penyebabnya.,.!! "
ujar Maja... sedangkan yang lain megannguk saja. , Tanda membenarkan ucapan Maja
"Hmmmmm... baiklah., untuk tugas pertama kalian Aku butuh 7 Anak bayi., untuk dijadikan tumbal kepada sang kegelapan., apa kalian sangup mengerjakannya.. *!!???? " tanya Ki Ranu dengan tatapan mata tajamnya..
"Itu perkara mudah Tuan... jangankan cuma 7.,saja.., 70 anak. bayi pun kami sanggup melakukannya. " jawab sanusia dengan enteng.,
"Waktu kalian Tidak Banyak saat Bulan Purnama penuh bawa mereka kepadaku hidup ataupun mati!!!! " Ujar Ki Ranu
" baik Tuan., kalau begitu kami pamit. "
lalu mereka berenam meningggalkan ruangan itu..