PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
YAKIN


" Kebetulan kamu sudah Datang.? Saya punya satu pertanyaan lagi., Bisakah kamu mengambarkan tentang bagaimana Tuhan itu?" ujar orang-orang itu.,


mendengar pertanyaan yang buat bagi sebagian besar orang menganggapnya konyol., Abiyan hanya tersenyum.


"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih berganti malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sesungguhnya itu adalah tanda-tanda ,keesaan dan kebesaran Allah, bagi kaum yang memikirkan. itu tertuang dalam Qur'an Surat. Al Baqarah, 2:164., Jadi, kita sangat meyakini bahwa yang mengendalikan alam ini hanya Dia, Dia Esa tidak ada yang mendampingi dalam mengendalikan alam semesta alam ini. Sebab kalau ada yang mendampingi maka alam semesta ini akan hancur, yang satu menghendaki bumi berputar, yang satu lagi menghendaki bumi tidak berputar, dan lain sebagainya " mendengar penjelasan singkat Abiyan semua yang ada di situ bungkam hingga suasana menjadi hening.,


Bahkan Ki along Dawung Bisno Dan Arisha tidak terfikir dengan apa yang di ucapakan Abiyan., seorang anak yang baru berumur 10 tahun.,


lalu semua orang-orang itu serentak bersujud di hadapan Abiyan.,


"Paman-paman sekalian berdirilah saya tidak pantas menerima perlakuan ini., saya juga sama dengan paman-paman semua hanya seorang hamba" Ujar Abiyan sambil menyuruh mereka untuk bangkit. , Ki along Dawung Bisno dan Arisha hanya geleng-geleng kepala seakan tak percaya dengan apa yang barusan terjadi.,


"Tolong Ajari kami lebih banyak tentang keesaan Tuhan yang kamu sembah nak!? " Ujar salah satu dari orang-orang itu.,


" Jika paman-paman sekalian berkenan pintu rumah Allah selalu terbuka di Sanggula datanglah kapan saja" Ujar Abiyan lalu melangkah berbalik dan naik keatas kapal., sedangkan orang-orang itu hanya menatap penuh kekaguman pada Abiyan.,


Aryo yang sedang duduk di serambi mesjid di temani lail yang masih penasaran tentang kedua anak Tuannya., Yang menurutnya sangat hebat.,


"Tuan jujur jika tentang Arisha saya tidak terlalu kaget jika dia bisa melihat saya., tapi soal Abiyan perasaan Tuan tidak pernah menganarinya tentang ilmu kanuragan apalagi kebathinan. ? Lantas dia belajar dari mana? " ujar lail ngambang.,


"Alam yang mengajarinya bahkan saya sendiri tidak tau Apa saja yang di miliki Abiyan., Anak itu sungguh misterius lail., pengetahuannya tentang agama melebihi apa yang sudah saya ajarkan pada kalian., " Aryo sambil berpikkr jauh kedepan


"Tuan saya takut dia salah mengunakan pengetahuannya? " Ujar lail ngambang.,


"saya percaya padanya dia pasti akan takut jika berbuat di luar konteks Al-Quran dan Hadits" ujar Aryo mantap sedangkan lail nampak diam terpaku., daya pikir Abiyan yang cemerlang di tambah Abiyan yang tidak terlalu suka kekerasan membuatnya tidak terlihat fokus saat berlatih silat itu adalah alasan yang membuat lail ragu.,


Rombongan Ki Along telah sampai di depan masjid Al Ikhlas Arisha dengan pakaian sholatnya terlihat sangat angun hingga tidak. ada satupun yang bakal menyangka jika dia ahli dalam bela diri bahkan kemampuannya setingkat lebih tinggi di banding ayahnya. sedangkan Abiyan terlihat sangat santun Garis kecerdasannya terlihat jelas dari senyum simpul nya.,