PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
HIDUP BARU


tebasan pedang itu sedikit lagi akan memutuskan leher Rana jika saja Abiyan tidak menangkap lesatan pedang itu.,


melihat Abiyan menangkap pedangnya membuat wanita itu menjadi histeris di berteriak meraung-raung.,


"Dia telah membunuh Suamiku!! Dia pantas mati!! manusia terkutuk ini harus Mati!!? " Ujar Wanita itu berteriak seperti orang yang kesurupan.,


"Apa dengan membunuhnya Suamimu akan kembali., Dengan membunuhnya tidak akan merubah apapun yang sudah terjadi., Balas dendam bukan perbuatan yang baik bagi siapapun sehingga tidak patut dilakukan. Balas dendam juga dilarang dalam Islam!? " Ujar Abiyan tenang.,


"Apa dalam islam membenarkan perbuatan mereka yang sudah membunuh suamiku dan mempertontonkan lekuk tubuhku di depan semua orang!? " Ujar wanita itu dengan suara setengah berteriak bercampur tangis.,


"Tentu Allah SWT melaknat perbuatan mereka., konsep dasar agama Islam itu sendiri adalah agama rahmat atau agama kasih sayang. Sehingga jika ditemukan adanya kekerasan atau bahkan pembunuhan yang mengatasnamakan Islam, maka ketahuilah bahwa apa yang mereka lakukan itu sangat bertentangan dengan konsep dasar Islam sendiri.,Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah Ayat 32 , yakni:Min ajli żālika katabnā 'alā banī isrā`īla annahụ mang qatala nafsam bigairi nafsin au fasādin fil-arḍi fa ka`annamā qatalan-nāsa jamī'ā, wa man aḥyāhā fa ka`annamā aḥyan-nāsa jamī'ā, wa laqad jā`at-hum rusulunā bil-bayyināti ṡumma inna kaṡīram min-hum ba'da żālika fil-arḍi lamusrifụn,.Yang Artinya: Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.,!? " Ujar Abiyan


"Bukankah Dalam firman Allah dalam Ajaran Islam itu Membolehkan saya membunuhnya karena dia telah membunuh Suami saya dan telah membuat banyak kerusakan di muka bumi ini!? " Ujar wanita itu dengan linangan Air mata.,


"Nabi Muhammad SAW bersabda; Orang yang membunuh dan korban yang dibunuh akan didatangkan pada hari kiamat dengan menenteng kepala temannya (pembunuh) – dalam riwayat lain: Dia (korban) membawa orang yang membunuh, sementara urat lehernya bercucuran darah – dia mengatakan: ‘Ya Allah, tanya orang ini, mengapa dia membunuh saya’; Jadi biarkan Hukum Allah yang menentukan Nasibnya Di Akhirat kelak,. kita tidak berhak Atas nyawa siapun di dunia ini bahkan nyawa kita sendiri segala sesuatu yang ada dan melekat dalam raga Semua Hanya Titipan Dari Allah SWT.,


"Sakit yang sekarang kalian Rasakan? Itu belum seberapa saat kalian berada di neraka Jahannam,. untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan Nista kalian, Merenung lah dalam sakit yang hanya seujung kuku itu!?" Ujar Abiyan dengan tegas., membuat Rendra dan semua anak Buahnya merinding ketakutan mereka tidak pernah membayangkan rasa sakit yang seribu kali lebih sakit dari rasa sakit yang mereka rasakan saat ini., lalu Abiyan mendekati Wanita itu., Dan mengambil pedang itu dari tangannya.,


"Terima kasih Tuan telah menyelamatkan saya sebelum mereka menodai saya., Nama saya Sumi Tuan Saya punya Tiga orang Anak dan Ibu mertua saya yang sudah Tua Renta,." Sejenak Sumi berhenti dan kembali terisak.,


"Allah SWT yang telah menyelamatkan kamu.,karena dialah yang menuntun langkah saya sampai saya berada di tempat ini., Anak-anak kamu sangat membutuhkanmu kembalilah kepada mereka dan hiduplah dengan baik!?" Ucapan Abiyan semakin membuat Tangis Sumi makin sendu.,


"Bagaimana saya harus menafkahi Putra putriku Tuan sedangkan kami sudah tidak punya apa-apa untuk di makan,. Selama ini kami hanya mengharap dari hasil kerja suami,. sekarang dia sudah tidak ada bagaimna bisa saya terus hidup dengan kondisi seperti ini? " Ucap Sumi dengan suara mengiba.,


"Sesungguhnya Allah Maha Kaya,. Dia tidak akan membiarkan hambanya yang beriman kelaparan., pulanglah temui Anak-anak dan mertuamu bawa mereka kearah Dermaga di sana Ada sebuah kapal Tarik layarnya biarkan Angin menuntun kalian,. dan ketika kapalmu telah sandar di sebuah pulau cari pemimpin pulau itu dan perlihatkan Jubah yang sekarang kamu kenakan!? " Ujar Abiyan membuat semangat hidup Sumi kembali menyala., akhirnya Sumi berlari pulang kerumahnya dan mendapati Anak-anaknya sedang menyantap dengan lahap berbagai hidangan,. Dengan Haru mereka berlima berpelukan.,


"Ibu kondisi kita di sini sudah sangat susah., Orang yang telah menolong Sumi meminta Sumi membawa Ibu dan anak-anak pergi dari sini.!? " Ujar Sumi sambil menyeka air matanya.,


"Kita mau kemana nak? Kita tidak akan sanggup berjalan jauh apalagi kamu tau kondisi Ibu yang sudah sangat tua renta ini!? " Ujar ibu mertuanya dengan tatapan sendu.,