PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
ISLAM


Aryo Yang baru pulang Dari kota lembo., sedikit terkejut tak kala dia melihat Ayah mertuanya sedang ngobrol berdua dengan seseorang yang nampak tidak Asing baginya.,


jelas dia tidak mungkin melupakan Ki Palangi.,


sebab Ki Palangi ada saat Ki Ranu galang membunuh Ayahnya.,


Aryo hanya tersenyum dan sedikit menunduk saat Ki Palangi menoleh padanya., dan Aryo pun langsung masuk kedalam Rumah


"Asalamualaikum., " Sapa Aryo saat melihat rindi sedang., duduk manis di ruang depan


"Waalaikumsalam., sudah pulang sayank.. ?? " Jawab Rindi sambil berdiri dan mencium punggung tangan suaminya.,


"Iya sayank., tolong ambilkan saya air putih., " Pinta Aryo pada rindi Istrinya., sambil mencium keningnya..


Rindi pun langsung kedapur.. dan kembali dengan segelas air putih.,


"Siapa tamu Ayah??? " Tanya Aryo basa basi sambil merendahkan pantatnya di atas kursi panjang yang di ikuti oleh Istrinya rindi..


"Kata Ayah dia pedang kain dari desa sebrang.,. " jawab rindi seadanya.,


"owh pedagang toh., sayank saya mandi dulu bentar lagi masuk waktu Ashar.. sebaiknya kamu juga siap-siap sayang tidak baik menunda-nunda waktu shalat., " nasehat ARYO pada rindi istrinya...


"InsyaAllah nasehat suami pasti saya lakukan sayank.. " lalu bergegas menyiapkan perlengkapan mandi suaminya..


Selesai mandi dan berpakaian Aryo keluar Rumah dan menemui Ayah mertuanya dan tamunya di saung...


"Asalamualaikum.. " sapa Aryo ketika tiba di tempat itu


"Waalaikumsalam., kenalkan., ini Aryo menantu saya.. " jawab ki Along seraya mengenalkan Aryo pada tamunya..


"Kainnya bagus-bagus semua.., berapa perlembarnya paman?? " Tanya Aryo sambil.. meraih satu lembar kain sutra itu


"Karena nak Aryo yang mau beli saya kasih murah., Harganya cuma 2 keping koin perak saja., " Ujar ki Palangi sambil tersenyum licik.,.


sementara itu dari Arah masjid terdengar Alunan Azan berkumandang.,


''Kalau begitu saya ambil sepuluh lembar., Tapi saya minta maaf sebelumnya., sudah mau masuk waktu shalat., saya tinggal shalat sebentar??? " Pamit Aryo setelah melihat Rindi istrinya sudah keluar Rumah dengan pakaian shalat yang nampak sedang menunggu Aryo untuk ber sama-sama kemesjid..


ki Palangi hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya..


"saya juga mau pamit sebentar hendak shalat., " Ki along pun langsung berdiri dari tempatnya.,


"Silakan Tuan.. " Ujar ki Palangi..


ki Palangi semakin tertegun karena dia sungguh merasa aneh hanya dengan Alunan merdu dari yang orang-orang sebut mesjid.. tampa di komando seluruh warga yang telah memeluk Islam berbondong-bondong mendatangi masjid., pemandangan itu membuat ki Palangi dan dua orang anak buahnya di buat semakin Takjub., karena penasaran ki Palangi mengikuti dari belakang ingin melihat apa yang mereka akan lakukan di dalam ruangan itu.,. tentu saja kedua anak buahnya juga tidak mau ketinggalan turut mengikuti langkah ki Palangi.,


Ki Palangi yang sudah berada di samping mesjid semakin takjub ketika orang-orang yang berpapasan dengan dia., melemparkan senyum persaudaraan tampa ada kesan dia diintimidasi., padahal mereka baru saja di serang oleh sekumpulan orang asing.,


"Tuan kenapa tidak sekalian masuk kedalam" Sapa salah seorang warga yang kebetulan baru sampai...


"Apa memang tidak apa-Apa kita masuk ke dalam.. ingin melihat apa yang kalian lakukan di dalam??? " tanya Ki Palangi karena merasa ragu..


"InsyaAllah tidak apa-Apa Tuan., ini Rumah Allah SWT siapapun bisa masuk kedalamnya., Mari Tuan?! " Ajak warga itu pada ki Palangi..


ki Palangi dan kedua anak buahnya segera masuk kedalam dan duduk di saf paling belakang...


ketika ucapan takbir berkumandang di depan serentak semua yang ada di belakang mengikuti.. makin takjub ki Palangi niat mau mencari informasi buyar seketika.,