PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
MEMINJAM


Ashor meninggalkan Kerajaan Batu Gaping dengan senyum yang mengembang di bibirnya pikirannya melayang jauh tentang hadiah ciuman dari Sang Ratu Zalitun Yang Sangat dia kagumi sejak lama meskipun Hanya sebuah ciuman sudah membuat jiwa Ashor bersorak kegirangan., Ashor Yang Tidak mengetahui jika penyamarannya sebagai orang Alim telah di ketahui oleh Abiyan dan Sultan Aryo, kembali merubah wajahnya menjadi Madan Sang Ahli Ibadah,.


Sementara Itu Sukat Yang ketakutan menjadi tidak konsentrasi dalam beribadah Rasa bersalah terus menghantui Pikirannya,. Namun ketakutan Akan Hukuman sebagai seorang penghianat membuatnya Takut untuk berterus terang Pada Sultan Aryo,.


Ki Palangi Yang melihat perubahan Sikap Sukat langsung menghampirinya,.


"sepertinya Ada beban yang Ada di pundakmu Sukat? Dari Tadi Saya melihat Kamu seperti Gelisah!? " Sukat Yang Mendengar suara Ki Palangi langsung terkejut dan tergagap.,


"Aanu, Eeh Sa, ya.. ti.. dak Aapa -apa, Saya hanya sedikit Lelah habis bekerja Di ladang,!?" Ujar Sukat mencoba beralaaan Namun ki Palangi bukanlah orang Yang mudah Di bohongi,.


" Terkadang, saat kita menyembunyikan Bangkai Lambat laun Baunya Akan tercium juga? Itu istilah Yang sering Kali Tuan Sultan Aryo Ucapkan Pada kita Agar Kita selalu jujur dalam Segala hal" Ujar Ki Palangi Mencoba memancing Kejujuran Sukat,.


"Ki Palangi, Justru karena kejujuran itu, Yang membuat Saya sekarang dalam masalah Yang serius, Sultan Aryo pasti Akan menjatuhkan kepada Saya hukuman yang sangat besar karena berhianat., Dengan memberi semua informasi pada Putra Kegelapan, sehingga mereka menyerang Kesultanan Lembayung pada Hari Jum'at kemarin!?" Ujar Sukat Yang akhirnya keberaniannya muncul Akibat Ucapan Ki Palangi,. sedangkan Ki Palangi yang mendengar pengakuan Sukat Hanya tersenyum. simpul.,


"Dulu Saya Salah satu orang yang ingin Sultan Aryo Damanta Mati di Tanah Sanggula ini, Saya Bersama tokoh-Tokoh Golongan Hitam menyerbu Sanggula, Banyak korban berjatuhan Termasuk Suami Dari Istri saya yang sekarang,. Apa Sultan Aryo Marah!? Tidak Sultan Aryo Tidak marah begitupun Dengan Rakyat Sanggula, mereka menerima Saya dengan Tangan Terbuka dan memaafkan kesalahan saya Yang teramat Sadis itu,. Bahkan Saat ini Sultan Aryo mempercayakan Saya untuk menjadi Seorang kepala desa dan Hal itu juga dia berikan kepadamu!? Dan jika kita sebagai pemimpin Suatu wilayah tidak berani Jujur dalam Segala Hal,. Lantas Apa yang bisa kita Warga kita harapkan dari seorang kepala desa yang sama sekali tidak memiliki mental, Apa masih layak dia di sebut pemimpin!? " Ujar Ki Palangi mencoba memberi pemahaman kepada Sukat yang langsung tertunduk Malu Pada dirinya sendiri.,


"Kamu Benar Ki, Saya Sama sekali Takut Akan Hukuman Karena menghianati Sultan Aryo dan juga seluruh Rakyat Kesultanan Lembayung, Saya Sudah Siap Menghadapi semuanya,.!? " Ujar Sukat dengan Mantap, Lalu Dia kemudian Pamit Pada Ki Palangi dan melangkah Masuk Kedalam Istana Kesultanan lembayung Untuk menemui Sultan Aryo dalam Kedaton,. Namun Langkahnya terhenti Ketika Dia melihat Madan Juga ada Dalam Kedaton Sedang Berbincang dengan Sultan Aryo, Seketika itu juga Kakinya terasa berat melangkah., Namun Dengan Langkah yang berat Sukat Memberi Salam pada semua yang berada dalam Kedaton.,


"Asalamualaikum!? " Ujar Sukat memberi Salam


Sukat Langsung Duduk Di kursi Yang memang di siapkan Khusus untuk Para kepala desa jika mereka berkunjung Ke dalam Kedaton Kesultanan lembayung,.


"Tuan Sultan Saya mendengar Kabar Angin Hari jumaat kemarin Kesultanan lembayung Mendapatkan serangan dadakan, Ketika Kami Sedang Melaksanakan Shalat Jum'at!? " Tanya Madan Dengan wajah Yang di buat selugu mungkin.,


"Iya Seperti Yang kamu dengar itu,. Namun Alhamdulillah Allah SWT Masih Menolong Kita semua dari Segala bentuk Marah Bahaya,!? " Ujar Sultan Aryo dengan Santai,.


"Tuan Sultan Saya dengar Tuan punya Senjata Mustika sebuah Pisau Yang Sangat sakti Mandraguna!? " mendengar Pertanyaan Madan Alias Ashor Sultan Aryo menggeleng-geleng Pelan Sambil tersenyum dan Mengeluarkan Pisau itu dari balik Jubahnya,.


" Ini Hanyalah Sebuah benda Yang terbentuk seperti pisau dan Ini hanyalah pisau Biasa yang Allah Berkahi dengan Sedikit kelebihan, Tanpa campur Tangan Allah ini hanyalah Sebuah pisau Pengupas Bawang biasa.!? " Ujar Sultan Aryo Sambil beristighfar dalam Hati,.


"Jika Itu Hanyalah Sebuah pisau Biasa,. Bolehkah Saya meminjamnya? " Permintaan Madan Membuat Somali Seketika menoleh dan menatap pada Madan yang dengan Lancang meminta untuk meminjam pusaka Belati mutiara Hitam.,


Next.


Apakah Sultan Aryo mengabulkan permintaan Madan Alias Ashor,!?


Jangan Lupa like Coment And Vote