PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
NYAWA


Malam bulan purnama penuh para warga telah berdatangan di sebuah hutan di belakang istana Sang Ratu Zalitun., Nyala api unggun menambab terang situasi lokasi setempat, seorang pemuda terbaring di atas batu dengan hanya mengunakan penutup seadanya tampak pasrah menanti apapun yang terjadi kepadanya.,


Arisha yang ikut dalam rombongan para warga merasa aneh dengan pemandangan yang di lihatnya., "kenapa pemuda itu hanya pasrah padahal dia tidak terikat" gejolak batin Arisha., lalu dari belakang istana keluar seorang gadis cantik mengunakan busana sangat tipis hingga lekuk tubuhnya terlihat jelas namun semua yang berada di situ, tidak ada yang berani menatap keindahan lekuk tubuh Ratu Zalitun yang nyaris begitu sempurna.,


lalu sang Ratu mulai naik di atas tubuh pemuda itu, Namun beberapa saat kemudian Ratu menyeringai n dan dengan jari tangan yng tiba-tiba mengeluarkan kuku panjang dan tajam dia merobek leher pemuda itu hingga darahnya keluar deras menetes masuk dalam wadah hitam bergambar tengkorak.,


"Ratu., apakah dia tidak pantas? sehingga Ratu membunuh pemuda itu? " ujar Salifa sambil menunduk.,


" Dia sungguh seperti seekor ayam yang begitu saja langsung kehilangan semangat, jadi darahnya lah yang pantas menyirami lembab kematian ini.? " Ujar Ratu Zalitun dengan wajah datar., Arisha yang mencoba melirik keadaan Ratu Zalitun, Arisha nampak sangat terkejut ketika melihat sang Ratu tidak mengunakan busana namun tidak seorangpun yang berani menoleh pada sang Ratu.,


"Salifa, sunguh kamu sangat mengecewakan saya sudah berulang kali saya bilang cari dia yang sempurna Agar dapat menambah energi yang saya punya.,!! " Ujar sang Ratu dengan Nada suara keras.,


ingin Rasanya Arisha segera maju dan menghentikan semua itu, namun kalung yang dia pakai Liontinnya tiba-tiba terasa sangat panas hingga dia hanya mampu diam sambil mendoakan mereka agar kembali ke jalan benar.,


'' Maaf Tuan Ratu., Sekarang memang giliran dia? mohon Tuan Ratu memahaminya? " Ujar salifa dengan wajah yang terus tertunduk tidak berani melihat tubuh Tuan Ratunya.,


"Hemmm masukan jasadnya ke lembah kematian!? " Titah Ratu Zalitun sambil mulai mengenakan gaun kebesarannya.,


Arisha yang sudah tidak sanggup menahan gejolak dalam dadanya segera berdiri.


"Ratu!? apa yang kamu lakukan ini salah., Sungguh Ratu hanyalah seperti budak iblis yang selalu taat pada perintah iblis!? " Ujar Arisha yang sudah tidak kuasa melihat hal yang di luar nalar terjadi di Batu Gaping.,


"Ratu saya hanyalah orang yang tidak suka dengan apa yang Ratu lakukan? " Ujar Arisha dengan bersiap dengan segalA kemungkinan.,


"Sayang kamu sangat cantik untuk saya bunuh namun mulut lancangmu harus di beri sedikit pelajaran agar yang lain tidak meniru perbuatanmu!? " Ujar Ratu Zalitun dan langsung melesat cepat dengan cengkraman halilintar Namun Arisha dengan mudah mampu menghindarinya.,


"Oh pantas mulutmu lancang karena kamu memiliki sedikit ilmu kanuragan.,!! " Ujat Ratu Zalitun., sedangkan Arisha hanya tersenyum penuh banyak arti.,


hiyaaaaaaa


dasghhh


braghhhh


Arisha cepat membalas serangan Ratu Zalitun dengan pukulan pemisah raga., Namun Arisha sungguh tidak menduga jika Ratu Zalitun dengn mudah mematahkan serangannya., lalu dengan gerakan yang sulit di tebak tiba-tiba tangan sang Ratu sudah di posisi siap merobek leher Arisha.,.


Apa yang terjadi Pada Arisha? mampukah dia melepaskan dirinya Dari Maut?


******** Next Episode******"


jika ada masukan silahkan tinggalkan coment