
"Kamu jangan main-main orang Tua,.Iya saya sebangsa sama dia., Dan kamu siapa!? " Ujar Aruha semakin emosi
"Saya hanyalah seorang pengembara., Tapi sudahlah saya hanya kebetulan lewat., " melihat orang tua itu hendak berlalu pergi Aruha segera mencegatnya.,
" Tunggu dulu,. Apa kamu lihat Putra mahkota Kesultanan lembayung di sekitar sini? " Tanya Aruha kemudian
"Mana Ada Putra mahkota Kesultanan bermain ketempat seperti ini lihatlah sekeliling hanya hamparan tanah yang basah yang baru di guyur hujan" Ujar orang Tua itu.,
"kemana perginya pangeran itu" Guman Aruha lalu terbang dan lenyap dari tempat itu..
orang tua itu tersenyum kemudian mendekati Habar dan menepuk pundaknya
"Bangunlah sujudmu telah Allah SWT Terima kamu telah berhasil melewati tahap keikhlasan!" Ujar Abiyan yang menyamar menjadi orang tua renta yng tidak bisa Apa-apa berlahan-lahan Habarpun membuka matanya dan bangkit dari sujudnya.,
" Terima kasih Tuan sudah memberikan saya ketenangan yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya! " Ujar Habar
"Berterima kasihlah pada Allah SWT karena sesungguhnya dialah yang telah memberikan ketenangan yang sekarang kamu rasakan.Saya hanyalah seorang perantara dan sekarang ikuti apa yang saya ucapkan, Ayshadu An-la ilaha illallah yang artinya saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah yang artinya dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah." dan Habarpun mengikuti apa yang Abiyan ucapkan
sementara itu,. Arfan yang baru menjabat menjadi seorang Sultan sedang sibuk menyusun perangkatnya,.
"Arfan Ajaklah kedua orang tuamu kemari, biar mereka bisa membantumu membangun negeri ini? Dan sepertinya sudah waktunya saya melepaskan kamu untuk belajar mandiri" Ujar Abiyan sambil merangkul bahu Adik angkatnya.,
"Arfan saya tidak akan pernah jauh dari kamu selagi hati dan imanmu masih tetap di jalur yang lurus jika suatu saat hatimu bimbang dalam menentukan pilihan bacalah doa ini Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu'minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna'u bi 'atho-ika. Artinya: Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu., InsyaAllah pasti Allah SWT akan memberikan kamu petunjuk dan satu hal yang perlu kamu ingat ketika kamu ingin bertemu denganku bacalah doa ini Idz qoola yuusufu li abiihi yaa abati inni ra aitu ahada' asyara kaukabauw wasy syamsa wal qamara ra aituhum lii sajidin, . Niscaya saya akan datang menemuimu " Ujar Abiyan
"Iya kak, saya akan selalu ingat semua pesan kakak., kalau saya boleh tau kemana Tujuan kakak selanjutnya? " jawab Arfan pasrah.,
"Saya hanya mengikuti kemana Arah Angin yang berhembus, biarlah takdir bekerja sesuai keinginannya!? " Ujar Abiyan sedangkan Habar yang mendengar jika Abiyan hendak pergi dari Kesultanan Samak langsung mendekati Abiyan.,
"Tuan Tolong izinkan saya,. menemani tuantuan? " pintar Habar dengan sunguh-sungguh.,
"Habar Temanilah Sultan Arfan dalam membangun Kesultanan ini, Bantu dia untuk meningkatkan kemakmuran Tanah samak ini? " Ujar Abiyan dengan santai.,
"Tapi Tuan? Bagaimana saya hendak membantunya sedangkan dia tidak bisa melihat kehadiran saya? " jawab Habar yang langsung di sela oleh Arfan.,
"Habar saya bisa mendengar dan melihat kamu,. tolonglah bantu saya untuk membangun Kesultanan ini? " Mendengar jawaban Arfan Habar langsung terkejut.,
"Maaf Sultan,. saya Siap membantu Sultan dalam segala hal!? " Mendengar percakapan keduanya Abiyan hanya tersenyum puas.,
Author mohon maaf kondisi badan lagi Drop mohon doa dari teman-teman sekalian.,