
Jauh Di ujung Negeri Abiyan Sedang melangkah Membelah hutan Belantara, Hutan yang sangat di takuti di belahan nusantara melebihi Keangkeran Hutan Mati Ataupun Hutan-hutan Yang Lainnya., Abiyan terus melangkah hingga sampai pada sebuah perkampungan Di mana seluruh penghuninya adalah Bangsa Siluman.,
"Berhenti!! Manusia Di larang masuk kedalam wilayah Kampung Hilang!? "Sergah Salah seorang penjaga gerbang menghalangi langkah Abiyan.,
" Sungguh saya minta Maaf,. Saya hanya tersesat hingga Sampai ke tempat kalian, Kalau Boleh Tau Apa maksud dari Kampung Hilang!? " Mendengar pertanyaan Abiyan yang bisa di pahami nya seketika penjaga gerbang itu menatap tajam pada Abiyan,.
"Siapa kamu Anak Muda, Kenapa kamu bisa menemukan Kampung hilang ini? " Tanya Penjaga gerbang sambil menelisik Abiyan dari ujung kaki sampai kepala.,
"Saya hanya seorang Pengembara yang di tuntun oleh Allah sampai nyasar sampai ke tempat ini!? " Jawab Abiyan dengan santai dan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibirnya.,
"Anak muda Ini Kampung hilang! Yang berada diantara Dunia Bawah dan Dunia Tengah., Rakyat disini Dahulu Adalah manusia yang berasal dari Dunia Bawah tapi semua berubah ketika Salah satu Warga menikah dengan Bangsa Dunia Tengah dan mewarisi kekebalan mereka Hingga membuat Bumi Dunia Bawah menolak Raga kami begitupun dengan Dunia Tengah yang menganggap kami sampah Maka dari itu Kami memutuskan untuk menghindar dari Dunia Bawah dan tengah., Dan siapapun yang berhasil menemukan Keberadaan kami Berarti Nyawanya sebentar lagi melayang!? " Ujar Penjaga gerbang itu.,
"Owh Apa benar seperti itu? apa kamu yang akan membunuhku?" Tanya Abiyan masih dengan sikap tenang.,
" Bukan Saya yang Akan membunuhmu Anak Muda Tapi ada kutukan Yang Akan berlaku pada Manusia Dunia Bawah. Dan sampai saat ini saya juga tidak Tau kenapa mereka Yang berhasil menemukan Kampung hilang ini selalu berhasil tragis mati Tiba-tiba tampa sebab!? " Ujar penjaga gerbang itu mencoba mengingatkan Abiyan.,
"Sesungguhnya hidup dan mati seorang Hamba ada di tangan Allah, Izinkan Saya masuk jika Allah berkehendak Bisa jadi sayalah orang yang terhindar dari kutukan Kampung hilang ini? " Ujar Abiyan sambil menyunggingkan senyum manisnya
"Yang penting Saya sudah memberikan Kamu. peringatan Anak muda,. Silahkan Saya harap Kamu tidak menyesali keputusan yang sudah Kamu ambil anak Muda,!? " Ujar Penjaga gerbang sambil melangkah kembali masuk dalam pos jaganya dia hanya mengawasi langkah Abiyan yang memasuki wilayah Kampung hilang seluruh warga menyambutnya dengan Ramah hingga tidak ada kesan jika mereka jahat, Abiyan terus melangkah memasuki wilayah Kampung hilang semakin Jauh kedalam dan hawa semakin aneh terasa.,
Whussssssssssssss
Trickkkkkkkk
Taaak
Brakkkkkk!!
Angin panas tiba-tiba berhembus Sangat kencang dan sebatang pohon besar yang berada di depan Abiyan langsung tumbang hingga menimbulkan suara bergemuruh.,
whussssssssssssss
ziiiip
blap
Kembali Hembusan Angin berbalik arah dengan munculnya Sebuah Hewan Berbentuk sangat Aneh Tubuhnya terlihat Seperti Seekor Ular namun Berkaki empat dan memiliki cakar yang Sangat tajam serta memiliki Sayap, sedangkan Kepalanya berbentuk seperti Burung., mata Hewan Aneh itu menatap Tajam pada Abiyan.,
"Wangi darah manusiamu Sunguh sangat menggoda selera, sudah sangat lama saya tidak merasakan nikmatnya darah Manusia bawah.!? " Ujar Makhluk Aneh itu Sambil menjulurkan lidahnya.,
"Di sini Sayalah yang menentukan Siapa yang boleh hidup dan Harus mati., Sayalah penguasa Kematian di sini tidak ada satupun yang bisa menghalangi kehendakku.,!? " Ujar Mahluk Aneh itu.,
"Hebat sekali dirimu sampai bisa menyamai kehebatan sang Pencipta Allah SWT,. Kamu menjadi lupa diri ketika Allah menitipkan sedikit kehebatan kepadamu, Asal kamu tau ilmu yang kita miliki di Alam ini hanya setitik debu di Mata Allah!? " Ujar Abiyan yang membuat Makhluk Aneh itu semakin geram.,
"Banyak Omong kamu manusia!? " dan Langsung menyerang Abiyan.,
Whussss
zhapp
shiiiiip
Dashhhhh
makhluk itu terbang dan menukik tajam dengan cakar yang siap merobek batok kepala Abiyan, Namun dengan satu gerakan yang indah Abiyan memirinkan sedikit tubuhnya dan dengan tangan kiri dia mendorong Tubuh mahluk itu sedikit kebelakang namun Dorongan Abiyan tidak berarti apa-apa di Tubuh Mahluk aneh itu., Mahluk itu yang baru mendapatkan Lawan yang tangguh segera kembali menyerang membabi buta.,
whussssssssssssss
dashhhhhh
Bughhhhhhh
kembali Hewan Aneh itu terbang dan menukik. tajam kearah Abiyan namun kali ini Abiyan sedikit Waspada karena sadar jika mahluk Aneh itu kebal terhadap pukulan, Dan Abiyan membalas serangan Mahluk itu dengan pukulan Tangan kosong yang tepat bersarang di perut Mahluk Aneh itu hingga membuat Mahluk Aneh itu, Langsung terjungkal beberapa tombak kebelakang., Mahluk itu segera bangkit namun berbeda dari sebelumnya tatapannya langsung berubah mahluk itu sejenak terdiam dan kembali menyerang Abiyan dengan kekuatan penuh.,
Whussssssssssssss
stakkkk
srettttttt
tapp
Next...
apa Yang Akan terjadi selanjutnya?
jangan Lupa Like Coment And Vote