PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
ANCAMAN SERIUS


Ki Along belum menyadari Bahaya yang mengicarnya..,


ki Along yang tidak Siap.,.


Tiba-tiba mendapat serangan dari belakang


hiiiiyaaaa!!!!!!!!


bughhh! ¡!!


sebuah tendangan mau geri mendarat tepat di punggung ki Along.,


Aaaaaahhh!!!!


Ki along terlempar beberapa meter..,


belum Sempat berpikir jernih.,


gedebuk!!!


sebuah bogem mentah tepat menghantam dagu bawah ki Along., yang membuat ki Along


Langsung tersungkur karena mendapat., serangan yang bertubi-tubi.,..


Dawung., Yang merasa Aneh dengan kepergian tuannya yang terlalu lama.,


memutuskan untuk menyusul kI Along.,


Dari balik gedung Dawung mendengar suara Ribut-ribut..,


Alangkah terkejutnya Tuannya jadi bulan-bulanan orang tak di kenal...


"Heiiii!!!!!! Hentikan Bangsat...!!!! "


Hiya aaaaaahhh!!!!


Dawung melibas mereka yang mengkeroyok.,


tidak terlalu sulit buat Dawung merobohkan berandalan kelas teri.,.


melihat situasi yang tidak memungkinkan Anoi.. Langsung membantu rana bangun setelah mendapat tendangan keras dari Dawung yang langsung terkapar.,..


Anoi sadar jika Dawung bukanlah tandingan mereka berdua Akhirnya.,


kabur menyelamatkan diri.,


"Tuan...!!! "


Dawung langsung membantu ki Along berdiri.,


telat sedikit saja nyawa ki Along sudah Di pastikan melayang.,


karena Takut akan ada serangan susulan.,


Dawung langsung memapah tubuh ki Along ke Arah dermaga., Dan langsung menaikannya ke atas kapal dan segera berlalu dari tempat itu.,


"Dawung.,!!!!??? "


"Akhhhh!!!


panggil Ki along lirih sambil merintih kesakitan.,


" Kenapa Tuan Bisa seperti ini. ,?? " Tanya Dawung yang serasa tidak percaya.,


jika ki Allong dengan begitu mudahnya dikalahkan., oleh orang yang memiliki tenaga dalam rendah.,


"Aliran tenaga Dalam ku sudah Rusak Sejak., saya membantu istri Idir yang kena santet.,Saya curiga ini pasti bagian dari rencana seseorang yang ingin saya mati!!? ".. ujar ki Along dengan wajah meringis menahan sakit.,


Dawung yang mendengar keluh kesah tuannya merasakan kemarahan kepada pelaku yang sudah tega berbuat licik pada Tuannya.,


" Tuan..!! Apapun yang terjadi dan bagaimanapun kondisi Tuan., saya Akan tetap berdiri di samping Tuan., ucap dawung dengan sungguh-sungguh.,


"Terima kasih Dawung.,. selama ini selalu berada di samping saya., mungkin Apa yang sudah saya Alami hanyalah bagian kecil dari ujian Allah SWT.,Aryo pernah cerita kalau semua yang Kita miliki hanya titipan., jika Allah menghendaki kapanpun dalam kondisi apapun dia akan terlepas bagi kita., "


lirih ucapan Along terdengar.,..


sejak islam menyentuh hatinya ki Along benar-benar berubah jauh dari sebelumnya.,..


sekarang dia begitu mudah memaafkan.,


meskipun kesalahan yang di buat Orang itu terbilang Fatal.,


"Tuan sebaiknya Tian istirahat., luka tuan cukup parah"., Sambil merapikan tempat untuk ki along merebahkan tubuhnya.,. .


Desa Sanggula Geger saat mereka melihat ki Along dipapah oleh Dawung dangan wajah penuh memar.,


ki Along yang terkenal Sakti.,


kenapa bisa seperti itu.,


apakah dia mendapatkan lawan yang lebih sakti??? Kira seperti itulah salah satu pertanyaan dari.,


ribuan pertanyaan para warganya.,


yang menyaksikan kondisi ki Along yang babak belur.,


"Bapakkkkk!!!!!!! "


"Ayahhhhhh!!!!! "


Teriak Ratmi dan Rindu saat melihat Tubuh ki along Di papah kedalam Rumah.,


"Astaghfirullah Apa yang terjadi pada Ayah mertuaku Paman???? " Tanya Aryo yang Baru datang dari Mushola karena sempat terkejut mendengar teriakan Istri dan ibu mertua nya


"Dia Di serang oleh orang yang tak di kenal., tapiiii??? " Dawung putar otak mengingat wajah familiar dari pengeroyok itu.,


"Tapi Apa paman!!!? " cecar Ayo dengan pertanyaan


"Paman sepertinya pernah melihat salah satu dari mereka., tapi paman lupa di mana melihatnya., " ujar dawung sambil masih terus mencoba mengingatNya.,


"Apa Ayah mertuaku punya musuh Di kota!!?? " Tanya Aryo serius pada Dawung.,.


Dawung berpikir sejenak..


Dawung teringat kembali saat., kejadian Rindi putrinya di culik dialah yang membantu Ki Along membantai seluruh komplotan penculik itu., Tiba-tiba nama wangsa putra ki rekso terlintas dalam pikiran Dawung.,


"Jangan-jangan Dalang di balik semua kejadian ini adalah Ulah ki rekso., yang ingin balas dendam., pada ki Along., karena sudah membunuh Wangsa putranya!!!??? " Sambil menebak-nebak.,


"Aku pernah DEngar Ayah mertuaku cerita tentang itu., Yah mungkin saja ki rekso dalangnya., karena menurut Ayah mertuaku ki rekso Adalah salah satu pengusaha ternama di kota Lembo".. Ujar Aryo sambil mengingat Apa yg sudah mertuanya ceritakan padanya.,.


" Jika memang dia Dalangnya saya sendiri yang Akan mencabut kepalanya dari Badannya" Geram Dawung.,


"Mengingat Apa yang sudah mereka lakukan., Saya yakin., Ki rekso tidak sendirian., dia pasti punya orang yang berilmu tinggi., Sebaiknya kita tidak boleh gegabah paman., Ikuti saja dulu permainan mereka., saat mereka merasa di atas Angin baru kita serang dari dalam.,?? "


Ucap Aryo memberi masukan Pada Dawung.,.,


"Aryo., Saya pamit kesebelah dulu Mau mandi sebentar Lagi sudah mau masuk Sholat Ashar., " pamit Dawung dengan wajah yang kelihatan merasa bersalah karena tidak bisa melindungi ki Along...


"Ah andai saja Saya tau lebih Awal jika ki Along sudah tidak punya kekuatan.,. tentu saya tdak akan pernah melepaskan pengawasan saya padanya., Yaa Allah SWT apakah ini termasuk rencanaMu., " batin Dawung yang terus menyalahkan dirinya sendiri.,


sedangkan ki Along selepas.,


di beri obat oleh Aryo ki Along langsung tertidur dengan pulas.,


"Suamiku bagaimana keadaan Ayah??? " tanya Ratmi pada Aryo suaminya.,.


"Alhamdulillah., Tenanglah Ayah lagi istirahat Luka-luka nya tidak ada yang menghawatirkan., " ujar Aryo menenangkan Rindi istrinya yang nampak panik.,


"Istriku.. ayo siapa+siap sudah mau masuk waktu sholat., sebaiknya kita mendoakan Ayah agar lekas sembuh" Lanjut Aryo.,


dan Rindi hanya mengangguk.. mendengar titah suaminya....,