
hiyaaaaaaaaaaa
whusssssssss
dasssssssss
Amar langsung menyerang orang asing itu .,dengan tendangan namun tendangannya hanya mengenai tempat kosong karena Orang Asing itu dengan cepat berpindah tempat.,
"Rupanya kamu punya sedikit ilmu pantas bicaramu lancang tapi kamu salah pilih lawan kali ini? Sebaiknya sebutkan Namamu biar saya tidak penasaran dengan siapa orang yang telah saya bunuh!? " Ujar Amar dengan geram karena gagal menyerang orang Asing itu.,
"Apalah Arti sebuah nama,. Sebab kelak Allah SWT tidak bertanya tentang Nama Tapi Amal dan perbuatanlah yang bakal di mintai pertanggungjawaban!? " Ujar orang Asing itu.,
"Bangsat Rasakan ini!!!" Seru Raja Dasim yang Emosinya telah memuncak.,
Hiyaaaaaaaaaaa
whutttttt
sretttttttt
Dashhh
Raja Dasim melompat tinggi dan menukik dengan tendangan keras namun Orang Asing itu dengan sekejap mata telah berpindah tempat., membuat Raja Dasim semakin emosi.,
kembali Raja Dasim melancarkan serangan jarak dekat dengan kombinasi tendangan dan pukulan, namun tidak satupun dari semua serangan Raja Dasim yang mampu menyentuh tubuh orang Asing itu.,
"Raja Dasim pukulanmu tidak beraturan,. karena alkohol yang mengendalikan pikiranmu, sekeras apapun kamu melawan tidak akan ada gunanya sama sekalipun.!!? " Ujar orang Asing itu memainkan pikiran Raja Dasim, Mendengar ucapan orang Asing itu sejenak Raja Dasim terdiam dan merenung karena dia berpikir benar semua ucapan orang Asing itu.,
Hiyaaaaaaaaaaa
ctasssssss
bughhhh
Aghhhhh
Amar yang sudah tidak sabaran kembali menyerang orang Asing itu dengan pukulan mengandung tenaga dalam tinggi., Serangan Amar yang melesat begitu cepat yang mengincar dada dan leher orang Asing itu, Namun di luar prediksi Amar,. Orang Asing itu menangkis serangan membabibuta Amar dengn santai,.
"Kalian terlalu bernafsu membunuhku sampai kalian lupa jika nyawa milik Allah. setidaknya kalian harus bersyukur karena Allah belum mengambil sesuatu yang paling berharga di hidup kalian!?" Raja Dasim langsung murka mendengar pernyataan Orang Asing itu.,
" Memangnya tau Apa kamu! tentang kehidupan , kamu Rakyat jelata tidak pantas berbicara seperti itu pada Raja Dasim!? " Ujar Amar masih dengan Nada keras.,
"Akh kalian terlalu hebat hingga bisa menentukan takdir kalian sendiri mengalahkan Tuhan pencipta Alam semesta!? " ujar Orang asing itu dengan senyuman tipis.,
"Berdoalah semoga tuhanmu membantumu dari maut!? " Hardik Amar yang langsung mengarahkan serangan membabibuta kearah orang Asing itu serangan yang Amar layangkan bertumpu pada kaki dan tangan namun semua tandangan dan kakinya tidak ada satupun yang berhasil menyentuh tubuh orang Asing itu, sedangkan orang asing itu sama sekali tidak membalas pukulan Amar., orang Asing itu hanya sibuk menghindari dan menangkis pukulan Amar,.
"Siapa kamu sebenrnya? " Tanya Amar yang merasa di permainkan,.
"Saya hanyalah seorang pengembara yang tidak suka dengan ketidak Adilan!? " Jawab Orang Asing itu dengan sikap Tenang., Raja Dasim yang terlanjur mabuk langsung kembali menyerang dengan diam-diam kearah orang Asing itu dengan pukulan mematikan.
Whusssssssss
shuttttttttttt
grrrrrrrr
Duarrrrr
Serangan secepat kilat Raja Dasim memukul dan menendang dengan kecepatan cahaya., Namun lagi-lagi serangannya hanya menghantam tempat kosong., Namun Raja Baram semakin terkejut karena saat sadar tidak ada orang di tempat itu hanya Raja Dasim dan pengawalnya., Dan yang lebih menghebohkan lagi Lena dan suaminya Turut hilang dari tempat itu.,
"Kemana mereka semua!? " Unar Raja Dasim
"Saya juga tidak tau Apa yang sedang terjadi" jawab Amar tampa basa-basi.,
sementara di tempat lain orang Asing itu Orang Asing yang