PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
PELAJARAN


Sedikit lagi serangan yang di kerahkan Abadon menghantam tubuh Raja Masauth,. Abiyan dengan kecepatan tingkat tinggi langsung menghalau serangan Raja Abadon dengan pukulan hinga Kumpulan Air yang melaju menjadi berhamburan.,


"Oh Rupanya kamu punya sedikit kekuatan, Pantas saja kamu berani menantang penguasa Laut hitam.,!? " Ujar Abadon yang kaget ketika serangannya dengan mudah di patahkan oleh Abiyan


"Saya tidak menentang siapa-siapa Saya hanya tidak suka dengan segala bentuk kemusyrikan apa lagi sama mahluk yang merasa lebih hebat dari sang Pencipta!?" Ujar Abiyan Dengan posisi membelakangi Masauth yang belum mengerti apa yang terjadi sebelumnya yang dia tau Dia telah di selamatkan oleh Abiyan.,


"Kamu terlalu banyak bicara Hai manusia, Ini saatnya untuk membuktikan seberapa hebat pedang Air milik Raja Masauth!? " Lalu Raja Abadon mengangkat salah satu tangan yang memegang Pedang Air milik Raja Masauth,.


"Tuan Hati-hati? Percikan Pedang Air itu sama tajamnya dengan serpihan jarum yang mampu menembus baja sekalipun,. Pedang itu terbuat dari Air yang di ambil dari langit" Ujar Masauth memberi peringatan pada Abiyan.,


hiyaaaaaaaaaa


byurrrrrrrrrrr


kretakkkkkkk


tebasan pedang air itu mengeluarkan percikan yang melesat cepat mengarah ke Abiyan., melihat Abiyan yang tidak bergeming dari tempatnya membuat Raja Masauth menatap pucat suaranya tercekat di kerongkongan ketika dengan jelas dia melihat ribuan serpihan serangan pedang air tepat menghantam tubuh Abiyan., Namun betapa terkejutnya Raja Masauth ketika melihat Abiyan masih tetap berdiri dan tak terluka sedikitpun., Melihat lawannya tidak mengalami apa-apa Abadon semakin naik darah.,


"Ah Rupanya kehebatan pedang air cuma cerita omong kosong belaka.! " Ujar Abadon sambil membuang pedang air milik Raja Masauth dan kembali menyerang Abiyan dengan pedang tombak dan Gada baja senjata andalannya., Raja Masauth yang melihat Abadon membuang pedangnya segera melompat kedalam Laut untuk mengambil kembali pedang Air miliknya.,


hiyaaaaaa


trakkk


Bugh


serangan Raja Abadon membabi buta dia dengan buas menyerang Abiyan dengan Tusukan Pedang dan tombak Serta hantaman gada baja kearah Abiyan,. Namun Abiyan dengan lihaynya meliuk-liuk menghindari setiap serangan Raja Abadon.,


"A‘udzu bi wajhillahil karimi wa bi kalimatillahit tammatillati la yujawizuhunna barrun wa la fajirun min syarri ma yanzzilu minassama’i, wa min syarri ma ya‘ruju fiha, wa min syarri ma dzara’a fil ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min fitanillaili wannahari, wa min thawariqillaili wannahari, illa thariqan yathruqu bi khairin, ya rahman" Seketika seluruh tubuh Abadon menjadi lumpuh dia langsung terjatuh dan tersungkur tepat di bawah kaki Abiyan., Raja Abadon langsung pucat pasi dia tidak mengerti kenapa tubuhnya tiba-tiba lumpuh hanya dengan ucapan yang dia dengar dari bibir Abiyan seketika Abadon yang tadinya merasa sok jago menjadi pias ketakutan


"Saya tidak sehebat Apa yang kamu pikirkan semua semata-mata karena Allah yang telah membantu dalam setiap apa yang telah saya lakukan,. Allah Maha Pengampun,. mohonlah ampun kepadanya!? " Ujar Abiyan sambil menyentuh Bahu Raja Abadon seketika Tubuh Raja Abadon yang tadinya lumpuh langsung segar kembali,


"Tuan Terima kasih sudah memberi saya kesempatan kedua Saya berjanji tidak Akan melukai siapapun yang melewati wilayah saya,. Masauth kamu benar saya sungguh tidak tau diri Dan kalau boleh saya tau kemana tujuan Tuan biarkan saya yang mengantar kemanapun Tuan hendak pergi? " Ujar Raja Abadon dengan sedikit membungkukan badan,.


"Saya seorang pengembara yang mengikuti kemana Arah Angin membawa saya,.biar takdir yang menuntun kemana kapal hendak berlabuh!? " jawab Abiyan dengan penuh wibawa.,


"Tuan izinkan saya pergi bersama Tuan., menyertai Tuan kemanapun arah angin membawa tuan,? " Ujar Raja Abadon


"Disini kamu punya tanggung jawab yang besar lindungi rakyat dan pasukanmu mereka membutuhkan seorang pemimpin dan jadilah pemimpin yang bijaksana kelak biar takdir yang akan mempertemukan kita kembali" ujar Abiyan hendak berbalik menaikan kembali layar kapalnya., Namun gerakannya terhenti ketika mendengar suara Abadon.,


"Tuan terimalah belati ini, Belati ini terbuat dari mutiara hitam,. Saya mohon Tuan tidak menolaknya Karena belati ini telah memilih Tuan Sebagai pemiliknya!? " Ujar Raja Abadon seraya menyerahkan Belati mutiara hitam yang kehebatannya Mampu melumpuhkan Raja Iblis sekalipun., Abiyan dengan senyum simpul meraih belati itu dan menyelipkan di pinggangnya.,


"Terima kasih Tuan berkat Campur tangan Tuan saya mendapatkan kembali pedang Air ini,. Yang dulu diambil oleh Raja Abadon karena berhasil mengalahkan saya!? " Ujar Masauth yang baru keluar dari dalam laut sambil mengengam pedang Air miliknya.,


"Jagalah apa yang menjadi milikmu meskipun semua yang kita punya hanya titipan,. Saya pamit dulu Asalamualaikum!? " Ujar Abiyan Sambil menaikan layar kapalnya


"Waalaikumsalam" Jawab Raja Masauth sedangkan Raja Abadon hanya bengong melihat hal itu dan ketika Raja Masauth hendak pergi juga Raja Abadon menahannya.,


"Tunggu! Masauth tunggulah sejenak saya mau bertanya sama kamu!? " Seketika Masauth berhenti dan berbalik kepada Raja Abadon.,


"Bertanyalah Abadon, Jika saya bisa menjawabnya saya pasti dengan senang menjawabnya!? " Ujar Raja Masauth kemudian,.


"Apa Jin seperti kita bisa mencium Aroma surga sedangkan kamu tau bagaimana Allah mengusir bangsa kita dari Surga karena tidak mau bersujud kepada Nabi Adam!? " tanya Raja Abadon dengan sunguh-sungguh


“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? itu firman Allah dalam Alquran Surat. Ar-Rahman [55]: 56-57., jika kita beribadah kepada Allah layaknya manusia kita juga layak menikmati indahnya Surga itu" Ujar Raja Masauth membuat Raja Abadon bungkam.,