PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
SESEMBAHAN


kita tinggalkan sejenak Desa Sanggula Kesultanan lembayung.,


Arisha Nampak merenung,. sudah beberapa hari dia di wilayah batu Gaping tapi belum juga mendapatkan titik terang.,


"Lail? Saya sungguh sangat bosan jika terus seperti ini., sudah hampir seminggu tapi saya belum juga mengerti Kenapa Abi mengirim saya ketempat ini? " mendengar namanya di sebut lail langsung keluar dari sendal yang di simpan dekat meja.,


'' sungguh saya juga tidak paham dan saya hanya menjalankan tugas yang Non Arisha berikan meskipun nyawa saya taruhannya? " Ujar lail dengan wajah serius.


"Hemmm sudah saya minta solusi bukan tentang kesetiaanmu lail" dengus Arisha merasa sedikit jenggah., mendengar Tuannya sedikit kesal Lail hanya tersenyum sambil memukul jidad nya


" Maafkan saya Non yang selalu siap dengan tugas bukan pendapat., dan soal yang itu saya benar-benar tidak pernah tau apa maksud Tuan Aryo mengirimkan Non Arisha kemari? '' UJar Lail dengan wajah sendu., melihat raut wajah lail yang sendu Arisha hanya tersenyum sambil menepuk pundak Lail.


"Saya yang kurang sabaran lail,. sayalah yang harus minta maaf., kembalilah ke tempatmu untuk istirahat.,


Arisha keluar dari gubuknya melangkah berjalan menuju riuhnya penduduk Batu Gaping., Namun dia bgitu sangat heran melihat Gadis cantik memakai mahkota dan gaun hitam yang indah Turun dari kapal dengan begitu Anggun tidak nampak sedikitpun Rona Iblis diwajahnya yang Anggun.,


"Maaf paman siapa wanita cantik itu? " Tanya Arisha pada seorang warga yang ikut menyambut iring-iringngan Ratu Zalitun dari Sanggula.,


Setelah memasuki istana Ratu Zalitun langsung duduk di singgasananya dengan wajah berseri-seri.,


"Maaf Ratu, kenapa wajah Ratu begitu senang sedangkan kita pulang bukan dengan kemenangan ataupun kekakalahan? " Ujar sumba, yang merasa aneh dengan sikap Ratunya Yang Aneh.,


"Sumba, Saya hanya merasa senang saat mengetahui tingkat kehebatan Kyai Aryo yang hanya setingkat lebih tinggi di atasku., berarti saat Aku bersatu dengan yang lainnya Aryo bukanlah apa-apa. !? " Ujar Ratu Zalitun dengan sombongnya., sedangkan ARuha panglima pasukan iblis merasa sangat aneh dengan wilayah Sanggula yang menurutnya hanya sebuah dataran kecil yang sungguh tidak pantas di perebutkan tapi untuk membantah keputusan Ratu Zalitun dia sama sekali tidak bernyali.,


"Salifa Apa persiapan persembahan nanti Malam semua sudah siap? Tanya Ratu Zalitun sambil menatap tajam salifa yang juga sejak tadi ada di dalam istana menanti kembalinya sang ratu.,


" Sudah Tuan Ratu., semua sudah siap saya, tinggal menunggu keputusan sang Ratu., ? " Ujar salifa sambil membungkukkan badan di hadapan Ratu Zalitun.,


" Bagus., Sumba dan kamu Ruan jaga segera tempat persembahan di laksanakan jangan sampai ada yang berani mengacau., dan kau salifa prmuda dari mana gerangan tumbal kali ini?? " Ujar Ratu Zalitun. Sumba dan Ruan segera pamit untuk menyiapkan segalanya., dan salifa dengan sangat tenang menjawab.,


"Pemuda itu persembahan dari keluarga sabar., dengan imbalan kekayaan 100 Koin emas., ? " tukas salifa dengan santai., mendengar itu Ratu Zalitun tertawa bangga.,


"Hahahahaha manusia mana yang mau menolak kepingan amas..! " Zalitun lalu berdiri dan masuk kedalam baliknya untuk menyiapkan diri guna menyamnut persembahan yang ditujukan pada penguasa kejahatan. ,