PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
TAKUT


Sabru Beserta seluruh pasukan Iblis menyebar melintasi ruang dan waktu mencari-cari keberadaan Sarwana,.


"Tuan Sabru sepertinya Saya mencium Bau Sarwana di wilayah itu.!? " Ujar Salah seorang prajurit Iblis sambil menunjuk sebuah Wilayah


"Ayo kita kesana! " Sabru pun melesat turun kearah Kesultanan lembayung.,


"Tuan kira-kira kita berada di Kerajaan apa yah? Saya baru mengetahui jika selain Waringin ternyata di sini juga ada Kerajaan? " Ujar prajurit yang melangkah bersama panglimanya.,


"Entahlah Saya juga tidak Tau! " Ujar sabru datar., Merekapun mulai mencari keberadaan Sarwana Namun mereka tidak menyadari jika gerak gerik mereka ada yang mengawasi.,


"Tuan Lihat! Bukankah itu Sarwana bersama istrinya!? " Ujar prajurit itu sambil menunjuk kearah Balai dimana terlihat Dua orang yang terlihat sedang bersantai sambil bersenda gurau.,


"Rupanya di sini dia bersembunyi Mari kita bawa dia kehadapan Raja Zalan.!? " Ujar Sabru dan hendak langsung menghampiri Sarwana dan istrinya Namun langkahnya di hentikan.,


"Berhenti!! Mau apa kalian? Masuk wilayah Kesultanan lembayung? " Ujar Dastan Yang tiba-tiba muncul menghalangi Langkah keduanya., Sabru yang mengenali Dastan segera mundur selangkah.,


"Raja Dastan Apa yang kamu lakukan di sini? " Tanya Sabru yang merasa heran melihat Raja Dastan penguasa Hutan Harapan keluar dari kerajaannya.,


"Sabru seharusnya saya yang bertanya seperti itu Ada urusan apa kalian Datang ke mari tampa permisi,!? " Raja Dastan Balik Bertanya.,


"Saya Hanya menjalankan perintah Raja Zalan untuk membawa Sarwana dan istrinya menghadap Raja Zalan, Saya harap kamu Tidak menghalangi Tugas Kerajaan Waringin, Jika tidak ingin Urusannya menjadi panjang!? " Ujar Sabru dengan Nada mengancam.,


"Sarwana dan istrinya di bawah lindungan Sultan Aryo itu berarti saya juga melindungi keduanya., jika kalian berdua berani maju berarti kamu sudah siap menghadapi saya., " Sabru Bukan takut menghadapi Raja Dastan Tapi jantungnya berdebar kencang mendengar Nama Sultan Aryo,.


"Berarti ini Daratan Sanggula? " Tanya Sabru hendak Memperjelas


"Tepat sekali Ini Daratan Sanggula pusat Kesultanan lembayung.," Mendengar jawaban Raja Dastan Sabru menjadi ketar-ketir., Pantas saja seorang sekelas Raja Dastan tunduk dan patuh pada seorang manusia dan ternyata Dia adalah Aryo seorang yang memiliki kehebatan tiada batas yang mampu menghancurkan pasukan Raja Dasim yang terkenal Tangguh


"Akh Ternyata saya salah tempat, Maaf sudah menganggu saya permisi Raja Dastan!? " Tampa menunggu jawaban Raja Dastan Sabru bersama anak buahnya langsung terbang dan menghilang dari tempat itu.,


"Tuan kenapa kita tidak paksa saja Raja Dastan menyerahkan Sarwana pada kita!? " tanya prajurit iblis itu karena tidak mengerti apa yang membuat Sabru kehilangan keberanian.,


"Amar saja yang kehebatannya satu tingkat di atas saya dibuat Tak berkutik oleh Sultan Aryo hanya dengan satu serangan. Apalagi kita mungkin Hanya dengan Batuk saja kita langsung di musnahkan saya belum mau mati Sia-sia!? " Mendengar penjelasan Sabru prajurit itu bergidik ngeri dan merekapun pulang kembali ke Kerajaan Waringin., Sedangkan Amar dan Pasukannya yang juga mengetahui keberadaan Sarwana dan istrinya di Kesultanan lembayung langsung ciut tidak berani memasuki wilayah itu., mereka langsung kembali ke Kerajaan Waringin,.


"Sultan Aryo, ilmu yang di miliki nya memang sangat hebat Tapi Suatu saat nanti ketika Empat putra kegelapan bersatu dia akan saya buat bertekuk lutut di bawah kaki saya!? " Ujar Raja Dasim dengan emosi yang Meluap-luap namun tidak berani mengambil tindakan karena dia sadar tidak mampu menandingi kehebatan Sultan Aryo.,


Sementara itu Raja Zalan yang bertemu dengan Penguasa kegelapan Azabil sedang serius membahas sesuatu.,


"Tuan penguasa kegelapan Kenapa kita belum juga bergerak sementara pasukan Kesultanan semakin kuat.!? " Tanya Raja Zalan dengan cemas


"Jika kita menyerang mereka sekarang kekuatan kita tidak akan mampu mengalahkan kekuatan Sultan Aryo meskipun kalian Berempat sudah berkumpul. Kekuatan kegelapan akan muncul saat Poros Matahari bulan dan Bumi berada tepat di satu garis sejajar saat itulah kekuatan besar kegelapan akan merasuki Tubuh kalian berempat dalam satu lingkaran Iblis,. Saat itulah Tidak akan ada yang mampu menghalau kekuatan Kalian berempat!? " Ujar Azabil sementara Raja Zalan hanya mengangguk mengerti.,


"Saat hari itu tiba Di mana tempat kita akan berkumpul!? " tanya Raja Zalan


"Kalian berempat Akan berkumpul di Batu Gaping di Kerajaan Ratu zalitu., Tapi Saya melihat akhir-akhir ini Ratu Zalitun seperti kurang fokus untuk tujuan kita., Dia sibuk mengejar Cinta Abiyan Putra Mahkota Kesultanan lembayung!? " Ujar Azabil dengan suara serak.,


"Konon Kabarnya Abiyan memiliki wajah yang sangat tampan melebihi ketampanan yang saya miliki., Tapi Dia bukan Ancaman Ayahnya selalu ikut campur ketika Ada yang mencoba mengusiknya.,Raja Masauth yang selalu membawa Putra Mahkota itu Kabur ketika terdesak!? " Ujar Raja Zalan dengan penuh percaya diri.,


"Sebenarnya kekuatan yang di miliki Ratu Zalitun Hampir setara dengan kehebatan Sultan Aryo., Hanya saja Sultan Aryo sudah pengalaman dalam bertempur sedangkan Ratu Zalitun masih semerawut Jadi kita harus bersabar menunggu sampai masa itu Tiba!? " Ujar Azabil dengan Suara tegas.,


"Baiklah Apapun keputusan yang Tuan Penguasa kegelapan katakan Saya akan mematuhinya, Semoga saja dalam waktu yang tidak akan Lama lagi Ratu Zalitun tidak akan terpengaruh hanya karena tergila-gila pada Putra Mahkota Kesultanan lembayung yang akan kita hancurkan menjadi debu.Dan mungkin Sebaiknya Tuan penguasa kegelapan juga coba menasehati Ratu Zalitun Agar tidak membuang buang Waktu hanya untuk mengejar cinta Putra Mahkota.!? " Mendengar ucapan Raja Zalan Azabil terdiam sejenak.,


"Akan Saya coba berbicara padanya Tapi saat ini saya masih ada urusan yang jauh lebih penting dari itu. Saya Harus menyiapkan semua persoalan Ritual Agar saat tiba waktunya kita tinggal melaksanakannya.,!? " Ujar Azabil sedangkan Raja zalan tidak berani menyela lagi.,


" Baiklah Tuan jika sudah tidak ada perintah untukku Saya hendak undur diri.Untuk membereskan masalah yang di Alami Raja Dasim karena kelalaian salah seorang pasukan saya yang berhianat.!? " Raja Zalan pamit pada Azabil.,


"Zalan Kamu harus ingat satu Hal? Ratu Zalitun Memang memiliki Kekuatan yang lebih besar diantara kalian bertiga Tapi kamu di bekali dengan Otak yang cerdas bertindaklah dengan Penuh perhitungan!? " Mendengar ucapan Azabil Raja Zalan Hanya manggut-manggut lalu pergi dari tempat Azabil bertahta.,


Sebenarnya Raja Zalan Tau Apa yang sebenarnya terjadi Antara Raja Dasim dan Sarwana Tapi demi menjaga kehormatan Raja Dasim dia berpura-pura tidak tau apa yang sudah terjadi.,


Next


Jangan Lupa Like Coment And Vote Yah?


*********Terima Kasih Author Ucapkan pada kalian yang sudah memberikan Vote semoga Rejeki kalian Mengalir deras laksana air terjun Teriring doa., "Allahumma yaa ghoniyyu yaa mughnii aghninii ginan abadan wa yaa 'azizzu ya mu'izzu a'izzani bi-i'zaazin 'izzatia qudrotika, wa yaa muyassirol umuuri yassir lii umuurod dun-yaa waddiino yaa khoira man yurjaa ya Allaah**********