PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
SIASAT KEGELAPAN


Semua Yang Ada di tempat itu menahan Nafas menanti Apa yang akan terjadi Selanjutnya Keempat Tubuh Raja Dan Ratu melesat jatuh kedalam Kawah Gunung Merapi yang Menyala-nyala, Namun Tiba-tiba tubuh keempatnya berhenti Tepat sekitar beberapa Tombak dari Bara Lava kawah yang sangat panas, Beberapa Saat kemudian Tubuh keempat Raja dan Ratu itu berputar dengan sangat cepat,.


Azabil mulai mengangkat Tongkat tengkoraknya,.


"Wahai Api yang menyala Restuilah mereka Para kesatria kegelapan Baluri mereka dengan Semua kekuatan Api Abadi Saya penguasa kegelapan, Merestui mereka menjadi Abdi kegelapan,. Singtang walarang dang Paing lara sing sapang! " Suara yang keluar dari mulut Azabil mengetarkan Puncak gunung merapi,. Lalu dari Mulut tengkorak tongkat Azabil keluar Sinar merah Yang langsung mengarah Pada Tubuh Raja dan Ratu Yang masih berputar di Atas lava panas,.


Brrrrrrrrrrrrrrrr


shusssssssaaaah


grekkkkkkkkk


gretakkkkkk


Tiba-tiba Lava Yang sangat panas itu Bergejolak membentuk Empat Aliran yang langsung naik dan masuk kedalam Mulut Keempat Raja dan Ratu itu Suara Tulang yang seakan Remuk terdengar jelas,. Semua orang dan Iblis yang berada di tempat itu tak mampu mengeluarkan kata-kata mereka semua terdiam dan hanya menatap dari atas apa yang terjadi pada Raja dan Ratu mereka,. Selang beberapa saat Tubuh Raja dan Ratu Itu terbang keatas dan berlahan turun dan langsung duduk bersila di hadapan Azabil,.


"Kalian Adalah Api, Tapi api Bukanlah kalian, dan Kalian Adalah tanah Namun Tanah bukanlah kalian, Kalian Berempat Tidak akan Bisa mati Sampai Akhir Zaman Sebab Tanah menolak Jasad kalian dan Abi Abadi yang bersemayam di tubuh kalian berempat Adalah lambang kekuatan Yang Abadi,. Dunia Ada dalam genggaman kalian tidak Akan ada Satu Makhluk Hidup yang Ada di Alam ini yang bisa membunuh Ataupun menandingi kehebatan kalian berempat!? " Mendengar Ucapan Azabil seketika seluruh Orang dan Iblis yang berada di tempat Itu segera bersujud menyembah Ratu dan Raja kegelapan,


Ratu Zalitun membuka matanya Menatap Tajam pada Azabil,


"Tuan Badanku Laksana Baja yang sangat Kokoh, Apakah belati mutiara hitam Milik Sultan Aryo mampu melukai kami!? " Mendengar pertanyaan Ratu Zalitun Azabil langsung mengeluarkan Belati mutiara Hitam dari Balik jubahnya Dan mengores Pipi Ratu Zalitun Semua yang berada di situ terkesiap Karena belati itu Tidak mampu mengores Tubuh Ratu Zalitun sedikitpun.,


"Bagaimana apa kamu sudah tau Jawabannya!?" Ujar Azabil sambil memandang mereka Satu persatu,.


Hahahahahahahaha


"Jika Belati mutiara Hitam saja tidak mampu melukai kami, Berarti Ancaman Yang selama ini menjadi momok Yang sangat menakutkan Kini bukan lagi menjadi Masalah besar,. Sudah Saatnya kita membalas perbuatan Mereka Semua, Saya akan membuat Hidupmu menderita Sultan Aryo hingga Kamu sendiri Yang meminta kematianmu di percepat!?" Suara Raja Dasim terdengar Serak Dan sangat menyeramkan,. Raja Zalan tersenyum mendengar Ucapan Raja Dasim Namun Seketika Senyumnya terhenti,.


"Tuan, Apakah Saat ini Tidak Ada seorangpun Yang bisa mengalahkan Kami di seluruh jagad Raya ini!?" Mendengar pertanyaan Raja Zalan yang menyebut Jagat Raya, Azabil sejenak Terdiam, Sebab Azabil Sadar betul jika pasukan langit ikut campur Maka kekuatan Yang di miliki Keempat Raja dan Ratu sungguh bukan Tandingan mereka,.


"Selagi Pasukan Langit masih berpegang teguh pada perjanjian Yang sudah kita sepakati,. Tidak akan akan Ada yang bisa menghentikan kalian,. Baiklah Karena Ritualnya Sudah selesai mari kita kembali kedalam Istana untuk menyiapkan langkah apa yang akan kita Ambil untuk memulai Tujuan kalian di ciptakan!? " Raja Zalan yang masih penasaran Hanya menganggukan kepala dan mengikuti langkah Azabil dan di ikuti Oleh yang Lainnya,.


Sesampainya Di Kerajaan Batu Gaping Raja Zalan yang masih penasaran dengan pertanyaannya Langsung berdiri,.


"Maaf Tuanku penguasa kegelapan, Apa hebatnya Pasukan Langit, Hingga mereka mampu menandingi Kehebatan Yang kita miliki Saat ini!? " Azabil tidak langsung menjawab Pertanyaan Raja Zalan tapi Azabil terlihat Menunduk mencoba mengingat kembali Bagaimana Pasukan Langit Hanya dengan Ujung jari mampu Menghancurkan Ranabumi Iblis Terkuat Saat itu Yang kehebatannya Sama dengan keempat Putra putrinya yang ada di hadapannya saat ini,.


"Pasukan langit memiliki kekuatan Dapat mengimnangi kekuatan lawannya, Sekuat apapun lawannya pasukan langit akan berada Setingkat lebih tinggi dari semua lawan-lawannya, Yang intinya kita harus menghindari pasukan langit itu!?" Azabil mempertegas ucapannya,


"Untuk saat ini sebaiknya kita menepikan dulu tentang Pasukan langit itu, Apa langkah pertama kita untuk membungkam Kesultanan!? " Ujar Raja Walan Menengahi Raja Zalan


"Bagaimana jika langkah pertama kita merebut kembali Kesultanan Tanjung hira Yang sekarang di pimpin oleh Sultanah Arisha putri Sultan Aryo, Yah hitung-hitung Mencoba membuktikan kekuatan kita sebelum kita menyerang Pusat kekuatan mereka di Kesultanan Lembayung!? " Mendengar Ucapan Raja Dasim, Ratu Zalitun langsung Berdiri.,


"Saya setuju denganmu Raja Dasim, Sepertinya wajah cantik Sultanah Arisha perlu sedikit Goresan!? " Ujar Ratu Zalitun sambil mengepalkan Jemarinya.,


"Jangan Sentuh Sultanah Arisha, Dia yang bakal menjadi Permaisuri di Kerajaan saya kalian boleh lakukan apa saja Soal Sultanah Arisha serahkan pada Saya!? " Raja Zalan menimpali karena dia sangat mengagumi kecantikan Sultanah Arisha.,


"Owh jika Abiyan Ikut campur satu yang kalian harus ingat jangan Kalian Melukai dia terlalu parah Apalagi bagian wajahnya, Karena Abiyan hanya milik Saya kalian harus ingat itu juga!? " Ratu Zalitun ikut mendedikasikan Perasaannya.,