PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
PENAFSIRAN YANG SALAH


"Asalamualaikum Tuanku Sultan!? " Sapa ki palangi pada Sultan Aryo Yang lagi duduk santai sambil memandang Suasana Dusun Bawah dari atas bukit di samping masjid,.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh., Ada apa Paman? Kelihatannya ada hal serius yang ingin paman sampaikan!? " Tanya Sultan Aryo kemudian.,


"Maaf Tuanku Sultan, Sepertinya Kehadiran Ashor Di wilayah Kesultanan Lembayung Sangat meresahkan seluruh Umat islam Dalam wilayah Kesultanan Ini,. Dia sering memprovokasi Iman umat islam dengan Ajaran Sesat dan berlindung Dalam ayat Al-Quran Apa yang harus kita lakukan.,!? " Tanya ki palangi dengan geram melihat tingkah Ashor yang sudah kelewat Batas.,


"Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kalian di dalam Al-Qur’an, bahwa apabila kalian mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kalian duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kalian berbuat demikian), tentulah kalian serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di dalam Jahannam.; Alah berfirman dalam Al-quran surat. Al-Nisa ayat 140, kita mahluk berakal biarkan saja dia berkoar-koar dalam kesehatannya Ini semua sudah di gariskan oleh Allah SWT untuk menguji setiap Hambanya yang Taat.!? " Ujar Sultan Aryo Bijaksana,.


"Tapi Sultan Jika ini terus dibiarkan Akan perpecahan Dalam islam!? " Ujar Ki Palangi yang merasa tidak puas dengan toleransi Sultannya.,


"Saya Paham Apa yang paman takutkan., Namun percayalah Allah SWT tidak akan menguji hambanya diluar Batas kemampuannya., Satu hal yang kita sebagai manusia harus ingat Yang yang  boleh menafsirkan Alquran hanyalah Nabi Muhammad SAW., orang pasti bertanya Kenapa hanya Nabi Muhammad yang boleh menafsirkan Alquran, karena Nabi Muhammad merupakan utusan Allah SWT yang diberi ilmu secara langsung untuk menjelaskan isi dan makna Alquran. Semua yang keluar dari mulut Nabi Muhammad SAW adalah wahyu juga, meski bukan termasuk ayat Alquran.,!? " Ujarn Sultan Aryo dengan tegas., KI palangi yang mendengarkan penjelasan Sultan Aryo Jadi sedikit lega karena sunggu dia sama sekali bahkan Sangat tidak senang duduk. dan berbincang dengan Ashor.,


Sementara Itu di suatu tempat di Desa Sanggula Ashor sedang Sibuk berkoar-koar Tentang Apa gunanya Shalat.,


"Tuan Apa Buktinya jika Tuan lebih hebat dari Sultan Aryo hingga bisa Lebih paham tentang menafsirkan Semua Ayat-ayat dalam Al-quran?" Tanya Sarwana yang ikut geram karena mendengar Nama Sultan Aryo di sebut.,


"Dalam Surat Al-baqrah ayat 191 Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu,. dalam ayat ini sangat jelas jika kita harus membunuh setiap orang kafir tapi apa pernah hal itu di lakukan oleh Sultan Aryo dia bahkan membiarkan orang-orang kafir itu tetap hidup bahkan Pembunuh Ayah Sultan Sendiri yang juga kafir tetap di biarkan hidup? Apa itu yang kalian maksud Dia lebih hebat dalam memahami Ayat suci Al-Quran? " Mendengar Ucapan Ashor yang menurutnya mengada ngada membut Sarwana semakin geram Namun dia sendiri tidak mengerti bagaimana cara menjelaskan tentang kesalahan Ashor dalam memahami Ayat Tersebut.,


"Asalamualaikum!? " Sapa Sultan Aryo ketika Dia sampai di tempat Ashor yang sedang mempengaruhi pola pikir umat islam., melihat siapa yang datang Ashor tersenyum licik dalam benaknya Sultan Aryo pasti Tidak akan mampu membantah persepsinya tentang Ayat itu.,


"Wa'alaikumussalam! " Jawab seluruh warga yang ada di situ.,


"Ayat 191 secara garis besar mengajarkan kepada kaum muslim untuk memerangi, mengusir, bahkan bila perlu membunuh kaum kafir di mana saja yang bisa dijumpai. Tapi konteks ayat tersebut adalah ketika dalam kondisi peperangan yang prinspinya, (Membunuh atau dibunuh) Ayat dalam surat itu Allah SWT mengajarkan kepada kaum muslim agar dalam peperangan jangan gamang. Jangan hanya diam, berpangku tangan. Tapi kejarlah musuh., Celakanya, dia melanjutkan, oleh kelompok orang-orang tertentu karena hanya membaca terjemahan lalu menganggap Semua Wilayah kerajaan dan Kesultanan adalah medan tempur dan orang nonmuslim dianggap musuh, Ini ditambah dengan hadis Rasulullah yang bahwa "Aku diutus, diperintahkan untuk membunuh manusia sampai mereka bersyahadat";Sepintas bunyi hadis tersebut menggambarkan sosok Nabi Muhammad yang sadis. Ingin menyiarkan Islam lewat peperangan dan darah. Padahal yang dimaksud di situ adalah hanya berlaku kepada orang-orang musyrik yang memerangi umat Islam, bukan semua orang musyrik.Sebab ada beberapa hadits lain Rasulullah justru melarang untuk memerangi perempuan, anak kecil, pendeta, dan orang-orang yang lemah. Ada juga hadits lain yang menyatakan, "Aku diutus di muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak";Jadi jika Kalian hanya memikirkan tampa memahami tiap ayat dalam Al-quran dan Al, Hadist Kalian akan terbenam dalam kesesatan.,!? " Ujar Sultan Aryo yang seketika membungkam Antusiasme Rakyatnya yang hampir saja terpedaya.,