PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
FIRASAT


Gema Suara Azan berkumandang di atas tanah Sanggula,


"Sultan sebentar lagi Waktu Shalat Jum'at tiba, Tapi hawa di sini terasa sangat aneh matahari tidak tidak menampakan sinarnya namun Hawa terasa panas!? " Ujar Raja masauth sambil mengibaskan tangannya.


"Saya juga merasakan hal itu, Namun percayalah Allah bersama kita, kita pasrahkan saja semua pada kuasa Allah SWT,.!? " Ujar Sultan Aryo dengan nada sedikit di tekan.,


"Tuan Sultan, Saya Somali akan mempertaruhkan nyawa untuk melindungi keselamatan Rakyat Kesultanan Lembayung, saya tidak akan mengizinkan seekor nyamuk pun mengusik Kalian ketika kalian sedang shalat Jum'at, biarlah saya berjaga !? " Ujar Somali sambil memainkan ekornya,.


"Kenapa kamu tidak ikut Shalat Jum'at Somali bukankah itu wajib bagi Laki-laki!? " Mendengar pertanyaan Masauth Sultan Aryo melebarkan senyumnya


"Ada saatnya kita bisa meninggalkan shalat Jum'at,Nabi Muhammad bersabda: "Sungguh agama ini mudah dan tidaklah seseorang memberat beratkan dalam beragama kecuali akan terkalahkan"  dalam Artian jika ada sesuatu yang mengancam kita wajib menjaga keamanan diri dan Rakyat kita, jadi kakek yang akan memimpin shalat Jum'at kali ini Saya bersama beberapa Pasukan akan berjaga bersama Somali, Apapun yang terjadi kalian jangan terpengaruh, Tetap khusyuk dalam sholat kalian dan serahkan semuanya pada Kuasa Allah SWT!? " Ujar Sultan Aryo yang langsung di sambut dengan pertanyaan Oleh Ki Palangi,


"Tuan Sultan Jika seperti itu biarkan Saya dan yang lainnya berjaga Sultan Dan Tuan Kyai Imam Samudra Percayakan semua ini pada saya dan pasukan Sultan!? " Ujar ki Palangi menimpali,.


"Kakek adalah Imam Mesjid ini sudah sepantasnya kakek yang bertanggung jawab tentang urusan keagamaan, Saya seorang Sultan dan sudah sepantasnya Saya yang punya tanggung Jawab Untuk melindungi Keselamatan Seluruh Rakyat Kesultanan lembayung!? " Ujar Sultan Aryo meyakinkan Kakeknya Kyai Samudra,


"Aryo meskipun kakek sudah Tua, Tapi kakek masih bisa untuk bertarung!? " Ujar Kyai Samudra Merasa tidak puas dengan jawaban Cucunya Sultan Aryo,


"Saya Paham kek, Tapi Bukankah Keduannya sama-sama penting!, Biarkan semua berjalan dengan Porsinya masing-masing, Bukankah Ada Allah SWT yang selalu melindungi tiap langkah kita menuju Jannah nya!? " Mendengar Perkataan Cucunya Kyai Samudra melebarkan senyumnya sambil melangkah menuju Masjid,.


"Tuan Izinkan saya menemani tuan berjaga!? " Ujar ki Palangi yang masih belum puas.,


"Paman, Bukannya saya meragukan kehebatan Paman, Saya percaya paman mampu menghadapinya, Tapi sebaiknya paman Ikut shalat saja sebab Banyak beban yang tersimpan di pundak paman!? " Ujar Sultan Aryo sambil memegang bahu Ki Palangi yang seketika bungkam dan hanya bisa mengangguk setuju meskipun terasa berat.,


Akhirnya Ki Palangi mengikuti Kyai Samudra masuk kedalam mesjid di ikuti Seluruh Warga,. Dan perlu di ketahui Masjid Al Ikhlas jika di lihat dari Luar terlihat kecil Namun berkat kekuasaan Allah SWT Mampu menampung seluruh Jamaah yang ada di Kesultanan lembayung, mungkin terlihat Aneh Namun kuasa Allah SWT menjadikan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin., Dan hal ini pula yang membuat seluruh penduduk Kesultanan lembayung menjadi semakin yakin tentang kebesaran Allah SWT, bahkan para pendatang yang melihat masjid Al Ikhlas ikut merasa heran mesjid yang berukuran kecil Mampu menampung Puluhan Ribu Jamaah,.