
"Sumi Ibu juga tidak Tau Ada Apa. Tapi yang ibu Tau mereka menantimu di keraton., " Ujar Marini sambil tersenyum.,
"Baiklah Ibunda Sultan Saya siap-Siap dulu,!? " Lalu Sumi masuk kedalam kamar dan beberapa saat kemudian dia Keluar dengan pakaian panjang Marini ibunda Sultan sesaat takjub memandangi kecantikan Paras Sumi, Mereka berjalan beriringan menuju Istana Kesultanan di mana seluruh Perangkat Kesultanan sudah berkumpul.,
Semua Mata langsung Tertuju pada Sumi ketika dia memasuki Ruangan istana Kesultanan semua menatapnya Taakjun Akan keanggunan yang di miliki janda Anak Tiga itu., Disana mimar sudah berada di tempat yang telah di siapkan untuk mereka berdua.,
"Selamat datang Di keraton Kesultanan samak Saya sebagai Panglima Kesultanan turut senang atas kehadiran Ibu berdua.,!? "
"Alhamdulillah jika kehadiran kami tidak membuat Kalian semua kesusahan., " Mendengar suara kemayu Sumi Arfan hanya menyunggingkan senyum., lalu Bisno berdiri Dari duduknya
''Sumi Dalam kesempatan ini saya sebagai Ayahanda Sultan Arfan meminta dengan ikhlas apakah Kamu bersedia menikah dengan Sultan Arfan Putraku!? "Tanya Bisno Langsung pada intinya.,
Degh....
jantung Sumi seketika berhenti berdetak ketika mendengar Sultan memintanya menjadi istrinya mimpi Apa dia semalam dia sungguh tidak menyangka Bakal menjadi seorang Istri Sultan., Karena melihat Sumi yang hanya diam Saja Bisno kembali bertanya.,
"Sumi Apakah Kamu bersedia!? "Ujar Bisno.
" Apakah saya punya hak Untuk menolak!? " Ujarnya sambil menundukan kepala karena tidak sanggup menatap wajah Sultan arfan.,
"Kamu Punya Anakku Apapun keputusan yang kamu Ambil kita pasti menghargainya!? " Ujar Bisno
"Saya tidak punya Alasan untuk menolak Lamaran Sultan.,!? " Ujarnya dengan wajah bersemu merah karena malu dan sangat Bahagia.,
" Asalamualaikum! " mendengar suara Salam spontan mereka menoleh kearah Suara Salam itu Seorang Pemuda Tampan dan berwibawa dan senyum yang tidak pernah lepas dari bibirnya memasuki Aula keraton Kesultanan.,
"Waalaikumsalam!? " jawab Semua yang Ada. di situ Suasana seketika hening karena kehadiran Abiyan dan seluruh Warga Samak Sangat menghormati sosoknya., Arfan Yang seperti mengalami mimpi di siang hari segera berdiri dari Tahtanya dan langsung memeluk Abiyan.,
"Alhamdulillah Ya Allah Engkau telah meng ijabah doaku., Mari Kak,. !? " Ajak Arfan Sambil mempersilahkan Abiyan Duduk.. Sedangkan Sumi Menatap Abiyan seolah tak percaya Karena jarak yang dia tempuh cukup Jauh sedangkan kapal milik Abiyan telah di berikan kepadanya.,
"Apa kamu sudah melaksanakan apa yang Saya titah kan kepadamu saya harap kamu tidak meragukan keputusan Yang saya Ambil? " Ujar Abiyan dengan lembut.,
"Saya Sungguh tidak pernah meragukan keputusan yang Kakak ambil,. Tapi tidak begitu dengan semua yang berada di ruangan ini.!? " Ujar Arfan tampa keraguan sedikitpun. Karena dia tau Abiyan memilih Sumi untuk menjadi pendampingnya pasti ada Alasannya., mendengar ucapan Arfan Abiyan berdiri Dari Kursinya dan berjalan keluar Dan beberapa Saat kemudian Dia kembali masuk bersama tiga orang Anak kecil., dan berhenti tepat di hadapan Sumi dan Mimar.,
"Coba kalian pandang Baik-baik Wajah Ketiga Anak ini Apa Dosa yang suda mereka perbuat hingga Usia sekecil ini dia harus kehilangan sosok seorang Ayah.Seorang anak yatim yang ditinggalkan oleh ayah karena meninggal dunia merupakan kategori yang wajib kita tolong.Berarti kewajiban pertama adalah menikahi ibunya yang janda terlebih dahulu,Hal itu agar kita bisa menggantikan kedudukan suami untuk menafkahi keluarga. Rasulullah SAW bersabda:"Kedudukanku dan orang yang menanggung anak yati di surga bagaikan ini (beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya, namun beliau regangkan antara keduanya) "Pilihan Menikahi seorang janda bisa dikategorikan ke dalam tindakan yang akan membawa berkah dan juga anugerah bagi kita.Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:"Orang yang berusaha menghidupi para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah. Dia juga laksana orang yang berpuasa di siang hari dan menegakkan salat di malam hari."ada sebuah kisah di masa Rasululah "Jabir pernah menikahi seorang wanita di masa Rasulullah SAW. Lalu Jabir bertemu dengan Nabi SAW,"Rasulullah SAW pun bertanya, "Wahai Jabir, apakah engkau sudah menikah?" Jabir menjawab, "Iya sudah."
"Yang kau nikahi gadis ataukah Janda?," tanya Rasulullah SAW.
Jabir pun menjawab, "Janda"
Rasulullah SAW mengatakan, "Kenapa engkau tidak Menikahi gadis saja, bukankah engkau bisa bersenang-senang dengannya?".
Jabir pun menjawab, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki beberapa saudara perempuan. Aku khawatir jika Menikahi perawan malah nanti ia sibuk bermain dengan saudara-saudara perempuanku.
Rasulullah SAW bersabda, "Itu berarti alasanmu. Ingatlah, wanita itu dinikahi karena seseorang memandang agama, harta, dan kecantikannya. Pilihlah yang baik agamanya, engkau pasti menuai keberuntungan." Lantas Apa yang membuat kalian semua yang berada disini memandang rendah pada wanita yang kelak menuntun langkah suaminya menuju surga Yang telah Allah SWT janjikan" mendengar Penjelasan Abiyan seluruh Perangkat Kesultanan Samak menjadi takjub Pandangan Mereka seketika berubah kepada. sosok seorang janda Sedangkan Arfan hatinya semakin Yakin untuk menikahi Sumi,. Berbeda Halnya dengan Sumi Mendengar penjelasan Abiyan matanya langsung berkaca-Kaca Sungguh begitu mulia islam memandang Seorang Janda.,