
Ratu Zalitun sedang duduk di singgasananya ketika Khanzab datang dengan Wajah menahan sakit.,
"Apa yang terjadi padamu Khanzab mengapa kamu sepertinya menahan sakit,.? " Tanya Ratu Zalitun ketika Khanzab Telah duduk di hadapannya.,
"Maaf Tuanku Ratu Zalitun Yang Agung., saya sepertinya mengalami sedikit luka dalam Akibat Bertempur dengan Raja Masauth!" Ujar Khanzab dengan lirih.,
"Bukankah Raja Masauth Adalah Sahabatmu?, kenapa kalian berdua bisa terlibat peperangan?" Ujar Ratu Zalitun yang merasa heran dengan pertempuran Dua Sahabat Baik itu.,
"Raja Dasim,. Mengerahkan semua pasukannya menyerang Kesultanan lembayung,. dan Raja Dasim memintaku ikut memimpin pasukan iblis membantu Syabru pertempuran itu terbilang Aneh karena pasukan Kesultanan lembayung Di bantu kawanan Hewan Liar yang ternyata bukanlah jelmaan Bangsa Iblis., Tapi Hewan murni, yang membunuh hampir setengah pasukan penghancur milik Raja Dasim,. " Sejenak Khanzab berhenti berbicara sambil menahan gemuruh dadanya yang teramat sakit., Melihat kondisi Khanzab membuat Ratu Zalitun menjadi tidak tega., lalu dia berdiri menghampiri Khanzab dan menyalurkan Hawa positif dalam Tubuh Khanzab,.
Whuuuuuusss
Deru Angin keluar dari jari Ratu Zalitun dan mulai menjalar di sekujur Tubuh Khanzab,.
Hoekkkkk
Khanzab langsung memuntahkan Darah Hitam.,
"Lalu Apa yang Terjadi selanjutnya?" Lanjut Ratu Zalitun bertanya ketika di lihatnya Khanzab sudah mulai bernafas lega.,
"Hewan-hewan itu semakin ganas mengamuk., Lalu Raja Dasim meminta saya untuk memimpin pasukan iblis untuk merasuki Hewan-hewan itu., Tapi saya lupa jika kekuatan merasuki Bangsa iblis tidak bisa menembus Tubuh seekor Gajah,.! " Ratu Zalitun langsung memotong ucapan Khanzab.,
"Itulah Tuanku Ratu,. Saya sungguh tidak habis pikir kenapa itu bisa terjadi., Saat saya masih bingung dengan cara membuat Gajah dan hewan lainnya untuk berbalik Arah., Tiba-tiba Muncul Ribuan Pasukan Jin dari Dua Kerajaan yang berbeda., pasukan Telaga Harapan Dan pasukan Dasar Samudra bersatu membantu pasukan Kesultanan lembayung,. Dan yang paling tidak bisa saya Terima ketika Raja Masauth sama sekali sudah tidak memandangku sebagai teman,. Bahkan dia menganggapku musuh yang harus di lenyapkan!? " Ratu Zalitun yang semakin penasaran dengan cerita Khanzab segera mendesak Khanzab.,
"Terus Apa yang terjadi selanjutnya.,!? " Khanzab nampak menarik nafas dalam.,
"Ada seorang pemuda yang sangat Tampan., Wajahnya selalu dia hiasi dengan senyuman,. Pemuda itu tidak sama sekali ikut terlibat Dalam peperangan itu Tapi saya sungguh tidak Bisa merasakan Aura pemuda Tampan itu? ". Ujar Khanzab sambil mencoba mengingat kembali bagaimana pemuda Tampan itu tidak pernah bergeser dari tempatnya berdiri.,
" Apa makaudmu pemuda Tampan khanzab., siapa gerangan yang bisa menandingi ketampanan Raja Zalan? " Ujar Ratu zalitun
"Sungguh Tuanku Ratu Zalitun,. ketampanan Raja Zalan tidak Ada Apa-apanya jika di Bandingkan dengan pemuda itu, ketampanan pemuda itu Sungguh tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata!? " Ujar Khanzab yang secara tidak sengaja membahas sosok pemuda misterius yang sama sekali belum pernah di temui nya sama sekali., sedangkan Ratu Zalitun mulai membayangkan ketampanan pemuda itu yang menurut Khanzab lebih Tampan Dari Raja Zalan.
"Kenapa Waktu saya pergi menguji kekuatan Sultan Aryo., saya tidak bertemu dengan seorang pemuda tampan di Tempat itu., Tapi Jika benar ucapanmu Wajah pemuda itu setampan ucapanmu dia Harus menjadi Suamiku Tidak boleh Ada ketampanan suami Ratu Zalitun di kalahkan oleh pemuda manapun., pokoknya Dia harus menjadi milikku cepat Atau lambat., Pemuda mana yang tidak tertarik dengan Ratu Cantik sejagad Raya ini Khanzab saya tidak mau Tau bagaimana caranya cari tau siapa pemuda tampan itu? " Ujar Ratu Zalitun dengan tatapan Tajam.,
"Baik Tuanku Ratu.,! " Jawab Khanzab dengan lugas.,
"Lalu bagaimana Akhir pertempuran mereka? " lanjut Ratu Zalitun yang ingin tau Hasil Akhir peperangan kedua kubu itu.,
"Sepertinya Kalah karena terakhir saya lihat semua pasukan Raja Dasim kocar-kacir! " mendengar semua cerita Khanzab Ratu Zalitun mulai pahan tentang kekuatan pasukan Kesultanan Lembayung.,