Savior System

Savior System
Bab 82 : Hadiah Lotere Cukup Aneh


"Jarvis tolong sumbangkan uang 100 miliar untuk 100 sekolahan yang sudah tua dan website atau pihak yang perlu pendanaan untuk membangun sekolah di daerah terpencil, dan 100 miliar lagi untuk guru-guru honorer yang ada di sekolah itu, jika ada kekurangan ambil uang 100 miliar lagi untuk menutupi kekurangan, apabila itu juga masih kurang, ambil saja sesuai dana yang dibutuhkan, yang paling penting pastikan uang itu benar-benar sampai ke tujuan, sesuai dengan nominal yang saya sebutkan, jika ada tikus di sana tolong berikan bukti yang kuat kepada saya Jarvis," perintah Agler kepada Jarvis.


{Perintah segera di laksanakan, Tuan}


Entah itu kebetulan dan tidak kesengajaan atau memang sebuah pengingat untuk melakukan kebaikan.


Ketika dia dalam perjalanan menuju ke sekolah anak-anak setelah menyelesaikan tugas sistem tadi, dia berhenti di lampu merah dalam rute jalan menuju ke sekolah, dia merasa bosan selama menunggu lampu merah berganti, lalu dia membuka Iponnya dan dia tidak sengaja melihat postingan mengenai fasilitas sekolah yang bobrok di suatu daerah, setelah membaca penjelasannya Agler langsung memutuskan untuk menyumbangkan sebagian uangnya untuk sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, walaupun itu tidak semuanya.


Sekarang dia sedang melihat perkembangan anak-anak di sekolah, dia sangat merasakan santai di sini selain di rumah, melihat tawa bahagia tanpa beban anak-anak yang bermain, membuat dirinya lebih ambisi untuk melindungi dunia ini.


Sebenarnya sangat merepotkan menjadi seorang pahlawan, beban tanggung jawabnya sangatlah besar, dia bukan lagi melindungi sebuah negara, melainkan dunia.


Sebagai orang yang bertanggung jawab itu, dia juga butuh obat atau penyembuh sementara yang dapat melupakan beban yang dipikulnya, walau hanya sebentar.


"Abang Agler!"


Nayla berlari menuju tempat Agler sedang duduk di bawah pohon dalam sekolah.


Suara Nayla terdengar oleh telinga Agler, segera Agler melihat ke arah Nayla, dan ternyata Nayla tidak sendirian, dia membawa anak laki-laki yang seumuran dengannya.


"Abang kok sendirian?"


"Kakak yang lain kemana?"


Baru saja sampai di depan Agler, Nayla langsung melontarkan pertanyaan.


"Kakak Adena sekolah, yang lain lagi ngurusin rumah, Sayang," jawab Agler dengan lembut.


"Ouh gitu...." Nayla menganggukkan kepalanya.


"Oh iya! ini Si Afathar katanya mau ketemu sama Abang!" kata Nayla lalu mendorong Afathar ke depan Agler.


"Ada apa Afathar?"


"Engga papa kok, cuma mau ketemu aja," Afathar terlihat malu, sepertinya dia masih asing dengan Agler.


"Papah kamu kemana?"


"Sibuk katanya, mamah juga sibuk urus dedek bayi."


"Yaudah titip salam buat papah ya."


"Siap om!"


Nayla memegang tangan Afathar, dan berkata kepada Agler, "Aku mau main sama Afathar dulu ya, Bang."


"Iya, tapi jangan lari-larian ya."


"Oke, Abang!"


Berbalik dan menarik tangan Afathar menuju lapangan sekolah.


Semoga saja mereka berdua menjadi teman hingga besar, melihat pertemanan mereka membuatnya menjadi teringat dengan dirinya dan Adena ketika masa sekolah.


....


Waktu pun berlalu, tidak terasa 3 hari dilewati begitu saja.


Hari ini, Agler sedang memperkenalkan Pina kepada anak-anak dan wanitanya.


"Abang, Pina hewan apa kok ada sayapnya?" tanya Nayla sambil menyentuh Pina yang berdiri di lantai rumah.


Mendengar pertanyaan Nayla, langsung membuat dirinya bingung apakah lebih baik memberitahu yang sebenarnya atau tidak.


Dia berpikir selama beberapa detik, lalu memutuskan untuk memberitahu mereka hewan apa sebenarnya Pina.


"Pina itu Naga kecil yang adalah hewan paling langka, dan hanya ada satu hewan seperti Pina, jadi kalian jangan memberitahu orang lain, nanti Pina diculik dan kalian ga bisa bermain bersama Pina lagi," kata Agler dengan wajah yang terlihat ramah.


Anak-anak, Adena dan yang lain sedikit terkejut.


Mereka masih butuh waktu untuk menelan ucapan Agler, lalu mereka semua bergerak dan ingin melihat lebih dekat hewan bernama Pina ini.


Menyentuh Pina dan mengelus bulu di tubuh Pina yang sangat lembut, untungnya Pina tidak melawan, dan dia sudah berbicara dengan Pina bahwa mereka adalah keluarganya.


"Jangan kasih tau siapa-siapa, Oke?" ucap Agler, kepada Anak-anak.


"Iya, Bang Agler!" jawab anak-anak bersamaan.


Memastikan informasi tentang Pina tidak bocor, Agler memerintah Jarvis untuk mengamankan informasi keberadaan Pina.


Melihat mereka bermain-main bersama Pina, Agler merasa senang, Adena dan yang lain pun bertanya lagi, apakah Pina itu benar Naga atau bukan.


Agler memberitahu mereka berkali-kali, bahwa Pina ini adalah Naga asli, mereka percaya dengan Agler akan tetapi mereka masih belum bisa menerima saja, dan terus bertanya , ketika Agler menyuruh Pina mengeluarkan Bubble Breath, mereka semua seketika menjadi lebih percaya.


Saat ditanya mendapatkan Pina di mana, Agler menjawab mendapatkannya dari tempat kerja, Adena dan wanitanya yang lain sudah tahu asalnya, karena waktu itu Agler bilang dia bisa memanggil makhluk ke dunia ini, dan dia tidak bisa memberitahu mereka keberadaan sistem, dan sistem pun tidak memberitahu keberadaannya kepada mereka.


Membiarkan Pina tinggal di sini untuk menjaga anak-anak di dalam rumah, tapi Agler akan tetap membawa Pina jika melakukan misi sepuluh ribu dunia.


Selama tiga hari kemarin, dia hanya mendapatkan 1 tugas sistem saja, dan sekarang dia memiliki jumlah tiket lotere sebanyak 10 tiket.


Hari ini adalah hari yang tepat untuk mendapatkan hadiah dari sistem lotere.


Izin keluar kepada orang di rumah dan dia meninggalkan rumah, terbang ke luar angkasa menuju matahari.


"Putar mesin lotere sistem, gunakan 5 tiket terlebih dahulu!"


Sebenarnya memutar tiket lebih banyak dalam satu waktu, tidak meningkatkan kesempatan mendapatkan hadiah yang lebih baik.


Mesin lotere sistem murni keberuntungan tuan rumahnya, dan tidak ada konsep memutar lebih banyak tiket lotere akan menjadi lebih beruntung mendapatkan hadiahnya.


[Mulai memutar lotere...]


Mesin lotere yang ditampilkan berbeda, sekarang mesin lotere berupa kaca bulat tampak seperti aquarium bulat yang di dalamnya berisi ribuan bola berwarna-warni, dan akan keluar melewati lubang yang ada di bawahnya.


Sebanyak lima buah bola berbeda warna mengambang di depan Agler.


Segera Agler melihat hadiahnya satu persatu, dimulai dari bola yang pertama.


[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Bakat Seni Bela Diri Luar Biasa dari Baki Hanma Baki The Grappler]


[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Dress Sexy dari Big Mom One Piece]


"Uhuk!"


Agler tersedak air liurnya sendiri, ketika melihat isi hadiah bola ke-dua.


Dress pink? sexy?


Dia tidak tahu dimana letak seksi dari Dress Big Mom, sistem tampaknya mempunyai kelainan dalam hal seksual.


Mengabaikan hadiah kedua tersebut, Agler terus melanjutkan melihat hadiah berikutnya.


[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Kemampuan Renewal Taekwondo dari Jin Mori The God of High School]


[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Kemampuan Kecepatan Sonic dari Sonic in Game]


[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan C3lana Kolor dari Ichiya Vandalay Kotobuki Fairy Tail]


"What the f- ...."


Ekspresi wajah Agler terlihat sangat terkejut ketika melihat hadiah terakhir.


S3mpak dalam pria aneh dari anime Fairy Tail tidak menyangka akan diberikan kepada Agler oleh sistem.


Hadiah kali ini Agler tidak terlalu beruntung, akan tetapi tiga dari lainnya sudah cukup bagus menurutnya.


Sistem menampilkan layar yang berisikan semua informasi dari tiga hadiah yang bagus tersebut.


[Bakat Seni Bela Diri Luar Biasa : Membuat tuan rumah lebih cepat memahami teknik bela diri yang dipelajari, dan hasil latihan akan dikali lipat ratusan kali dari pada orang biasa, tuan rumah berlatih satu teknik bela diri dan hasil latihan setara dengan orang yang sudah berlatih selama 6 bulan bahkan lebih, dan bisa menyempurnakan teknik bela diri yang belum sempurna dengan mudah]


[Apakah tuan rumah menerima bakat ini?]


"Tentu saja aku terima!"


Bakat ini Agler perlukan untuk melawan musuh yang sangat mahir dalam seni bela diri.


[Mulai memasukan bakat...]


Tubuhnya mulai menghangat selama beberapa menit, setelah itu semua bagian tubuhnya terasa lebih fleksibel dari sebelumnya, ototnya juga lebih elastis dan memudahkannya untuk melakukan banyak gerakan bela diri.


Hadiah berikutnya...


[Renewal Taekwondo : Menguasai semua teknik beladiri taekwondo korea selatan seperti Tendangan 360 derajat, Baek Rok, Scissor, dll, dan juga membuat tuan rumah menguasai jurus tendangan asli Jin Mori yaitu Blue Dragon Kick dan Twin Dragon Kick]


[Apakah tuan rumah ingin mengintegrasikan?]


"Tentu sistem!"


Taekwondo yang mengesankan, hanya mengandalkan kaki dapat mudah mengalahkan lawan, bela diri seperti ini yang dibutuhkan Agler, tetapi dia juga butuh seni bela diri yang lain untuk melengkapi.


[Mulai mengintegrasikan...]


Otot kaki Agler memanas, seolah dia sudah melakukan latihan yang cukup lama, pengetahuan tentang semua jurus ditanamkan dalam kepala Agler, kemudian ototnya menyesuaikan dengan memori itu.


Proses ini berlangsung selama 5 menit, dan setelah itu menghilang, Agler merasakan kakinya menjadi lebih ringan, dan dia sepertinya bisa menggunakan jurus taekwondo yang ada di dunia dengan mudah.


Sekarang dia telah menjadi master Taekwondo, tidak ada satu orang pun di Aquater yang bisa mengalahkannya di jenis bela diri taekwondo.


Adapun hadiah terakhir, Agler segera melihatnya.


[Kecepatan Sonic : Membuat tuan rumah berlari dan bergerak secepat sonic. kecepatan Sonic dalam game dan komiknya mencapai kecepatan cahaya dan bahkan lebih. Sistem akan memberikan tuan rumah kecepatan Sonic di awal, yaitu kecepatan Sonic yang mendekati kecepatan cahaya. Kemampuan ini bisa berkembang jika tuan melatihnya atau meningkatkan dengan penyerapan energi matahari]


[Apakah tuan rumah ingin mengintegrasikan?]


"Integrasikan sekarang!" seru Agler dengan semangat.


Kekurangannya dalam kecepatan berlari terselesaikan, kecepatan mendekati cahaya sama seperti kecepatan terbangnya, dengan ini dia lebih mudah untuk menghajar musuh yang ada.


Bahkan dia bisa menciptakan jurus sendiri dari tendangan taekwondo jika memiliki kecepatan ini.


[Mulai Mengintegrasikan...]


Segera tubuhnya mulai mengalami perubahan, sel-sel bahkan molekul yang membentuk sel di dalam tubuhnya seperti dibanjiri dengan energi yang aneh.


Tubuhnya menghangat sementara waktu, dan perasaan itu memudar perlahan.


Agler mencoba meninju, dalam 0,001 detik dia bisa meninju ratusan kali.


"Keren sekali!" seru Agler dengan wajahnya penuh kegembiraan.


Itu bukan batasnya, Agler terus mencoba meninju lebih cepat dari sebelumnya.


Pada hasilnya dia bisa meninju ribuan kali dalam waktu 0,0001 detik.


Kombinasi dengan kekuatannya yang sudah mencapai beberapa Miliar ton, sungguh dirinya sudah sangat kuat sekarang.


Melihat sisa lotere, dia bimbang ingin memutarnya atau menyimpannya sementara.


Dia berpikir selama beberapa menit, dan ia memutuskan untuk me...


...----------------...


...Terima kasih sudah membaca bab ini!...


...Terima kasih banyak sudah memberikan dukungan pada novel pertamaku ini!...


...Arigatou Gozaimasu 🙇...