
Di tatapan banyak orang, Agler yang mengenakan jaket hitam dengan topeng yang menutupi wajahnya itu terbang menuju pasukan Chitauri yang sedang terbang menuju ke arah Agler.
Tempat pijakan kaki Agler muncul sebuah lubang yang dalam karena tekanan kuat dari kekuatan kaki Agler ketika terbang.
Orang-orang yang ada di sekitarnya tercengang tidak bereaksi, hingga akhirnya sebuah bunyi ledakan muncul di atas langit.
Boom!
Ketika semua orang melihat ke atas, mereka melihat banyak ledakan yang terbentuk di udara, tetapi bukan hal itu yang mengejutkan semuanya, melainkan terdapat seorang pemuda yang melayang di langit di antara gedung-gedung yang tinggi.
Mereka semua tidak tahu tentang Agler, mereka menganggap Agler pahlawan super yang tidak dikenal.
Di ketinggian, Agler mengulurkan kanannya ke depan dengan tangan yang lainnya masuk ke dalam saku.
Setiap Chitauri atau makhluk asing yang hendak menyerang di radius 100 meter dari Agler sebagai pusatnya, mereka langsung meledak tanpa sebab, seolah-olah diserang oleh kekuatan tak kasat mata.
Agler menggunakan kekuatan telekinesisnya untuk membuat perisai di sekelilingnya, itu tidak akan bisa ditembus oleh tembakan Chitauri.
Gerakan Agler yang besar dan ditampilkan secara langsung ke semua orang diperhatikan oleh para pahlawan super.
"Hei! Bisakah kalian beri tahu apa yang terjadi? Mengapa banyak ledakan terjadi di udara?" Tony yang sedang menyerang makhluk asing yang masib terus keluar dari portal dengan tembakan repulsor di telapak tangannya menyempatkan diri untuk menghubungi Natasha, Hawkeye, dan Captain America yang berada di pesawat S.H.I.E.L.D. membantu untuk membasmi para alien yang datang.
Segera Natasha merespons, "Ada seorang pria yang terbang di udara tanpa alat dan mesin, setiap kendaraan makhluk asing yang mendekatinya akan meledak, belum diketahui pasti identitas orang ini, tetapi sudah dipastikan ini seorang pria."
Mata Natasha masih mengamati sosok Agler yang dicerminkan di layar dalam pesawat, mereka juga memantau Agler sambil menyerang makhluk asing berdatangan.
"Pantau terus dia, aku akan mencoba berinteraksi dengan orang ini, siapa tahu orang ini datang membantu kita." Tony berniat untuk mendekati Agler, ia ingin memastikan secara langsung niat dan tujuan Agler.
"Baik, kami juga akan berusaha mengamankan warga kota!"
Tidak ada waktu untuk berinteraksi, meraka harus fokus menjalankan tugasnya sebagai seorang pahlawan.
Setelah itu, pesawat tempur buatan agen SHIELD itu meluncur dan membantai para makhluk asing yang ternyata sedang menyerang mereka juga.
Tony Stark dalam baju besinya pun sedang membuat kesempatan untuk bisa mendekati Agler, tetapi ia sedang sibuk dikejar oleh belasan makhluk asing yang terbang dengan kendaraannya masing-masing.
Setengah dari pasukan Chitauri yang masuk ke Bumi ingin menyerang Agler, sayangnya mereka tidak bisa bertahan 1 detik pun di dekatnya.
Merasa bosan dengan ini Agler segera berganti mode, ia menarik kekuatan telekinesisnya dan membiarkan para pasukan besar Chitauri menyerangnya.
Dalam beberapa detik kemudian, terdapat puluhan kendaraan terbang Chitauri yang melaju cepat di langit menuju dirinya.
Mereka semua tampak senang karena berhasil mendekati Agler di jarak kurang dari 50 meter, kendaraan yang mereka tumpangi tidak meledak seperti yang lain.
Tepat ketika mereka merasa akan berhasil membunuh Agler dengan senjata tembakan laser birunya, tiba-tiba sosok Agler yang terbang di depan mereka menghilang, digantikan oleh garis putih yang datang ke arah mereka.
Berikutnya, titik vital mereka terluka parah dalam waktu yang bersamaan tanpa memberi waktu untuk semuanya melakukan perlawanan.
Boom! Boom!
Kendaraan yang mereka tumpangi rusak dan jatuh ke bawah, tetapi sebelum kendaraan itu menghantam tanah dan menabrak orang-orang yang ada di bawah, sebuah makhluk hitam keluar dari tiap-tiap bayangan orang, kemudian makhluk itu melindungi orang-orang ini dari hantaman kendaraan.
[Bunuh 41 Chitauri, dapatkan + 82 Exp Bavdrago Sword!]
Semua puluhan mayat Chitauri yang memiliki beberapa anggota tubuh yang terbuat dari mesin ini terbang ke arah Agler dan melayang di depan Agler.
Melihat semua mayat masih utuh, Agler tersenyum seraya berkata, "Appear!"
Kemudian semua mayat Chitauri ini mengeluarkan sebuah asap hitam yang terbuat dari materi bayangan, sedikit demi sedikit asap hitam ini menelan seluruh tubuh mereka.
Selanjutnya, tubuh Chitauri yang mati hidup kembali dengan tubuh yang terbuat dari bayangan hitam yang padat dan cahaya ungu di matanya menyala tampak lebih garang dibandingkan tubuh normalnya.
Krrraah!
Mereka semua berteriak senang karena dibangkitkan kembali, jiwa mereka terbebas karena tidak terpaku oleh pesawat induk, mereka bahkan merasa lebih baik ketimbang sebelumnya, mereka secara alami mengakui Agler sebagai Tuannya.
Melihat sosok mereka yang jauh lebih baik, Agler merasa puas.
Namun, ia sadar bahwa mereka tidak memiliki senjata sama sekali.
Dengan begitu, Agler membuat senjata untuk mereka yang terbuat dari elemen gelap padat yang ketangguhannya tidak kalah dengan baja.
Begitu mereka melihat di tangannya terdapat senjata, mereka makin bersemangat dan siap untuk melakukan pertempuran.
[Shadow Chitauri Lv.1] Rank: Elite.
Sebuah informasi ditampilkan di atas kepala masing-masing dari mereka, hanya Agler yang bisa melihat.
"Lumayan, di awal kebangkitan sudah berada di Rank Elite." Agler mengangguk puas. "Kalau begitu, serang pasukan Chitauri yang masih ada dan bunuh mereka sekarang!"
Setelah mengatakan perintah itu, Agler tidak lupa untuk mengingatkan mereka untuk tidak membunuh sampai menghilangkan banyak anggota tubuh musuh, usahakan agar tetap utuh.
Pasukan bayangan Chitauri ini, Agler turunkan dengan cepat menggunakan kekuatan telekinesisnya.
Selanjutnya, Pasukan Bayangan Chitauri bergabung dengan pasukan bayangan lainnya yang muncul karena menyelamatkan manusia dari serangan Pasukan Chitauri.
Semua orang terkejut ketika bayangan mereka memunculkan sesosok makhluk hitam yang baik dan telah menolong mereka.
Banyak orang yang menganggap pasukan hitam ini sebagian dari tim pahlawan super, mereka belum tahu bahwa Agler pemilik semua pasukan bayang.
Setelah itu, Agler melesat cepat dan terbang menuju sosok merah yang meluncur cepat dengan di belakangnya diikuti oleh belasan Chitauri yang mengejar menggunakan teknologi kendaraan terbangnya.
Agler belum tahu bahwa adegan puluhan ribu pasukan bayangan yang muncul terekam oleh Agen SHIELD dan Hydra.
Walaupun Agler tahu, ia tidak akan peduli, ia bisa dengan mudah menghancurkan mereka jika dirinya diganggu dan diusik.
Bagi Agler sekarang, ia dengan mudah menghancurkan planet ini dalam satu gerakan penuhnya.
Namun, Agler tahu itu tidak akan mungkin dilakukan, sebab alam semesta yang Agler kunjungi sangat berbahaya, masih banyak eksistensi yang lebih kuat darinya.
Dengan pedang Bavdrago di tangannya, Agler menjatuhkan semua pasukan Chitauri yang mengejar Tony Stark yang ada di dalam baju besinya hanya dalam waktu beberapa detik saja.
Mengetahui ini, Tony Stark berhenti terbang dan mendarat dengan keren di atas atap salah satu gedung tinggi.
Postur pendaratannya masih sama, itu terlihat heroik.
Tentu saja Agler mengerti gerakan Tony dan ia juga mendarat dengan ciri khasnya, yaitu memasukkan tangan ke dalam saku jaket dan mendarat dengan tenang.
"Hei! Apa boleh aku mengetahui siapa dirimu?" Melihat Agler yang ikut turun di atas atap, Tony langsung bertanya dan membuka topengnya, ia terlihat santai dan ceroboh.
Mendengar ucapan Tony yang terdengar santai dan tidak takut, Agler tersenyum di balik topeng hitam yang terbuat dari kegelapan, dan ia menjawab, "Aku Saviorman, aku datang ke sini untuk menolong manusia."
"Saviorman? Aku belum pernah mendengar namamu, apa kamu baru debut?" Tony Stark merasa asing dengan nama julukan Agler, ia sama sekali belum pernah mendengar nama panggung ini.
"Tidak, aku sudah lama debut, tetapi aku belum sempat ke Kota New York."
Mereka berdua berinteraksi sambil berjalan mendekat satu sama lain.
Tony Stark tidak merasakan hawa yang jahat dari Agler, jadi ia masih mempertahankan sikap santainya walaupun ia sudah berdiri di depan Agler.
"Oh, begitu." Tony mengangguk. "Aku ingin bertanya, apakah kamu yang menyebabkan ledakan tadi dan menahan pasukan alien ini?"
"Ya, itu aku."
"Teman, terima kasih. Aku merasa terbantu, aku—"
Sebelum Tony menyelesaikan kalimatnya, mereka berdua tiba-tiba di kelilingi oleh puluhan Pasukan Chitauri yang terbang di atas kendaraannya, mereka siap untuk menembakkan laser kepada Agler dan Tony.
"Maaf, Teman. Tampaknya kita harus menahan obrolan dahulu, ada sekumpulan yang mengganggu, kita lanjutkan lagi nanti."
Selepas mengatakan itu, Tony memakai kembali topengnya dan terbang 1 meter dari atap sambil mengarahkan telapak tangannya ke kiri dan ke kanan.
Tony siap untuk menembakkan repulsornya dan mengalahkan mereka semua.
Tepat ketika Tony hendak melepaskan tembakan, sebuah adegan tidak terduga terjadi.
Sebuah suara nyaring dan ganas terdengar di antara mereka semua sehingga Pasukan Chitauri yang juga sudah siap untuk menyerang terkejut dan melihat ke bawah gedung.
"Sial!"