Savior System

Savior System
Bab 58 : Misi Tersembunyi Selesai


Melihat Hobgoblin dan para pasukan goblin di depannya.


Agler mengabaikan mereka, dan terus berjalan ke depan.


Tetapi para perempuan yang selamat yang ada di belakangnya ketakutan, mereka kembali mengingat peristiwa ketika mereka disiksa dan diperkaos oleh Goblin.


Sword Maiden berjaga-jaga, berdiri di depan wanita yang selamat.


"Jangan takut..."


"Mereka tidak akan melukai kalian, tetaplah berjalan di belakangku."


Setelah Agler mengucapkan itu, Sword Maiden yang sudah percaya dengan Agler karena efek dari Bakat Afinitas Lawan Jenis, membujuk wanita yang selamat ini untuk mengikuti ucapan Agler.


Karena bujukan Sword Maiden, mereka semua mengikuti Agler dan berjalan di belakangnya.


Kraaahhhh!


Grrr...


Hobgoblin yang melihat mereka tidak takut kepadanya, menjadi sangat marah.


Melihat pemimpinnya memberi tanda untuk maju, para pasukan Goblin berlari menyerang Agler dan lainnya.


Ada lima Goblin yang berlari mendekati Agler, tapi saat mereka berjarak 1 meter dari Agler, mereka semua perlahan meleleh menjadi saus daging.


Melihat Goblin yang meleleh, Sword Maiden tercengang lagi, dia ingin mengetahui kekuatan apa yang sebenarnya dimiliki pemuda ini.


Sword Maiden dan para wanita terus berjalan mengikuti di belakang Agler.


Para goblin tetap menyerang karena mereka masih belum yakin apa yang dilihatnya.


Semakin lama semakin banyak goblin yang mati meleleh karena mendekati Agler dan lainnya.


Jurus ini adalah perpaduan antara Mind Barrier dan Sihir api, Agler melepaskan Mind Barrier di sekitarnya pada jarak 1 meter lalu Sihir api melapisi bagian luar Mind Barrier dengan panas api yang panasnya melebihi 1 juta derajat celsius.


Kraaaaaahhhh...!


Mengaum dengan kencang, Hobgoblin sangat marah melihat pasukan Goblinnya tersisa sedikit.


Hobgoblin itu akhirnya maju sambil membawa pedang besar untuk menyerang Agler.


Pedang besar yang dia pegang adalah hasil rampasan yang dia ambil dari petualang gugur, yang telah dikalahkan oleh para pasukannya di sini.


Dia mengayunkan pedang besar itu ke arah Agler dengan cepat.


Dang!


Pedang besar yang Hobgoblin pegang terpantul kembali oleh dinding Goa.


Melihat Hobgoblin bodoh ini, Agler menggelengkan kepalanya.


Kemudian Agler mengaktifkan Mata kiri Tenseigannya, dan menarik Hobgoblin itu ke arahnya.


Argghhhh!


Hobgoblin berteriak memberontak, dia berusaha untuk keluar dari hisapan ini.


Namun sayang, kekuatan tarikan Agler jauh ratusan juta kali lebih kuat dari kekuatan Hobgoblin ini, genggaman pada batu Goa yang dia pegang langsung hancur.


Pasukan Goblinnya yang tersisa ikut ditarik oleh Agler.


Mereka semua terbang menuju Agler dengan cepat, Hobgoblin menyentuh jarak 1 meter Agler, dan kemudian dia meleleh menjadi saus tartar lalu menguap menjadi ketiadaan.


Tidak terkecuali para pasukan goblinnya mereka menguap di udara setelah mendekat dengan Agler.


Sword Maiden masih terkejut melihat ini berkali-kali, dia masih terpesona dengan kekuatan Agler, tanpa usaha banyak dia bisa membunuh puluhan Goblin dan satu Hobgoblin dengan mudahnya.


Beberapa saat, mereka akhirnya keluar dari Goa ini.


Melihat hutan dengan pohon besar yang mengelilingi mereka, para wanita yang selamat langsung bersyukur mereka masih bisa menghirup udara segar lagi dalam hidup ini.


Mereka sudah pasrah dengan kehidupan setelah lama disiksa oleh para goblin.


Tidak menyangka mereka masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidupnya.


Para wanita yang selamat sangat berterima kasih kepada dua orang ini yaitu Agler dan Sword Maiden remaja yang sudah menyelamatkan mereka.


Agler kemudian menggali belasan lubang di tanah dengan sihirnya, lalu mereka mengubur mayat wanita ini satu persatu.


Para wanita menangis sambil mengubur mayat wanita yang tidak selamat nyawanya.


Suasana berubah menjadi sangat sedih.


Sword Maiden bersama wanita yang selamat berdoa untuk mereka yang telah meninggal.


Setelah itu, Agler menimbun Goa dengan sihir tanahnya, dia tidak ingin Goa ini kembali menjadi sarang Goblin di lain waktu.


[Ding! Selamat kepada tuan rumah telah menyelesaikan misi tersembunyi sistem!]


[Hadiah telah diberikan!]


Setelah selesai Agler membawa mereka semua terbang menuju tempat RV-nya tinggal.


......................


"Onee-san, kapan Nii-san kembali pulang?"


Goblin Slayer yang duduk dipangkuan kakaknya bertanya kepada kakak perempuannya.


"Tidak tahu, tapi yang pasti kita harus menunggu Nii-san kembali ...."


"Aku yakin tuan petualang akan kembali lagi."


Kakak tertua dari tiga perempuan bersaudara berkata dengan sangat yakin bahwa Agler akan kembali tidak akan lama lagi.


Seperti yang mereka harapkan, Agler mendarat di depan mobil RV bersama 6 perempuan di belakangnya.


Sword Maiden yang masih remaja penasaran dengan RV Agler yang terpampang jelas di depannya.


Mengitari RV melihat-lihat seluruh badan mobil RV ini.


Agler mengembalikan Dua Golem yang ada di dalam tanah masuk ke dirinya sendiri.


"Ayo kita masuk ke dalam!"


"Masuk?"


Dia melihat Agler berjalan dan membuka pintu RV lalu masuk ke dalamnya.


"Tunggu aku!"


Sword Maiden dan para wanita yang selamat mengikuti Agler dan masuk ke dalam mobil RV.


.....


Di dalam RV, Sword Maiden melihat ruangan yang terlihat aneh tetapi sangat rapih dan bersih, lalu dia melihat ada 5 wanita, 1 laki-laki dan 1 anak laki-laki di dalamnya.


"I-ini?"


Sword Maiden remaja terkejut melihat ini, dan bertanya gagap kepada Agler.


"Kita semua ingin pergi ke kota, tapi aku harus mengantarkan kalian ke rumah kalian masing-masing."


Agler menjelaskan tujuannya, dan berniat mengantarkan para wanita selamat ini ke desa-nya masing-masing.


Sword Maiden mengerti lalu mereka semua berkenalan satu sama lain, Kakak GS dan kakak tertua terlihat berbeda ketika melihat Sword Maiden remaja ini, dia berdua bisa merasakan krisis bahwa tidak akan lama lagi Agler akan diambil oleh gadis ini.


Suasana diantara mereka bertiga menjadi aneh, Sword Maiden remaja bingung ketika melihat mereka berdua menatap sinis kepadanya, padahal dia tidak berbuat apa-apa.


"Cuci tubuh kalian terlebih dahulu di kamar mandi bergantian, kalian bisa bertanya cara menggunakan benda yang di kamar mandi kepada wanita ini."


Wajah para wanita ini terlihat kotor, dipenuhi noda


debu dan tanah, Agler menyuruh mereka untuk mandi terlebih dahulu, dan meminta kakak tertua untuk memandikan mereka.


Mendengar ini, kakak tertua mengangguk lalu mulai memandikan mereka dan menjelaskan benda seperti sabun digunakan untuk apa dll.


Agler menghabiskan 2 Savior Coin untuk membeli 30 Burger Mekdi dan ratusan botol Air putih.


Membagikan Burger kepada mereka untuk sarapan siang ini.


Karena semua wanita yang dia selamatkan belum memakan sarapan pagi.


Dia melihat mereka semua yang bingung, dan hanya menatap burger di tangannya, Agler lupa bahwa orang di sini tidak tahu burger jadi dia memberitahu cara memakan burger ini pada mereka.


"Enak sekali~"


"Roti apa ini? kenapa lezat sekali~"


"Waaa~"


Agler menggelengkan kepala tanpa daya, ekspresi mereka ketika memakan burger terlalu berlebihan.


Duduk di kursi pengemudi dan melanjutkan perjalanan kembali menuju rumah paman Cow Girl.


......................


"Terima kasih sudah menyelamatkan dan mempulangkan anakku kembali ke sini!"


Wanita yang terlihat tua tetapi tubuhnya masih terlihat muda, dia adalah orang tua dari perempuan atau wanita yang diselamatkan tadi.


Ini adalah wanita terakhir yang Agler antarkan ke desa masing-masing.


Setelah berpamitan kepada orang tua dan wanita ini, mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah paman cow girl.


Sword Maiden ikut perjalanan mereka ke kota air karena dia kebetulan tinggal di sana, dan sekaligus dia ingin melaporkan misi guild membasmi goblinnya sudah selesai di sana.


Setengah jam berlalu, mereka akhirnya sampai di depan halaman rumah paman Cow Girl.


"Apa itu paman?"


"Ada sesuatu yang besar di luar!"


Cow Girl kecil bertanya sambil menunjuk ke arah luar rumah.


Paman Cow Girl segera melihat ke arah yang ditunjuk cow girl kecil.


"Benda apa ini?!"


Paman cow girl bergegas keluar rumah untuk melihat benda besar yang belum pernah dia lihat.


Cow girl kecil mengikuti pamannya keluar, dan memandang benda panjang dan besar itu.


Pintu RV perlahan terbuka, satu pria dan satu wanita keluar dari RV.


Mata Cow girl berbinar setelah melihat dua orang ini, ternyata mereka adalah orang tuanya.


"Ayah ibu!!!"


Cow Girl berlari menuju orang tuanya.


Orang tua Cow Girl memeluk anaknya dengan erat, mereka bertiga berpelukan dan tersenyum bahagia.


Kakak perempuan GS, Goblin Slayer kecil dan Sword Maiden remaja yang sudah keluar dari mobil juga ikut merasa bahagia melihat orang tua dan anak bertemu.


Agler menghampiri lalu menyapa Paman Cow Girl dan dia meminta izin untuk menginap semalam di rumahnya.


Mendengar permintaan izin dan alasan Agler ingin menginap, Paman Cow girl mengizinkan mereka untuk tinggal di sini dalam satu malam.


Besok pagi Agler berencana untuk melanjutkan perjalanan menuju kota air untuk mencari ras Rhea yang menjadi guru Goblin Slayer.