
"Benda besi apa itu?"
"Aku juga tidak tahu benda apa itu, yang aku tahu barang ini milik Sang Petualang!"
"Woahh aku belum pernah melihat ini seumur hidupku!"
"Hmmm besi kotak ini memiliki fungsi apa ya?"
Para penduduk desa berkumpul di depan rumah Goblin Slayer, mereka sedang melihat mobil Lamborghini Urus yang Agler beli dari Mall Sistem, Agler bersama Goblin Slayer serta kakaknya sedang mengumpulkan barang-barang mereka berdua seperti baju dan perlengkapan harian ke tengah ruangan rumah.
"Nii-san, Paman dan bibi ingin ikut bersama kita, apakah boleh?"
Paman bibi yang dimaksud oleh Goblin Slayer adalah orang tua temannya yaitu cow girl.
Karena Agler memberitahu Goblin Slayer dan juga kakaknya, mereka akan pergi siang ini ke kota air melewati kota yang berdekatan dengan rumah paman Cow Girl.
Goblin Slayer memberitahu paman dan bibinya karena mereka sudah dekat seperti keluarga, dan ketika ayah dan ibu cow girl mendengar ini, mereka ingin ikut bertemu cow girl anaknya.
"Boleh saja, panggil mereka ke sini."
"Oke Nii-san!"
Dia berlari menuju rumah Orang tua Cow Girl.
"Kemana dia pergi?"
kakak perempuan GS yang sedang memeriksa barang, bertanya kepada Agler setelah melihat adiknya keluar rumah.
"Dia pergi untuk memanggil paman dan bibi ke sini."
"Paman dan bibi? apakah itu orang tua teman perempuannya?"
Agler mengangkat bahunya.
"Semua barang sudah selesai dikumpulkan?"
"Sudah, semuanya ada di sini."
"Oke biarkan aku yang bawa barang ini."
Baju dan barang-barang di lantai langsung melayang dan terbang, Agler berjalan keluar rumah sambil berpegangan tangan dengan Kakak GS, Barang-barang di belakang mengikuti dari belakang.
Setelah mereka berdua keluar rumah, banyak penduduk desa yang mengerumuni mobil, terlihat penasaran dengan mobilnya Agler.
"Lihat! ada diriku di benda sekecil ini!"
"Dimana? aku mau lihat!"
Mereka belum pernah melihat kaca sejernih ini yang bisa merefleksikan dirinya sendiri, terlalu aneh benda se-modern ini muncul di peradaban pertengahan.
Orang-orang juga akan beranggapan benda ini adalah benda sihir yang ajaib, karena mereka belum mengerti teknologi yang ada di dalamnya dan hanya bisa beranggapan ini adalah benda sihir.
"Kamu yakin benda besi yang besar ini bisa membawa kita dan barang barang?"
Kakak perempuan Goblin Slayer berbisik di telinga Agler.
"Percayalah pada suamimu~"
Agler tersenyum menggoda kepada Kakak GS.
"Siapa yang bilang kamu suamiku~"
Kakak perempuan Goblin Slayer itu tersipu lagi, dan memukul Agler penuh cinta.
Keinginan untuk mengumpulkan para dewi di sepuluh ribu dunia muncul di pikiran Agler.
[Ding!]
[Sesuai dengan Keinginan Tuan Rumah Untuk Membuat Harem]
[Sistem Membantu Tuan Rumah Untuk Mewujudkan Keinginannya!]
[Sistem Memberikan Paket Hadiah Kepada Tuan Rumah]
[Apakah Membuka Paket Hadiah?]
Agker tidak sengaja mendapatkan reward dari Sistem hanya karena keinginan membuat harem.
Dia bingung dengan sistem, apakah sistem ini merupakan gabungan dari banyak sistem, atau sistem terkuat.
Entahlah, yang penting dirinya menjadi lebih kuat setiap harinya, tidak perduli sistem itu masuk jenis sistem apa.
"Buka Paket Hadiah!"
Agler tidak sabar melihat isi yang ada di paket hadiah.
[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Istana Dewi!]
[Istana Dewi : Bangunan yang diperlukan untuk membuat harem. Dewi dari dunia apapun yang telah ditaklukkan dapat tinggal di Istana Dewi. Efek arsitektur: Setelah nama dewi dapat ditemukan di Kolom Dewi pada panel Atribut, dewi dapat tetap muda selamanya, penampilannya tidak akan menua, dan dia akan menyerahkan tekadnya yang tidak masuk akal kepada tuan rumah]
[Nama Dewi yang Diperoleh]
[1. Adena Jharna]
[2. Rem]
[3. Kakak GS]
Agler terbelalak kaget, sistem benar-benar membantu mewujudkan keinginannya.
Masih belum paham apa yang dimaksud dengan Istana Dewi, apakah itu ada di suatu tempat di Aquater atau di planet lain.
[Istana dewi ada di suatu tempat yang sistem buat di kehampaan dan tidak ada akan yang datang selain tuan rumah]
[Tuan rumah hanya perlu memfokuskan pikiran seperti tuan masuk ke dalam ruangan binatang psikis!]
Agler memfokuskan pikirannya kepada Istana Dewi.
Setelah beberapa waktu, dia membuka matanya dan dia sudah ada di sebuah pula yang sangat luas, terdapat pegunungan, gunung, laut sungai danau, hutan yang hijau, padang rumput dan gunung yang bersalju, air terjun.
Selain itu, terdapat beberapa bangunan, seperti kastil eropa dan barat, taman bunga sakura, Rumah pohon Elf, Villa dan di tengah pulau terdapat istana besar yang megah dan terlihat mewah.
Tempat ini lebih dari cukup, wanita Agler pasti akan senang melihat ini, semua kebutuhan keindahan wanita semua terpenuhi di sini.
[Selamat Tuan Rumah Anda Mendapatkan Bakat Afinitas Lawan Jenis!]
[Bakat Afinitas Lawan Jenis : Meningkatkan kesukaan pada pandangan pertama wanita kepada tuan rumah, dan meningkatkan kesan baik terhadap tuan rumah]
Dia mendapatkan hadiah lagi dari sistem yang baik hati ini, Agler penasaran apakah dirinya memiliki darah dari seorang kaisar eropa atau kaisar jepang, keberuntungannya sungguh sangat baik.
Selama ada bakat ini dia bisa mendapatkan wanita dengan mudah, sepertinya menciptakan harem akan terasa semakin mudah.
Agler menarik kembali dirinya ke dunia Goblin Slayer.
Kakak perempuan GS mencari-cari Agler yang tiba-tiba menghilang entah kemana, dia panik sekarang.
Berlarian ke setiap sudut rumah tetapi tidak menemukannya, akhirnya dia kembali keluar rumah dengan pasrah.
Tetapi saat dia keluar rumah dia melihat Agler yang berdiri di sana, dia berlari lalu memeluk Agler dari belakang dengan erat.
Agler merasa seseorang sedang memeluk dirinya, ternyata wanitanya sendiri yaitu Kakak Gs.
Melihat tangannya memeluk dia sangat erat, rasa bersalah muncul di hati Agler, dan juga sekarang dia tahu ternyata berbeda dengan ruang binatang psikis.
Istana Dewi juga sekaligus memindahkan tubuhnya ke dalamnya, tidak seperti ruang binatang psikis yang hanya memindahkan kesadarannya tanpa fisiknya tetapi dia masih bisa menggunakan kekuatannya di sana.
Kakak perempuan GS mengeluarkan air mata terisak nangis dan itu membasuhi hoodie Agler, dia sangat tidak ingin Agler tiba-tiba menghilang seperti tadi, dia ingin bersama Agler selamanya dan mengikutinya kemanapun dia pergi.
Efek dari Istana Dewi sudah bekerja kepada 3 wanita yang sudah ditaklukkan Agler.
"Aku di sini sayang, selalu ada untukmu, simpan air matamu jangan kau buang-buang seperti itu."
Mendengar kata-kata Agler, kakak GS melepaskan pelukannya, lalu dia ingin menyeka air matanya, tetapi sudah didahului oleh Agler yang sedang menyela air matanya sekarang.
"Ummm~"
Dia merasa malu sekarang, memikirkan perbuatannya tadi dia merasa ingin menggali lubang untuk dirinya bersembunyi.
Memandang kecantikan yang sekarang memiliki pipi merah, Agler tidak tahan untuk tidak mencium keningnya.
"Eh~"
Pipinya semakin memerah setelah Agler menciumnya, uap panas keluar dari pipi merahnya.
"Hahaha lucu sekali kamu..."
Agler tertawa melihat kakak perempuan GS seperti ini.
"Nii-san! Onee-san tidak apa-apa kan?"
Tiba-tiba suara GS kecil datang dari belakangnya, Agler menoleh kebelakang dan melihat GS kecil kembali bersama sepasang suami istri, suami itu membawa kantung kain putih yang berisikan barang-barang mereka.
"Tidak apa-apa, hanya sedikit kepanasan karena cuaca hari ini..."
"Ouhhh~"
GS kecil mengerti, Orang tua Cow Girl datang menghadap Agler, lalu membungkuk hormat.
"Terima kasih sudah menyelamatkan desa ini tuan petualang!"
"Sudah-sudah, tidak perlu membungkuk, dan berterima kasih seperti itu."
Agler sebenarnya tidak mau orang membungkuk hormat seperti itu, kesannya dia seperti orang yang dipuja layaknya tuhan.
Membangunkan kedua orang tua itu dari keadaan membungkuk, lalu tersenyum dan bertanya, "Kata Anak ini kalian ingin pergi ke kota bersama kami?"
Pria atau suami perempuan itu, menjawab, "Betul tuan petualang, kita berdua ingin pergi ke rumah adik saya yang ada di dekat kota, dan anak saya yang perempuan juga ada di sana."
Agler mengerti, dan dia mengizinkan mereka berdua untuk pergi bersama.
Melihat barang-barang yang jatuh di lantai, ditutupi debu dan pasir, Agler membersihkan barang-barang Goblin Slayer menggunakan sihir anginnya.
Menoleh ke ayah cow girl, dan menyuruhnya untuk menyimpan barangnya di bagasi mobil.
Membuka bagasi, meletakkan barang-barang Goblin Slayer kecil dan barang orang tua Cow Girl di sana.
"Waaaa lihat itu, aku belum pernah melihat ruangan seperti ini!"
"Ada tempat duduk yang terlihatlah mahal!"
"Sepertinya terbuat dari kain yang tebal, tetapi berbeda juga."
Para penduduk mengintip interior mobil, mereka belum pernah melihat ini.
Agler menggelengkan kepalanya tanpa daya, beginilah hidup di abad pertengahan eropa.
"Ayo kita masuk!"
Agler membukakan pintu depan untuk wanitanya, setelah itu dia membukakan pintu belakang untuk orang tua Cow girl dan GS Kecil.
Sekarang mereka semua sudah siap meninggalkan desa.