Savior System

Savior System
Bab 39 : Memusnahkan Draith Pt 04


Sudah hampir 5 jam Agler berjemur berbaring di permukaan Matahari.


Agler sedang menikmati perasaan nyaman dari panasnya matahari yang menusuk tubuhnya, perasaan nyaman ini seperti dia sedang berada dipelukan Ibunya.


Energi matahari terus menempa dirinya menjadi lebih kuat dari detik sebelumnya.


[Ding!]


Suara sistem terdengar di telinga Agler.


"Yo! baru muncul nih sistem?"


[Tugas Sistem Dikeluarkan!]


[Tugas : Musnahkan Pasukan Draith di langit Kota New York]


[Deskripsi : Satu jam kemudian 12.5 Juta Draith kembali datang di atas kota New York, Tuan rumah diminta untuk memusnahkan mereka tanpa sisa dan menyelamatkan warga disana]


[Hadiah : 3x Tiket Lotere]


[Hukuman Kegagalan : Seperempat dari populasi manusia musnah]


[Bunuh : 0/12.500.000]


[Apakah Menerima Tugas?]


"Masih Draith?"


"Gua kira udah habis!"


"Terima Tugas!"


Agler menerima tugas sistem dengan penuh semangat dan percaya diri.


Melesat cepat menuju planet terdekat dari matahari yaitu Merkurius.


17 Menit kemudian Agler sampai di Planet Merkurius.


Terlalu memakan waktu jika dia hanya terbang cepat sampai ke Aquater, kemudian Agler meminta Great Red membukakan portal menuju atmosfer Aquater.


......................


Agler berdiri di atas salah satu gedung Kota New York, lalu dia melihat ke bawah banyak sekali manusia yang sedang berjalan di sekitaran kota.


Melihat kedamaian ini, Agler berjanji tidak akan membiarkan kedamaian di dunia ini dimusnahkan oleh siapapun.


Memerintahkan Jarvis seperti biasa untuk memberi pesan peringatan kepada pemerintah Amerika yang sedang bekerja di Gedung Putih Washington.


Memandang langit yang cerah memancarkan sinar ke arah kota, tak terasa waktu mengalir begitu cepat hanya tinggal 3 menit sebelum pasukan Draith datang.


Melihat kota yang perlahan kosong, para tentara AS dan polisi sedang mengevakuasi warga dari kota New York.


Kota yang sebelumnya ramai menjadi sepi seperti kota mati yang tidak ada satu pun penghuninya.


Segera Agler menjentikkan jarinya, Terrain of earth dengan luas 20 km terbentuk seketika pada ketinggian 300 meter dari Gedung tertinggi di New York.


Dia menamakan jurus medan tanah ini dengan sebutan TOE yaitu Terrain of Earth, jurus yang menggunakan kekuatan pikiran dan sihir tanah membentuk medan tanah yang sangat luas.


Author asal menebak jurus Agler di episode sebelumnya.


Dengan kekuatan pikirannya, dia menerbangkan dan juga membuat Terrain of Earth bisa melayang di atas kota New York.


Perlahan dia menggunakan kekuatan pikirannya lagi untuk membentuk Mind Barrier dengan ketinggian 3 km dari permukaan TOE.


Tentara Amerika segera meluncurkan helikopter tempurnya menuju kota New York, dan Awak media juga ikut menerbangkan helikopternya untuk meliput langsung kejadian yang terjadi.


Seluruh orang menonton berita live tersebut menantikan pertempuran yang akan terjadi antara Saviorman dengan musuhnya kali ini.


Pencarian tentang Saviorman semakin memanas di internet, hampir 10 trends topic teratas di isi oleh berita Saviorman.


"Baju gua bagus ga?" tanya seorang pemuda yang sedang nongkrong di pos ronda bersama lima temannya.


Lima temannya langsung melirik bajunya, dan mereka melihat sablonan gambar Saviorman di depan baju temannya.


"Gambar apaan tuh?" tanya salah satu temannya.


"Saviorman , masa lu pada kaga tau dah!"


"Kaga tau gua, emang siapa dah dia?"


"Bego bat sih lu, nih liat hape gua!" pemuda yang memakai baju bergambar Saviorman, menyodorkan handphone-nya kepada teman-temannya.


Menatap handphone pemuda itu, mereka semua melihat isi layar handphonenya.


"Maksud lu Saviorman itu anjing lagi berkembang biak?"


"Eh?"


Pemuda itu melihat lagi layar handphonenya dan melihat sebuah video anjing sedang bersetubuh.


Dia ternyata salah menekan video, kebetulan pemuda itu seorang Furry garis kerad, dan suka mengkoleksi hewan bersetubuh.


Pemuda yang sangat SUS sekali.


"Sorry gua salah pencet, nih maksud gua yang ini!"


Di layar handphonenya sedang menayangkan berita live BBW News yang sedang meliput medan tanah yang ada di atas kota New York.


"Kota mengapung kah?"


"Bukan anjir! ... itu salah satu kekuatan dari orang yang ada di baju gua yaitu Saviorman!"


"Wah yang bener lu?"


"Yah ga percaya lu semua, mending kita nobar!" ajak pemuda itu.


"Oke!"


Mereka semua menonton siaran langsung itu dengan seksama dan serius.


Pada saat ini, Agler yang sedang duduk di singgasana es-nya menunggu kedatangan jutaan Draith.


10 detik tersisa, Draith akan muncul sebentar lagi.


5 detik ....


3 detik ....


2 detik ....


1 detik ....


Satu portal hitam besar dengan ukuran yang masih sama dengan portal sebelumnya yaitu 100 meter, tiba-tiba muncul di tengah Terrain tanpa adanya tanda retakan ruang seperti portal-portal sebelumnya.


Pasukan Draith keluar dari portal itu, lalu mereka meloncat dan mendarat di tanah.


Pemandangan itu seperti air terjun yang jatuh ke bawah.


Setelah semua Draith keluar, dua portal dengan ukuran yang sama muncul di kedua sisi portal yang pertama kali muncul itu.


Jutaan Draith mengalir keluar dari dua portal itu.


Setelah Draith terakhir keluar, kedua portal itu mengecil perlahan lalu menghilang.


Portal yang berada di tengah terrain anehnya belum menghilang.


Agler menatap Portal itu dengan santainya, seolah-olah dia tidak perduli sosok apa yang akan keluar dari portal itu.


Merasakan momentum yang kuat dari portal itu, sesosok Draith yang besar menampakkan dirinya lalu keluar dari portal itu.


Draith ini berbeda dengan yang lain.


Tinggi Draith ini sekitar kurang lebih 20 meter, memiliki dua kepala seperti banteng, ada satu tanduk di setiap kepalanya.


Draith biasa memiliki sepasang tanduk di kepalanya.


Bagian atas tubuhnya besar dan berbentuk layaknya manusia, perutnya buncit tidak berotot seperti Draith yang biasa.


Dua tangan yang besar memegang senjata mace dengan panjang 15 Meter diselimuti energi aneh berwarna merah.


Bagian bawah tubuhnya seperti tubuh bagian belakang badak dengan empat kakinya yang agak pendek dan kokoh.


Terlihat seperti Centaur manusia dengan bagian tubuh bawahnya adalah tubuh kuda.


Draith ini adalah Draith terkuat kedua di rasnya, dan dia memiliki nama yaitu Drithaur.


Drithaur keluar sepenuhnya dari portal itu, pada saat itu juga Portal terakhir menghilang dari Aquater.


Para Draith segera menghindar memberikan ruang untuknya, jika tidak, mungkin mereka bisa mati terinjak olehnya.


Setelah keluar dari portal, Drithaur bisa merasakan aura yang sangat kuat dari sosok yang jauh di ujung Terrain, yang sebanding dengan pemimpinnya yaitu Czar Draith.


Graaaaaahhhhhhhhhh....!!!


Drithaur mengaum dengan kencang ke arah sosok itu.


Agler mengangkat alisnya setelah melihat Drithaur mengaum.


Terlihat aneh jika dipandang tetapi dia bisa merasakan momentum yang kuat dari Drithaur.


Menarik minatnya terhadap makhluk satu ini, tetapi Agler terlalu malas bergerak untuk melawan para Draith ini.


Melambaikan tangan kanannya ke depan, menghabiskan 2 juta mana untuk membentuk 20 Golem setinggi 15 meter.


10 Golem terbuat dari dua elemen sihir yaitu tanah dan api dan Agler menyebutnya FlameGolem.


FlameGolem berbentuk seperti golem yang kalian tahu, seluruh tubuhnya terbuat dari tanah terlihat lebar dan besar, tetapi di dadanya terdapat Bola Api sebagai penggeraknya.


Dan 10 Golem terbuat dari elemen tanah dan petir Agler menamakan Golem ini dengan nama ThunderGolem.


Berbeda sekali dengan Flame Golem yang besar dan lebar, ThunderGolem ini memiliki tubuh yang ramping, seluruhnya terbuat dari tanah.


Tetapi di kedua telapak tangan ThunderGolem terdapat Bola petir berwarna kuning yang menyala-nyala.


Kedua jurus ini Agler ciptakan saat dia bosan di rumah, dan dia iseng menciptakan jurus ini di ruang binatang psikisnya.


Agler menghiraukan peringatan Sistem saat pertama kali datang di ruang binatang psikisnya.


Dan bereksperimen dengan kekuatannya yang dia dapatkan di sana.


10 Golem ini berbaris menyamping membentuk busur panah yang melengkung di depan Agler.


Mereka siap maju bertempur melawan Draith.