Savior System

Savior System
Bab 69 : Ancalagon VS Buraki


Ancalagon menatap Buraki dengan tatapan yang merendahkan, kemudian dia mengaum ke arah Buraki yang masih melilit di gedung US Bank.


Gruoaaahhh....!


Merasa terprovokasi oleh makhluk di depannya, Buraki membalas raungan Ancalagon.


Kraaahh....


Auman Buraki terdengar lebih kecil dan tidak sekuat raungannya Ancalagon.


Agler mengerenyitkan dahinya setelah melihat dua makhluk besar saling berteriak ini, semakin dilihat semakin dia menjadi kesal karena melihat pemandangan monster besar ini.


Bayangkan saja, selama tiga menit dia menunggu mereka akan bertarung, tapi mereka berdua hanya saling mengaum satu sama lain.


Karena tidak sabar, dia menggunakan kekuatan pikirannya untuk melepaskan lilitan Buraki pada gedung yang dia panjat.


Dalam tatapan semua orang yang tercengang, dia langsung membawa terbang Buraki ke atas langit yang tinggi.


Mengepakkan sayapnya, Ancalagon mengikuti Agler terbang lebih tinggi di langit.


Semua pilot sudah lama tercengang, Para perwira tinggi yang ada di Markas juga tercengang ketika melihat pemandangan ini dari monitor pengawasan rahasia, mereka semua tidak pernah berfikir atau menyangka kalau Agler bisa memanggil seekor Naga hitam yang besar itu.


Ditambah juga, dia membawa ular besar tanpa dipegang secara langsung, sesuatu hal yang tidak masuk akal bagi orang biasa jika bisa melakukannya.


Hingga akhirnya mereka berkesimpulan bahwa Agler adalah seorang superhero yang ada di komik tahun 70-an.


Otak mereka semua tidak berfungsi sementara, apa yang mereka lihat sekarang sangatlah tidak masuk di akal sehat.


Superhero yang mereka yakini sebagai fiksi belaka, sekarang benar-benar muncul di depannya.


Pada saat ini, Dua helikopter tempur tadi perlahan mengikuti Agler dan yang satunya menjemput Ethan dan Sarah,


Dua Helikopter berjaga jarak dengan Agler yang membawa Buraki, waspada terkena serangan tiba-tiba dari Buraki dan juga Ancalagon.


Buraki meraung di udara, tubuhnya menggeliat hebat, dan berusaha keluar dari cengkeraman sesuatu yang tidak terlihat.


Merasa sudah cukup tinggi, Agler mengaktifkan sihir tanahnya yaitu Terrain of Earth.


Dia membuat Arena pertempuran yang terbuat dari tanah dan melayang di langit Kota Los Angeles.


Serpihan dan bongkahan tanah keluar dari lingkaran sihir yang ada di telapak tangan kiri Agler.


Tanah saling melengkapi dan menyatu, membentuk medan tanah yang setiap detiknya semakin meluas.


Pemandangan ini membuat semua orang terpesona.


Dalam beberapa kedipan mata, Terrain of Earth Agler telah selesai terbentuk.


Luas medan tanah sekitar 10 kilometer, berbentuk lingkaran yang besar, dan tepi medannya Agler buat pembatas yang setinggi 2 kilometer yang terlihat seperti arena pertarungan zaman Romawi kuno yaitu Colosseum.


Orang-orang yang ada di jalanan kota Los Angeles menghadap ke atas, mereka bisa melihat yang sebelumnya terdapat langit cerah dia atas kepala mereka, sekarang telah hilang dan digantikan dengan sebuah pulau yang tiba-tiba muncul dan melayang di atas kota mereka.


Itu membuat kota menjadi gelap dalam sekejap, karena sinar matahari terhalang oleh Terrain of Earth yang sangat luas.


Orang-orang terkejut dan tidak percaya, beberapa kali mereka mengucek matanya, tetapi pemandangan yang ada di langit tidak berubah dan tetap sama.


Mereka mencubit satu sama lain untuk membangunkan dirinya yang dikira sedang bermimpi, ternyata terasa sakit, yang artinya mereka sedang tidak bermimpi.


Terrain of Earth Agler terbentuk sempurna, Agler melemparkan Buraki ke dalamnya.


Kemudian Ancalagon turun di Terrain of Earth, berhadapan dengan Buraki yang ada jauh di depannya.


Mereka siap bertempur kapan saja.


Helikopter tempur dan helikopter tv swasta mengelilingi Terrain of Earth milik Agler.


Para media berita meliput peristiwa ini ke seluruh dunia.


Mereka semua yang menonton ini di televisi terpesona dan terkejut tidak percaya, terutama penduduk Korea yang mengetahui ular naga besar ini.


Sebagian orang korea mengetahui ular naga yang muncul di televisinya.


Itu adalah Imoogi, makhluk yang berasal dari mitologi mereka, tetapi saat melihat berita sebelumnya, mereka semua tidak begitu menghormati.


Karena Imoogi yang mereka lihat sekarang pada kaca televisinya, adalah Imoogi yang jahat yang menghancurkan kota.


Mereka mendukung keras Naga Barat untuk mengalahkan Imoogi jahat ini.


....


Melihat mereka yang siap bertarung, Agler segera menciptakan singgasana es-nya di tepi arena pertempuran, kali ini singgasananya terlihat berbeda, Agler menambahkan aksesoris yang dilapisi dengan berlian ungu yang indah.


Agler berjalan, lalu duduk di singgasananya, dia seketika terlihat mendominasi, juga terlihat seperti orang bangsawan dari dunia lain yang berkuasa.


Dia mengingat kembali film yang dia tonton dulu, dan baru ingat bahwa Buraki mempunyai tentara monster yang akan menyerang kota ini.


Menjentikkan jarinya, dia langsung membuat total 100 golem dari tiga elemen yang berbeda.


Kemudian ia membagi menjadi dua jenis Golem dari 100 golem yang dia buat, yaitu jenis yang bertarung di darat dan di udara.


Dalam beberapa menit, dia membuat 35 FlameGolem dan 35 KrystalGolem yang akan bertarung di darat, memiliki tinggi kira-kira 15 meter.


Lalu, sisanya 30 WindGolem yang memiliki sayap badai, untuk bertempur dengan pasukan Buraki yang terbang, WindGolem ini memiliki tinggi 9 meter dan lebar sayap hampir 20 meter.


Setelah itu WindGolem sedikit demi sedikit mengangkut FlameGolem dan KrystalGolem untuk turun ke kota.


Pemandangan ini sekali lagi dilihat oleh seluruh dunia.


Dalam hati mereka semua, dia tidak pernah menyangka bahwa di dunia ini ada seorang manusia yang mempunyai kekuatan semacam itu.


Saat ini, semua Golem telah dikerahkan untuk menunggu tentara Buraki datang dan melawan para pasukan Buraki yang menyerbu kota Los Angeles.


Kembali ke arena pertempuran antara Ancalagon melawan Buraki, mereka sepertinya akan menyerang, tetapi masih menunggu waktu yang tepat.


Saat berikutnya, Buraki merayap sangat cepat menuju Ancalagon.


Tentara Atrox Buraki yang terdiri dari monster humanoid memakai armor lapis baja, lalu ada yang menunggang monster seperti dinosaurus jenis theropoda, naga kecil yang menyerang melalui udara, dan juga monster yang sangat besar hampir sama dengan tank, monster besar itu membawa senjata rudal peluncur di punggungnya.


Semua Monster itu mulai menyerang kota, tetapi semuanya sudah siap untuk bertempur, para golem bekerja sama dengan tentara angkatan darat Amerika.


Mereka semua melawan tentara Atrox Buraki, FlameGolem maju melawan para pasukan monster humanoid yang bersenjata tajam seperti seorang knight, setiap pukulan FlameGolem membunuh pasukan monster humanoid menjadi gosong.


KrystalGolem tidak mau kalah, mereka menciptakan senjata jarak pendek dari berlian seperti perisai berlian dan juga pedang berlian l, dia pegang di kedua tangannya, selanjutnya mereka maju menghadapi monster besar yang membawa rudal ini.


Whoossh...!


Rudal melesat dari punggung monster itu menuju kawanan tank angkatan Amerika dan juga KrystalGolem.


Detik berikutnya, KrystalGolem yang ada di belakang pasukan angkatan darat Amerika maju ke depan menghadapi monster ini.


Kemudian dengan perisai berlian, KrystalGolem menahan ledakan rudal yang menghantam ke tubuhnya, mereka terus berlari maju.


Jarak dengan monster besar ini sudah dekat dengan KrystalGolem, dengan tanpa ampun mereka menebaskan pedang berlian ke monster besar ini.


Swooshh....


Cratttt...


Monster reptil besar ini langsung terpotong menjadi dua.


Ukuran KrystalGolem lebih besar dibandingkan dengan monster yang dia lawan sekarang.


Sedangkan di udara, WindGolem terbang mengejar naga kecil diantara gedung-gedung, sambil menembaki WindSlash ke arah naga kecil ini.


Mereka memotong satu persatu naga kecil ini dan membantai naga kecil tanpa ada yang hidup satu pun.


Kecepatan naga kecil ini terlalu lambat jika dibandingkan dengan WindGolem.


Angkatan darat Amerika sesekali membantu menembaki rudal dari tank ke arah pasukan Atrox, tapi fokus mereka adalah mengevakuasi para warga dan mengamankan para warga yang ada di kota.


Pertempuran terlihat jelas sekali bahwa pasukan Buraki kalah telak dan dibantai tanpa perlawanan.


Kita semua bisa menebak siapa yang akan memenangkan pertempuran ini.


Pada saat yang sama, Buraki yang sedang merayap menuju Ancalagon, sekarang sudah semakin dekat.


Membuka mulutnya lebar-lebar, Buraki menggigit tangan kiri Ancalagon.


Sedangkan Ancalagon hanya diam tidak menyerang ketika melihat Buraki menyerang.


Selama beberapa menit, Buraki terus menggigit Ancalagon, tetapi dia tidak bisa menembus pertahanan sisik kulit Ancalagon yang keras.


Dengan kesal, Ancalagon mengangkat tangannya lalu menginjak kepala Buraki ke tanah dengan keras.


Boom...!


Medan tanah yang dipijak dua monster dua ini bergetar.


Tanah di bawah tubuh Buraki menjadi retak, darah Buraki keluar dari mulutnya karena tekanan tangan Ancalagon ini.


Hanya menginjak saja, Buraki sudah sekarat.


Menundukkan kepalanya, Dada Ancalagon bersinar merah lalu perlahan menjalar ke leher, kemudian Ancalagon menyemburkan nafas api ke kepala Buraki.


Nafas api yang sangat panas dan radiusnya sangat luas, membakar Buraki hidup-hidup.


Tubuh Buraki menggeliat ke segala arah, dan sesekali menghantam Ancalagon.


Dia tidak bisa berteriak karena kepalanya ditekan dengan sangat kencang.


Selama 1 menit berlangsung, Ancalagon menutup mulutnya dan nafas api berhenti.


Kini Buraki menjadi Ular bakar, dia sudah dipastikan mati, bau daging yang dibakar menyengat ke hidung Agler.


Tanpa berlama-lama, Ancalagon mulai mukbang Ular bakar di situ juga.


Adegan ini ditonton semua orang di dunia, mereka yang menonton langsung terkejut tak bisa berkata-kata.


Melihat Agler yang duduk di singgasana es berliannya, mereka merasa sedang memandang seorang raja yang tak terkalahkan.


Adegan Golem yang bertempur juga tersorot oleh kameraman pembawa berita di helikopter.


Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi manusia yang ada di dunia ini.


Agler menatap Buraki yang menjadi santapan Ancalagon, mengangguk sangat puas dengan kekuatan Ancalagon ini.


Bangkit dari singgasananya, dia terbang ke langit kota Los Angeles.


Menatap ke bawah, sepertinya pasukan golemnya sudah berhasil mengalahkan pasukan Tentara Atrox Buraki ini.


Mengalihkan pandangannya kembali ke arah Ancalagon, dia sudah memakan seluruh tubuh Buraki hanya dalam beberapa menit.


Api kecil keluar dari mulutnya.


Ancalagon bersendawa karena perutnya mulai kenyang.


Pertempuran sudah selesai, Agler memasukkan Ancalagon ke dalam ruang binatang psikisnya, kemudian mengompres Terrain n of Earth menjadi bola kecil di tangannya.


Golem-Golem bersatu menjadi bola kecil dan terbang menuju tangan Agler.


Setelah itu Agler menekan dua bola itu sampai hancur menjadi bubuk tanah.


Dia menciptakan bola biru berwarna besar di tangannya, kemudian bola biru itu meledak dan menghasilkan gelombang angin atau suara berwarna biru yang meluas ke seluruh kota.


Orang-orang yang terkena gelombang ini menjadi sembuh dari luka-lukanya yang ditubuhnya.


Dalam sekejap semua orang menjadi sehat kembali tanpa adanya luka.


Mereka semua tidak bisa bereaksi dan berkata-kata apalagi melihat kekuatan Agler ini.


Saat yang bersamaan orang-orang di kota melihat ke atas langit, cahaya matahari bersinar melewati Agler dan menuju kota seperti sedang membaptis kota ini.


Kota menjadi sangat cerah tidak seperti sebelumnya.


Ethan dan Sarah sekarang sudah selamat dan di jaga ketat oleh tentara Amerika di tempat yang sangat aman.


Pemerintah Amerika takut akan ada monster seperti Buraki datang kembali lagi.


Semuanya telah terselesaikan dengan baik dan rapih.


Agler tinggal menunggu notifikasi sistem yang berbunyi di benaknya.


[Ding! Misi Sepuluh Ribu Dunia Telah Selesai!]


[Hadiah telah diberikan kepada tuan rumah]


[Apakah tuan rumah ingin kembali atau tinggal untuk sementara?]


"Kembali!"


Alasan Agler memilih untuk kembali ke dunia nyata, karena dia tidak ingin ikut campur lebih lanjut dengan plot ceritanya.


Biarlah plot cerita berjalan dengan semestinya atau secara alami.


Dia tidak tahu setelah Buraki mati di tangan Ancalagon akan mengakibatkan hal apa terhadap keseluruhan plot cerita.


Lebih baik dia kembali ke dunia nyata dan mengurusi kehidupannya di sana.


Sinar cahaya ilahi putih bersinar menyelimuti Agler yang sedang melayang di atas gedung US Bank.


Para tentara angkatan udara yang ada di helikopter ingin berterima kasih kepada Agler, tapi mereka langsung mengurungkan niatnya setelah melihat ini.


Kameraman semua media berita yang ada di Helikopter memfokuskan untuk menyoroti Agler.


Cahaya ilahi menutupi seluruh tubuh Agler, hingga hanya terlihat lingkaran cahaya putih yang sangat terang.


Mereka semua yang menonton televisi saat ini hanya bisa melihat layar kaca televisinya menjadi putih terang selama puluhan detik.


Setelah itu sinar putih perlahan memudar dan menghilang.


Sinar menghilang di atas kota, dan Agler pun menghilang dari dunia ini.


Momen ini langsung diabadikan oleh orang-orang yang ada di dunia ini.


Kejadian ini ditulis sebagai suatu sejarah yang paling menakjubkan dan di luar akal sehat manusia sepanjang sejarah yang ada.


Bukan itu saja, banyak orang yang menjadikannya sebagai referensi untuk membuat novel dan suatu film.


Mereka menyebut Agler dengan nama Dragoleman.


Superhero pemanggil Naga Hitam dan Golem yang menyelamatkan kota dari sebuah kehancuran.