Savior System

Savior System
Bab 169: Eksekusi Makhluk Asing


"Apa dan Siapa sebenarnya makhluk-makhluk hitam ini?" Loki mengerutkan keningnya dan masih merasa bingung.


Tidak hanya Loki, pada anggota Avengers pun merasakan hal yang sama.


Natasha, Captain America, Hawkeye, Bruce, dan yang lainnya mengawasi makhluk hitam asing ini dengan wajah yang rumit, mereka tidak mengetahui dari siapa dan mana asal makhluk tersebut.


Mereka hanya mendapatkan cuplikan video detik-detik makhluk hitam ini muncul.


Pada saat ini, terdapat 3 anggota Avengers yang menyaksikan rekaman video munculnya makhluk hitam di layar monitor.


"Aku tidak mengerti, bagaimana cara makhluk-makhluk ini keluar dari bayangan orang." Captain America memandang layar monitor dengan ekspresi yang bingung.


Pertama kalinya, Captain America atau Steve Rogers melihat sesuatu yang aneh seperti ini.


Namun, Steve merasa lega begitu melihat makhluk hitam yang asing melindungi manusia, sangat jelas bahwa kubu makhluk satu ini berbeda dari pasukan alien yang datang melalui portal.


"Melihat dari cara mereka keluar, kurasa mereka memiliki kekuatan yang berhubungan dengan unsur bayangan," ujar Natasha sambil menganalisis video yang diputar berulang kali. "Mereka seakan menyatu dengan bayangan, dan bayangan orang-orang ini memiliki suatu ruang yang bisa mereka tempati."


"Bukan orang saja, lihat video ini." Hawkeye menunjukkan sebuah pemandangan di mana Pasukan Bayangan Agler keluar dari bayangan gedung dan benda padat yang lain.


"Ternyata bukan orang saja." Natasha mengangguk, kemudian ia menoleh untuk melihat anggota Avengers yang lain. "Bagaimana kita sekarang? Membiarkan makhluk hitam ini mengalahkan pasukan makhluk asing portal?"


"Kita harus membantu Thor terlebih dahulu dan menutup portal, sesuatu yang bisa menutup portal ada di tangan saudara Thor," usul Steve dengan serius.


"Baiklah, kita harus cepat menghentikan pertempuran ini."


Segera, mereka mengendalikan pesawat menuju jalan raya dekat gedung Stark.


Terjadi banyak perbedaan antara peristiwa yang seharusnya, gedung hancur tidak ada di sini, gedung ini masih sama dengan sebelum adanya Pasukan Chitauri datang.


Orang-orang tidak yang mati, mereka semua selamat, beberapa puluh orang cuma terluka.


Namun, adegan Thor dan Loki sedikit berbeda, Loki tidak menusuk Thor dan kabur, melainkan Loki bertabrakan sesaat dan akhirnya melarikan diri tanpa melukai saudaranya.


Ia lebih dahulu merasakan entitas yang kuat, bahkan melebihi kekuatan ayahnya, Odin.


Tidak lama kemudian, pesawat SHIELD yang dinaiki oleh Captain America, Black Widow, dan Hawkeye turun di jalan besar yang kosong, orang-orang di jalan ini sudah memasuki tempat yang aman, gedung-gedung yang berdiri dapat digunakan untuk tempat pelarian mereka.


Di antara gedung ini, ada beberapa anggota Pasukan Bayangan sibuk membantai Pasukan Chitauri.


Tak peduli berapa keras serangan mereka, itu tidak memiliki efek bagi gedung-gedung ini, seolah-olah gedung sudah diubah menjadi kebal untuk sementara waktu.


Begitu keluar dari pesawat mereka bertiga melihat sosok hitam kecil yang secara bertahap membesar.


Blarrr!


Percikan petir biru menghantam jalan dan seorang pria muda bersama palu di tangannya mendarat dengan keras sehingga membuat lubang di beton jalan.


Sosok ini adalah Thor yang terbang dengan palu Mjolnir untuk datang ke sini.


"Hei, apa yang terjadi?" tanya Thor tiba-tiba kepada mereka bertiga.


"Terdapat kubu yang membantu kita mengatasi invasi pasukan alien ini," jawab Steve Rogers berjalan mendekat ke Thor.


"Pasukan hitam itu membantu kita melawan Chitauri?" Thor memandang mereka dengan mimik yang tak percaya.


Natasha mengangguk dan menambahkan, "Bisa kamu lihat di atas sana, bukankah mereka membantu kita?"


Tangan Natasha menunjuk ke arah atas yang adalah arah atas gedung yang menjadi medan pertempuran antara 2 sosok monster, satu berwarna hitam dan ungu, sosok yang lainnya berwarna abu-abu metalik.


Kedua sosok tersebut tidak lain ialah salah satu anggota Pasukan Bayangan dan Pasukan Chitauri yang tengah bertarung.


Mata Thor melihat jelas pemandangan ini, tetapi ia bingung dengan identitas dan siapa makhluk ini. Selama di luar Bumi, Thor sama sekali belum pernah melihat makhluk yang serupa dengan ini.


Meskipun terlihat jahat karena berwarna hitam, Thor tidak merasakan hawa jahat yang mengancamnya dari makhluk hitam tersebut.


Baru saja mereka menatap pertempuran 2 pasukan untuk beberapa saat, tiba-tiba ia melihat sosok pria berjaket hitam sedang membawa seseorang yang berjubah hijau, orang ini adalah Loki.


Terlihat Loki pingsan dan dijinjing begitu saja oleh pria bertopeng hitam yang tidak bisa dilihat wajahnya sedikit pun.


"Loki?!" seru Thor begitu melihat orang yang diangkat oleh sosok Pria ini. Ia kemudian berlari ingin mengambil tubuh Loki.


Sebelum berlari, sosok ini menyerahkan Loki kepada Thor, tetapi ia mengambil tongkat yang dipegang oleh Loki.


Melihat wajah Thor yang memerah marah serta penuh khawatir, seakan-akan ingin membunuh Pria yang membawa Loki di detik berikutnya.


"Tenang, dia tidak mati, cuma pingsan. Periksa saja, aku tidak melukainya sama sekali," Pria ini memberi tahu kebenarannya kepada Thor dan ketiga anggota Tim Avengers.


Mendengar ini, Thor menahan emosinya dan bergegas memeriksa keadaan Loki.


Setelah diperiksa, apa yang dikatakan oleh Pria ini benar, Loki baik-baik saja, ia sedang tak sadarkan diri.


"Aku akan meminjam tongkat ini untuk sementara waktu, aku berjanji akan mengembalikannya."


Begitu kata-kata itu keluar, sosok Pria tersebut menghilang di hadapan mereka semua, menyisakan debu jalan yang beterbangan.


Itu adalah klon Agler, ia memang memiliki beberapa persen dari kekuatan penuh Agler.


"Sial! Orang ini sangat kuat! Aku bahkan tidak bisa melihat pergerakannya!" Thor terkejut selepas Klon Agler yang datang tiba-tiba menghilang sebelum mereka bisa menjawab perkataannya.


"Apakah tidak apa-apa tongkat itu dibawa oleh Pria tadi?" Natasha bertanya kepada yang lainnya.


Steve merenung sejenak, kemudian menjawab, "Aku tidak merasakan sesuatu yang salah dari orang ini, ucapannya terdengar bisa dipercaya."


"Kita hanya bisa berharap tongkat itu benar-benar dikembalikan oleh Pria kuat tadi. Bahkan jika kita mengambil paksa tongkat dari orang itu, aku tidak yakin kita semua akan menang dan berhasil merebut tongkatnya," lanjut Thor yang berpikir pesimis.


Aura berbahaya yang terpancar dari tubuh Klon Agler memang sangat kental, berbahaya bukan karena jahat, melainkan kuat, seakan Thor bisa dibunuh oleh Klon Agler di detik itu juga.


Namun, aura cuma bisa dirasakan oleh Thor, sengaja Klon Agler mengkonsentrasikan semburan auranya ke Thor agar Thor menciut dan takut sehingga tidak terjadi pertempuran akibat kesalahpahaman semata.


Di saat yang sama, Klon Agler menyerahkan tongkat milik Loki kepada Agler yang asyik bersantai sambil meminum es boba di singgasananya, ia meletakkan tongkat di samping singgasana, dan dibiarkan bersandar begitu saja.


Agler tidak khawatir tongkat itu direbut, menurut dirinya tongkat itu tidak akan bisa diambil paksa oleh siapa-siapa.


Mata Agler yang terkandung rasa bosan menonton Pasukan Chitauri yang terus berdatangan dari portal dan bertempur melawan para pasukan bayangannya.


Sengaja ia memerintah klonnya untuk mengambil tongkat Loki yang mampu menutup lubang cacing. Agler tidak ingin portal ini ditutup terlebih dahulu, ia menunggu sampai setengah atau lebih dari keseluruhan Pasukan Chitauri datang ke Bumi, rencananya Agler ingin menjadikan Pasukan Chitauri tersebut menjadi Pasukan Bayangan miliknya.


Melihat sudah banyak Pasukan Chitauri yang gugur di Bumi, dan ia melihat di dalam portal hanya beberapa ribu pasukan yang tersisa, Agler memutuskan untuk menghabisi mereka yang ada di dalam portal.


Dengan sekilas, Agler menghilangkan singgasana dan benda yang lain yang ia buat dari kemampuan elemennya lalu ia bergegas ke portal yang ada di atas langit sambil membawa tongkat Loki.


Kilatan sosok hitam mendarat di pesawat induk Chitauri yang besar, tidak ada yang sadar akan hal ini, Pasukan Chitauri tetap fokus memandang portal yang masih terbuka dengan wajah yang tidak sabar untuk memenangkan pertempuran.


Tidak hanya itu, kendaraan terbang Pasukan Chitauri yang lain pun terkena aliran petir ini, semua alat transportasi mereka runtuh.


Ribuan Pasukan Chitauri juga ikut mati dengan tubuh yang masih utuh dan kaku.


Di saat berikutnya, sebuah energi hitam mulai menyelimuti semua transportasi awak kapal Pasukan Chitauri, tampak sedang menelan keseluruhan benda tersebut.


Energi hitam itu terus mengalami ekspansi besar-besaran hingga tidak ada bagian dari pesawat induk dan pesawat yang lain terlihat, hanya ada warna hitam dengan asap yang terlihat seperti kobaran api.


Pemandangan ini terjadi selama belasan detik sebelum akhirnya menghilang secara bertahap, itu menampilkan kembali sosok pesawat induk dan pesawat lain yang seakan-akan tidak mengalam kerusakan.


Selanjutnya, kobaran api biru-ungu muncul dari dalam pesawat induk, kemudian merayap dengan pola yang sama seperti energi hitam yang lain, bedanya proses ini hanya sekilas dan tidak lama seperti sebelumnya.


Dalam beberapa detik itu semua kendaraan luar angkasa Pasukan Chitauri lenyap begitu saja tanpa ada sisa.


Api tersebut menghilangkan seluruh alat Pasukan Chitauri cukup dengan waktu beberapa detik saja.


Agler terbang kembali dan segera keluar dari portal menuju Bumi.


Semua Pasukan Chitauri di dalam portal sudah ia ekstrak, tinggal Pasukan Chitauri yang di Bumi belum diekstrak.


Segera ia memerintahkan anggota Pasukan Bayangan yang baru untuk membantai Pasukan Chitauri yang masih hidup di Bumi dan mengumpulkan semua jasadnya di jalan tempat Agler berdiri.


Gerakan Agler yang diam jalan terpantau oleh kamera dari beberapa helikopter dan jet tempur di atas langit, pemerintah Amerika dan organisasi-organisasi yang lain mengawasi Agler dari jauh.


Sekarang ini Agler menjadi fokus dunia, banyak awak media yang meliput Agler secara langsung, orang-orang bisa melihat apa yang terjadi pada Agler.


Di bawah tatapan semua orang, tiba-tiba semua makhluk hitam misterius yang membantu mengamankan umat manusia di Kota New York bergerak bersamaan menuju ke arah tujuan yang sama.


Dalam layar monitor pesawat utama SHIELD terpampang jelas di mana makhluk hitam pergi ke arah di mana Agler berdiri.


Anehnya lagi mereka membawa jasad Pasukan Chitauri yang telah mati dan diamankan oleh makhluk hitam ini sehingga para peneliti yang ingin mengambil tubuh Pasukan Chitauri tidak bisa diwujudkan, sebab para tentara tidak bisa mengambil paksa jasad dari tubuh Chitauri yang mati.


"Jadi ... pasukan makhluk hitam itu adalah milik pria ini?!" Tony yang ikut menonton adegan Agler seketika terkejut.


Ia tidak menduga hal itu sama sekali, Tony kira Agler dan Pasukan Bayangan adalah tim yang berbeda ternyata itu sama.


"Kamu kenal dia, Tony?" Steve bertanya kepada Tony.


Tony mengangguk dan berkata, "Pria yang aku ceritakan kepada kalian adalah pria yang ada di dalam video ini.".


"Sungguh?!" Thor tercengang begitu mendengar pernyataan Tony. "Orang yang kita ceritakan kepadmu juga adalah orang sama, Pria itulah yang mengambil tongkat saudaraku!"


Natasha dan yang lain bergegas melihat lebih dekat sosok Agler di dalam layar monitor, ternyata benar, itu adalah orang yang datang kepada mereka berempat sebelumnya.


Segera, puluhan ribu makhluk hitam berkumpul dan memberi jarak untuk ruang Agler bisa bergerak, mereka meletakkan semua jasad Pasukan Chitauri di sekitar Agler.


Semua orang yang menyaksikan ini tanpa kebingungan sekaligus penasaran, mereka tidak tahu maksud dari makhluk hitam tersebut.


Suasana menjadi sunyi, orang-orang menantikan apa yang selanjutnya Agler lakukan, semua orang seketika memberhentikan aktivitasnya untuk melihat pemandangan ini.


Agler yang mengetahui dirinya sedang disiarkan langsung dan disaksikan oleh banyak orang tetap fokus menunggu seluruh Pasukan Bayangannya mengumpulkan semua jasad.


Tidak lama kemudian, Shadow Dragon Rider melemparkan jasad Chitauri terakhir di depan Agler.


Melihat semua sudah diletakkan di sekitarnya, Agler menarik napas dan berkata, "Appear!"


Suara yang penuh dengan hawa mendominasi keluar dari mulut Agler.


Setelah itu, seluruh jasad Pasukan Chitauri mengeluarkan asap hitam yang secara bertahap membungkus seluruh tubuh Chitauri yang ada.


Di dalam tatapan orang menyaksikan, Pasukan Chitauri yang mati bangkit kembali dalam wujud yang sama dengan makhluk hitam Pasukan Bayangan.


Makhluk asing berubah dan tubuhnya sama seperti Pasukan Bayangan lalu mereka semua serempak berlutut menghadap Agler.


Semua anggota Avengers yang telah berbaikan terpana, mata mereka membesar dan memandang pemandangan di dalam layar dengan soro mata yang tidak percaya.


Tepat begitu mereka terkejut, sebuah suara muncul secara mendadak di dalam benak mereka masing-masing.


'Kalian datanglah kepadaku, aku ingin mengembalikan tongkat Loki kepada kalian. Jangan takut, aku tidak akan menyakiti kalian, aku berjanji.'


Setelah suara itu jatuh, semua anggota Avengers sepakat untuk mengikuti perintah Agler.


Selama di perjalanan menuju tempat Agler dan Pasukan Bayangannya berada, Agler menyimpan kembali Pasukan Bayangan ke Shadow World.


Organisasi Hydra dan pasukan tentara Amerika tidak berani mendekat, ia masih waspada pada Agler, mereka menganggap Agler sebagai ancaman terlepas dari perbuatan Agler yang baik menolong umat manusia.


Setelah memberikan tongkat Loki dan membantu Avengers menutup portal, Agler bersiap untuk pergi ke dunianya.


Sistem memberi tahu bahwa ia tidak bisa di sini lebih lama lagi, sebab kehendak alam semesta telah mengincarnya sedari awal, ini berbeda dengan pemegang dunia Iron Man.


"Sebelum aku pergi, aku memberi tahu kalian sesuatu, yaitu Coulson telah aku sembuhkan, anggap saja itu ucapan terima kasih dariku karena kalian telah menerimaku.


"Kalau begitu, aku pergi. Selamat Tinggal!"


Setelah mengatakan itu, Agler melepaskan sayap api biru-ungu dan terbang cepat meninggalkan atap gedung Stark.


Whoosh!


Sosok Agler menghilang sebelum mereka tersadar dari keadaan keterkejutannya.


"Berapa banyak kekuatan yang orang itu punya?" Tony bertanya-tanya sembari menatap jejak sosok Agler yang telah menghilang di langit.


"Banyak, kurasa dia masih menyimpan kekuatan yang lain, aku memiliki video lain tentangnya," ucap Natasha sambil menyentuh alat yang mirip tablet pintar.


"Pada intinya, kita sulit untuk mengalahkan orang itu. Sayap di belakang punggungnya bukan hiasan semata, aku bisa merasakan kekuatan dari sayap ini, aku rasa aku bisa mati karena menyentuh sayap tersebut," celetuk Thor yang mulai kagum kepada Agler.


"Benar, aku juga bisa merasakan kengerian itu." Steve mengangguk setuju.


"Kalian, lihatlah ini!" Natasha memanggil anggota Avengers untuk melihat video.


Video tersebut adalah video yang mereka Agler tengah duduk di singgasana berlian sambil menyeruput es boba dan adegan di mana Agler membuat benda dari kemampuan elemennya, klonnya yang datang pun terekam jelas.


Seketika, mereka memang satu sama lain dan menelan ludah.


"Lebih baik kita mencari dia dan merekrutnya ke Avengers," usul Tony.


Mendengar ini, semua anggota Avengers setuju. Dengan demikian, mereka mulai mencari Agler ke berbagai penjuru dunia, tetapi sayangnya mereka tidak menemukannya.


Pada saat ini, orang yang dicari oleh Avengers sudah melintasi dunia, Agler duduk di permukaan bulan hendak memutar mesin lotere.


"Sistem, gunakan semua tiket lotere!"