
Di Kamar Hotel, melihat mereka berdua yang ternyata sudah tidur. Agler menghampiri, lalu mencium pipi mereka berdua.
Agler berjalan ke luar balkon untuk menikmati udara dingin di malam hari.
Jari-jari tangan kanannya bermain dengan bola air kecil, memantul ke setiap jari terlihat seperti sedang menari-nari.
Teringat tugas yang sudah selesai tadi, Agler berniat untuk memutar lotere terlebih dahulu, sepertinya dia tidak akan membeli barang di Mall Sistem dalam waktu dekat.
Dia menunggu Savior Coin cukup banyak dan juga untuk keperluan mendadak nanti saat di Tugas Sistem Sepuluh Ribu Dunia.
"Putar Mesin Lotere!"
[Ding!]
[Mulai Memutar Lotere ...]
Mesin lotere terus berputar selama beberapa detik, dan itu berhenti menunjukkan ke sebuah kemampuan super.
[Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Mendapatkan Kemampuan Penyembuhan dari Aqua Konosuba]
[Apakah Ingin Mengintegrasikan?]
Mendengar nama Aqua, dia ingat dengan Aqua ini, yaitu dewi agak gila dan konyol dari Film anime Konosuba, walaupun begitu dia mempunyai kekuatan penyembuhan yang kuat, dia bisa menyembuhkan cedera luka ringan hingga berat, dan juga bisa mengembalikan anggota tubuh yang hilang, bahkan dia bisa menyembuhkan tubuh kazuma apapun lukanya dan menariknya kembali dari alam kematian.
Agak hambar untuk dirinya sendiri karena dia sudah memilki kekuatan regenerasi pasif Majin Buu, tapi kalau dipikir-pikir sihir penyembuhan ini tujuannya digunakan untuk orang lain.
Tapi Kacang Peri menjadi sangat hambar sekarang.
Tidak apa-apa, siapa tau kacang peri ini akan berguna di waktu yang akan datang.
"Integrasikan!"
Energi yang menyegarkan kembali terasa mengalir di tubuhnya, tetapi berbeda dari energi yang lain, dia seperti sedang berendam di sungai yang dingin dan nyaman.
Ini berlangsung beberapa detik, dan akhirnya efek itu menghilang menyatu pada dirinya.
"Terasa lebih segar!"
Dia belum melihat statistik atributnya sekarang setelah seminggu semenjak menyelesaikan tugas sepuluh ribu dunia.
"Buka Atribut!"
[Membuka Atribut...]
[Sistem Penyelamat ]
[Nama : Agler Cullen Keen]
[Keturunan : Manusia]
[Kekuatan : 120 Juta ton]
[Kecepatan : 110.000 km perdetik terbang / 15.000 km perjam untuk berlari]
[Kecerdasan : 75 (5 untuk rata rata manusia, kemampuan berfikir, menyusun strategi, mencerna ilmu lebih cepat dll)]
[Fisik : 100 Juta ( 5 untuk rata rata manusia, kemampuan daya tahan tubuh terhadap serangan)]
[Jiwa/mana : 90.000.000 / 90 Juta + ( 10.000.000 / 10 Juta Energi Cosmo)]
[Kemampuan : Kekuatan super, Tulang Besi, Terbang, Fisik Super, Kekuatan Pikiran(Telekinesis), Sihir Elemental (Api, Air, Tanah, Angin), Resistensi Sihir, Regenerasi Super Pasif, Manipulasi Es-T, Manipulasi Gravitasi-M, Manipulasi Petir-M, Penyerapan Energi Matahari, Mode Mata Tenseigan, Telepati, Penyembuhan Aktif]
[Tingkatan : Planet Kecil]
[Item : Setelan Black Superman, Kecerdasan Buatan Jarvis, WayneCorp, Garuda Surplice, 13 Kacang Peri, Celana Hulk, Light Cycle Tron]
[Psychic Beast : Great Red]
[Karakter : Rem]
[Tiket Lotere : 0 kali]
[Tugas : Belum Ada]
[Savior Coin : 220 ]
[Mall Sistem] [Ruang Sistem 100m³]
"Peningkatan kekuatan tidak secepat yang aku bayangkan, tetapi tidak apa-apa, mungkin aku harus berendam di inti matahari dan durasinya harus lama agar lebih cepat kuat!"
Seminggu Agler berjemu kekuatannya hanya menambah 10 juta ton, menurutnya dia itu sangat lambat, tapi sebenarnya itu sudah cukup kuat bila dibandingkan dengan karakter utama novel yang lain.
Namun jika kita bandingkan dengan puncak dari kekuatan superman memang masih sangatlah jauh.
Setelah melihat puas atributnya, Agler kembali ke tempat tidurnya lalu bermain main dengan mereka yang masih tertidur.
"Aaaaahhhh~"
......................
Mobil Rolls-Royce Solid Phantom Gold berhenti di depan Restoran Mie ayam Galer di daerah Lebak Bulus.
Lalu satu mobil Rolls-Royce berwarna hitam ikut berhenti di belakang mobil itu.
Pintu mobil Rolls-Royce Phantom Gold dibuka dan keluarlah seorang pemuda yang tinggi dan sangat tampan seperti seorang bangsawan.
Tetapi pakaiannya seperti anak muda lainnya, menggunakan kaos hitam bersablon dan celana hitam pendek.
Para wanita yang sedang berjalan di bahu jalan langsung terperangah, matanya bersinar dan pipinya memerah saat melihatnya.
Pemuda itu adalah Agler, lalu dia berjalan menuju ke pintu belakang Rolls-Roycenya dan dia membukanya.
Kemudian keluarlah seorang wanita cantik dari mobil itu, paras wajahnya yang menawan seperti seorang putri di suatu kerajaan dengan tubuh sexy yang membuat negara berantakan.
Rambut panjangnya yang terurai indah, wajah putih kecil yang imut dan gahar saat bersamaan. Memakai pakaian kaos hitam pas dan rok denim di bawah lutut.
Setelah itu perempuan yang cantik ini mencium pipi Agler.
Perempuan ini adalah Adena.
Agler tersenyum oleh gerakan Adena ini, sekarang dia menjadi tidak malu menciumnya di tempat seramai ini.
Mencubit pipinya Adena, lalu Agler berjalan lagi ke pintu belakang satu lagi, dia segera membukanya.
Keluar lah wanita berambut biru dan pupil matanya pun berwarna biru, wajahnya yang lucu dan manis membuat pria ingin selalu menjaganya karena terlihat rentan.
Menggunakan pakaian yang sama dengan Adena, lalu dia berjinjit dan mencium pipi Agler.
Agler hari ini full senyum, lalu membawa mereka berdua ke dalam restorannya yang dikelola oleh Galuh.
Tetapi, tiba-tiba seorang pria yang terlihat familiar keluar dari Rolls-Royce hitam dan memanggil Agler.
"Tunggu!"
Agler menoleh ke belakang dan melihat seseorang yang pernah dia lihat sebelumnya.
Sepertinya dia pernah lihat di sebuah acara stasiun televisi swasta, Agler membalikkan badannya dan melihat orang ini, dan dia tahu siapa orang yang memanggilnya ini.
Dia adalah Sultan Anggora Alias Rafly Mamad.
"Rafly Mamad?"
Agler sedikit bingung kenapa Rafly Mamad ikut ke sini. Dia belum pernah berkenalan dengannya dan juga belum pernah bertemu langsung seperti ini.
"Kamu pemilik mobil ini?"
Rafly Mamad menunjuk mobil Rolls-Royce Solid Phantom Gold-nya, raut wajahnya terlihat senang dan juga tidak percaya.
Mendengar pertanyaan Rafly Mamad, Agler mengangguk.
"Iya, ini mobil saya."
Lalu Rafly Mamad berjalan mendekati-nya dan melihat wanita di samping Agler sebentar, tiba-tiba dia memberi jempol ke arah Agler.
"Jago juga kamu bro!"
Agler menggelengkan kepala tak berdaya, dia melihat sekelilingnya yang sudah mulai ramai oleh kerumunan, Agler mengajak Rafly Mamad untuk masuk ke dalam restorannya.
Restoran Mie Ayam Galer adalah restoran yang di bangun oleh Galuh memakai modalnya dan soal nama itu gabungan antara nama Galuh dan Agler dan jadi lah Galer.
Seminggu tinggal di Los Angeles AS mereka langsung pulang kembali ke Indonesia, tidak lupa juga membawakan oleh-oleh baju dan lainnya khas dari sana, untuk dibagikan kepada anak-anak dan para pengasuh, juga sedikit untuk para tetangga di samping rumah.
Tiga hari setelah pulang dari Los Angeles, Agler mengajak Adena dan Rem menengok restoran yang didirikan Galuh, dan juga ingin mencicipi makanan di sana.
Tidak disangka sekarang mereka bertemu dengan Rafly Mamad yang seorang artis terkenal di Indonesia.
Saat mereka masuk, tempat duduk restoran sudah hampir penuh, Agler melihat Galuh dan dua karyawan sedang bekerja melayani para tamu.
Mereka berempat duduk di tempat yang masih kosong.
Agler bertiga berhadapan dengan Rafly Mamad dan mereka mulai mengobrol.
Rafly sempat bertanya soal pekerjaan Agler, dan dia kaget setelah mengetahui bahwa Agler adalah pemilik Perusahaan Wayne Enterprises dan juga restoran ini.
Terburu-buru mengecek apakah perkataan Agler itu benar, dan ternyata gugel memverifikasi.
Detik itu juga, Rafly Mamad menjadi hormat, tetapi Agler tidak mengizinkannya, dia tidak mau orang-orang hormat kepada dirinya, anggap saja sebagai teman biasa.
Setelah itu mereka berdua menjadi akrab, Galuh yang melihat Agler duduk dengan Rafly Mamad sedikit terkejut dan dia segera melayani mereka berempat.
Mereka mulai memakan mie ayam, Agler mengangguk puas karena bumbu pada mie ayam ini yang sudah cukup enak, sesuai dengan cerita masalah Galuh yang dulu, warung mie ayamnya ramai oleh pengunjung karena mie ayamnya memang lezat.
"Enak juga nih Mie Ayam, auto jadi langganan ini mah!"
Setelah memakan satu mangkuk Mie Ayam, Rafly Mamad memesan 10 bungkus Mie Ayam untuk orang di rumah.