
"Kak Zayn apa kabar?"
"Kakak baik sayang." dengan lembut Zayn mengecup ujung kepala adiknya.
"Kami ingin mengajakmu berlibur sayang."
"Zayn tidak ingin kemanapun Ma,"
"Mama mohon sayang, Kami sudah merencanakan ini dengan matang, Kami ingin liburan dengan mu."
"Baiklah," ucap Zayn dengan malas.
Setelah mendapat Izin dari Pak Kiai dan Ustadz Adnan, Faraz membawa Zayn keluar dari pesantren.
Mereka menuju ke pantai Menganti yang terletak di desa Karangduwur kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen dengan jarak tempuh kurang lebih 46 kilometer dari pusat kota Kebumen.
Walau tak setenar pantai-pantai di Bali, Pantai Menganti Kebumen dijuluki sebagai New Zealand-nya Indonesia.
Pemandangan disajikan pantai eksotis bahkan mirip dengan pesona pantai di Selandia Baru.
Pantai Meganti cantik dengan pasir putih berpadu hamparan laut biru Samudera Hindia, Batu karang dan dibentengi bukit hijau.
Seluruh keluarga berdiri di jembatan merah menyaksikan keindahan alam yang Tuhan ciptakan.
"Andai Aku bisa kesini dengan Om Bryan." batin Zia sambil memejamkan mata menikmati hembusan angin yang menyapu wajahnya.
"Alea, Akan sangat romantis jika kamu ikut bersama ku di sini." batin Zayd.
"Tidak kalah indah dari Lombok dan Bali kan?" bisik Faraz memeluk Alia dari belakang.
Sedangkan Zayn hanya terdiam memandang ombak yang menghantam batu karang di sekitarnya.
Zayd menoleh ke arah Zayn dan menghampirinya.
"Bisakah Kita berbaikan dan menikmati liburan ini?"
Zayn hanya terdiam memandang saudara kembarnya.
"Ayolah Zayn."
Melihat wajah Zayd yang memelas akhirnya Zayn mengangguk dan mengikuti Zayd yang memintanya berenang di laut yang airnya begitu jernih.
"Zia kamu tidak ikut berenang?" tanya Faraz.
"Nggak Pa, Di sini aja."
"Ya udah jalan-jalan sama Mama Papa yuk." saut Alia.
"Zia di sini aja Ma, Nungguin Kakak."
"Seneng Ma, Zia kangen aja liat kebersamaan Kak Zayn dan Kak Zayd jadi Zia pengin mengabaikan keberadaan Mereka."
"Baiklah, Kalau begitu Papa sama Mama jalan-jalan dulu ya, Kalau mau jalan-jalan dan Mama lama nggak balik, Langsung tunggu di mobil."
Zia mengangguk dan melihat kepergian Papa dan Mamanya.
"Kak Zayn, Kak Zayd liat sini." pekik Zia mengabadikan photo Mereka.
Zayn dan Zayd menghadap ke Zia dan berpose beberapa kali
Zia terseyum bahagia setelah sekian lama akhirnya bisa melihat Kakak kembarnya kembali bersama.
Zia melihat satu persatu hasil jepretannya dan begitu terkejut saat seseorang menarik tangannya.
"Hah!" Zia menoleh ke samping dan melihat Om Bryan yang menarik dirinya menjauh dari keramaian.
"Om, Ngapain ikutin Zia kesini? Semua keluarga sedang berkumpul, Bagaimana kalau Mereka tau,"
"Ini seperti sebuah tantangan Zia, Ternyata main kucing-kucingan sangat menyenangkan," ucap Om Bryan yang langsung menarik pinggang Zia merapat ke tubuhnya.
"Om jangan disini, Bagaimana kalau ada yang lihat."
"Kalau begitu ikut dengan ku."
Om Bryan Membawa lari Zia ke atas bukit sigatel yang tampak menghijau seolah menyelimuti Pantai.
Mereka duduk di gubuk yang tersedia dengan nafas terengah-engah setelah mendaki perbukitan yang cukup melelahkan.
"Om benar-benar nekat, Bagaimana kalau ketahuan?"
"Kalau ketahuan enak dong biar sekalian di nikahin" ucap Om Bryan tertawa.
"Ya kalau di nikahin, Kalau Zia di masukin pesantren gimana?"
"Om akan menunggu Zia sampai kapanpun." Om Bryan menangkup wajah Zia untuk meyakinkan.
Cinta yang tengah merekah di hati keduanya tidak dapat mereka tahan untuk melupakan perasaannya masing-masing.
Om Bryan laki-laki dewasa dan berpengalaman membuat Zia kembali bergelora menikmati setiap sentuhan yang Om Bryan berikan padanya.
"Om.." Zia mengalungkan kedua tangannya dan membuat Om Bryan terbenam di ceruk lehernya.
Seolah dunia milik berdua Om Bryan membaringkan tubuh Zia di gubuk tersebut dan mencumbu nya dengan penuh gai'rah.
"Eummm... Akhhh..." Nafas memburu dari keduanya di tengah-tengah lum'atan nya semakin membuat keduanya bergelora.
Percintaan yang sembunyi-sembunyi seolah menjadi sensasi tersendiri untuk Mereka berdua. Apalagi dengan suasana yang begitu sepi dan semilir angin yang menyapu tubuh serta matahari yang mulai terbenam, Membuat suasana terasa kian romantis untuk dua insan yang tengah di mabuk cinta.
Bersambung...
📌 BACA JUGA "BERSAING CINTA DENGAN USTADZ" BESOK ZAYN KETEMU DENGAN ANAK PAK KIAI 🤗