Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
63. Kabar Di Ibukota


Keesokan harinya berita mengenai kehamilan Permaisuri Rui yang mengalami maslalah tersebar di seluruh ibukota hingga ke dalam istana. Hal ini sekali lagi membuat ibukota gempar. Sesuatu yang berkaitan dengan anggota keluarga kerajaan akan selalu menjadi hal menarik untuk dibicarakan.


Akhir-akhir ini berita di ibukota masih selalu berkaitan dengan Pei Zhang Xi dan Lu Jing Yu dimulai dari skandal mereka yang ditemukan di kamar yang sama pada saat perjamuan di kediaman perdana menteri Lu hingga membuat Pei Zhang Xi akhirnya menikahi Lu Jing Yu dengan paksa.


Kehidupan awal pernikahan mereka juga selalu menarik untuk diperbincangkan dimana semua orang berkata bahwa Lu Jing Yu tidak mendapatkan kasih sayang Pei Zhang Xi sejak pernikahan mereka.


Tetapi tidak lama setelah itu, kabar baru mulai tersebar di ibukota. Saat itu semua orang tahu bahwa Pei Zhang Xi pergi ke perbatasan untuk memimpin pasukan melawan pasukan dari kerajaan Chu Timur yang berusaha menguasai sebagainya wilayah mereka. Di saat itulah kabar lain muncul, yaitu Lu Jing Yu yang dikabarkan juga pergi ke luar kota.


Tentu saja tidak ada yang membicarakan bahwa Lu Jing Yu sebenarnya pergi ke perbatasan untuk menyusul dan membantu Pei Zhang Xi. Memangnya siapa yang akan mempercayai kabar seperti itu? Pada saat itu dibandingkan dengan mempercayai kabar bahwa Lu Jing Yu pergi ke perbatasan untuk membantu Pei Zhang Xi, kabar bahwa seekor ayam bertelur emas akan lebih mudah dipercayai.


Nama Lu Jing Yu yang sudah buruk sejak awal bertambah buruk dengan adanya berita itu dari waktu ke waktu. Apalagi Lu Jing Yu yang dulunya sering berkeliaran di ibukota tidak pernah muncul kembali di hadapan publik. Semakin membuat semua orang yakin bahwa Lu Jing Yu pergi ke luar kota untuk mencari kesenangan selagi Pei Zhang Xi tidak berada di kediaman.


Tanpa mengetahui yang sebenarnya, gagasan mengenai mereka akan bercerai dan harus bercerai mulai memanas.


Siapa yang menyangka plot selanjutnya tidak pernah mereka tebak terjadi. Saat berita kemenangan pasukan Pei Zhang Xi sampai di ibukota, berita yang tak kalah hebohnya segera tersebar. Berita itu menyebutkan bahwa kemenangan pasukan mereka kali ini tidak lain karena bantuan besar Lu Jing Yu yang telah memberikan kontribusi secara langsung maupun tidak langsung dalam perang. Lu Jing Yu membantu tenaga kesehatan membantu merawat para tentara yang terluka dan juga memberikan ide dalam perencanaan strategi perang.


Tak hanya itu, berita yang lebih menggemparkan terjadi. Berita mengenai kepahlawanan Lu Jing Yu di desa Luhao malah sampai di ibukota bahkan sebelum mereka melihat wajah Lu Jing Yu yang sudah satu bulan menghilang.


Mereka tentu saja tidak ingin mempercayai begitu saja. Tetapi semakin banyak orang yang datang dari luar daerah terutama yang berada dekat dengan perbatasan yang membicarakan kepahlawanan Lu Jing Yu, mereka mulai sedikit goyah dalam mempercayai kepercayaan mereka sebelumnya.


Namun berita yang lain juga tersiar. Yaitu rombongan Pei Zhang Xi datang bersama dengan putri Chu Timur yang merupakan pihak kalah dalam perang dan telah memberikan putri mereka untuk menjadi selir sebagai permintaan maaf. Mereka semua beranggapan bahwa kemungkinan besar putri Chu akan masuk ke dalam kediaman Raja Rui. Sehingga sekali lagi Lu Jing Yu menjadi pihak yang dirugikan.


Hingga tiba saatnya rombongan Pei Zhang Xi kembali ke ibukota dengan membawa kemenangan. Mereka masih mengira bahwa hanya Putri Chu Timur yang ikut pulang bersama Pei Zhang Xi dan bukan Lu Jing Yu. Tidak ada yang pernah menyangka bahwa Pei Zhang Xi berada di dalam kereta yang sama dan bahkan secara inisiatif membantunya turun secara pribadi. Yang lebih mengejutkan semua orang, orang itu bukan putri Chu Timur yang mereka kira sejak awal melainkan Lu Jing Yu. Hal ini juga membuktikam bahwa Lu Jing Yu memang  pergi ke perbatasan.


Hadiah yang dibawa dari perbatasan juga sangatlah banyak. Ada sekitar sepuluh kereta yang berbaris di belakang kereta Pei Zhang Xi. Tapi semua orang kembali dibuat terkejut saat lima dari rombongan kereta ternyata berpisah dan menujukan kediaman Raja Rui karena diketahui bahwa semua hadiah itu berasal dari warga desa Luhao dan sekitarnya yang mereka berikan pada Lu Jing Yu sebagai hadiah.


Belum mereda pembahasan semua orang. Kabar bahwa Pei Zhang Xi menolak menjadikan putri Chu Timur sebagian selir dengan alasan Lu Jing Yu yang tengah hamil.


Hamil?


Kepala semua orang hampir meledak karena terkejut dengan kabar yag sangat menggemparkan. Bukankah kabar terakhir menyebutkan bahwa hubungan mereka berdua sangatlah tidak baik dan Pei Zhang Xi yang membenci Lu Jing Yu. Bagaimana plot dapat berkembang menjadi seperti ini?


Kabar dari kediaman Raja Rui benar-benar memanjakan semua pecinta gosip. Kali ini berita kehamilan Permaisuri Rui bahkan lebih menjadi pembicaraan yang paling panas sepanjang sejarah.


"Benar sekali. Entah ini dinamakan keberuntungan atau kemalangan. Putri Chu Timur sangat patuh pada ayahnya hingga menolak masuk ke dalam kediaman raja yang lainnya dan bersedia menunggu. Aku yakin di kehidupan sebelumnya putri Chu Timur melakukan darma yang banyak sehingga saat ini dewa pun membantunya."


"Mau bagaimana lagi. Permaisuri Rui sudah pada dasarnya tidak berguna. Mungkin karena kebodohannyalah ia akhirnya mengalami masalah pada kehamilannya."


"Benar. Mungkin saja dia sudah dilarang memakan pantangan untuk orang hamil tetapi tetap memakannya. Sifat keras kepalanya di ibukota tidak ada yang bisa menandinginya."


Tidak ada yang membicarakan bahwa kemalangan itu bisa saja diciptakan oleh seseorang.


Mendengar semua gosip di ibukota, seluruh orang di kediaman Raja Rui mengepalkan tangan mereka. Jika bukan karena perintah bahwa mereka harus diam apapun yang terjadi, mereka sudah akan menampar semua mulut mereka yang bicara sembarangan. Lu Jing Yu adalah idola mereka saat ini.


"Bagaimana kabar di ibukota?" Lu Jing Yu bertanya dengan santai pada Xiao Ben sambil memakan potongan buah apel.


"Kabar di luar mengerikan Permaisuri. Lebih baik anda tidak perlu mendengarkannya."


"Baiklah." Lu Jing Yu hanya menanggapinya sambil tersenyum. Mereka sudah bekerja dengan cepat. Jadi bagaimana dia akan membiarkan kerja keras mereka sia-sia?


Kabar itu adalah bagian dari rencana Lu Jing Yu. Tetapi bukan kediaman Raja Rui yang menyebarkannya. Melainkan pelayan Wei Qian nian. Dengan menyebarkan berita mengenai masalah yang dialami pada kehamilan Lu Jing Yu, ia berharap rakyat akan segera menekan Pei Zhang Xi untuk membawa Wei Qian Nian masuk ke dalam kediamannya.


Jika Wei Qian Nian mengetahui bahwa rencanya digunakan oleh Lu Jing Yu untuk mengungkapnya ke permukaan. Apa yang akan dia pikirkan?


~○○○~


♡Permaisuri Tidak Ingin Mati_63♡


*


*


*


Jangan lupa like, komentar, Vote, favorit dan share ya reader. .