Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 294. Rencana Lu Jing Yu 3


"Sudahlah. Sekarang katakan ada apa? Aku yakin kamu tidak akan datang menemui ku di sini tanpa alasan. Katakan dengan cepat. Aku masih memiliki banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan." Kaisar Pei An Long sedikit tidak sabar.


"Ehem. Baiklah kalau begitu saya tidak akan membuang waktu lagi." Lu Jing Yu berdehem untuk memulai berbicara.


"Ini mengenai keamanan istana selama Yang Mulia pergi ke perbatasan. Maksud saya, bagaimana jika ada orang yang memanfaatkan kekacauan ini dan menyerang ibukota? Jika musuh berhasil memasuki ibukota, bukankah Kekaisaran Shao ini akan lumpuh?" Lu Jing Yu menjelaskan alasannya terlebih dahulu. Kaisar Pei An Long bukanlah orang yang bodoh yang tidak akan mengerti apa yang dimaksudkan.


"Jadi bagaimana menurutmu?"


"Menantu ini berpikir jika kita perlu meningkatkan keamanan. Tapi tidak cukup hanya seperti itu, kita juga harus bersiap untuk kemungkinan terburuk." Lu Jing Yu berbicara dengan serius.


Kaisar Pei An Long mendengarkan perkataan Lu Jing Yu dan mengerutkan alisnya. Kemungkinan terburuk apa?


"Kemungkinan terburuk? Kemungkinan terburuk apa yang bisa terjadi? Pada saat ini perang terjadi di luar perbatasan. Pasukan besar telah berangkat ke perbatasan. Jadi tidak ada banyak pasukan yang tersisa di dalam istana."


"Yah.... Kemungkinan terburuk adalah bahwa tantangan perang di luar perbatasan hanyalah umpan saja. Mereka sebenarnya tidak menargetkan perbatasan melainkan langsung menyerang ibukota. Tetapimenantu ini menerima berita dari utusan yang dikirim oleh Yang Mulia mengatakan bahwa pasukan musuh yang berada di perbatasan hanyalah pasukan dengan kualifikasi rendah meski pun jumlah mereka memang sangat banyak." Mengenai kabar itu, Lu Jing Yu berbohong bahwa ia telah mendengar nya, kenyataannya adalah bahwa ia mengetahuinya di dalam novel yang dibacanya. Tapi dia tidak mungkin mengatakannya pada Kaisar Pei An Long kan? Jadi dia hanya bisa mengatakannya bahwa ia mengetahui hal ini dari utusan Pei Zhang Xi.


"Apa? Kalau begitu kenapa kita tidak cepat perintahkan orang untuk memanggil kembali pasukan ke ibukota." Kaisar Pei An Long sangat terkejut sampai ia tidak menyadari banyak hal yang aneh jika dia dapat memikirkannya dengan benar. Jika memang Pei Zhang Xi mengirim pasukan bahwa ia telah mengetahui jika pasukan yang ada di perbatasan hanyalah pasukan musuh yang lemah, kenapa Pei Zhang Xi yang merupakan orang yang merupakan ahli dalam strategi dan perang tidak dapat menyimpulkan bahwa pernah itu hanyalah umpan dan kembali? Namun karena Kaisar Pei An Long sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Lu Jing Yu, ia benar-benar tidak melihat kejanggalan itu.


"Takutnya ini sudah terlambat." Jawab Lu Jing Yu tegas. Mendengar perkataan Lu Jing Yu, Kaisar Pei An Long tampak terkejut sekali lagi. "Yah, tujuan mereka memang ingin mengirim keluar pasukan dalam jumlah besar ke luar ibukota melihat dari banyaknya pasukan yang mereka bawa untuk membuat kekuatan yang melindungi ibukota menjadi lemah dan mudah untuk diserang. Melihat situasi yang ada, kemungkinan besar pasukan musuh telah bersembunyi di dalam hutan barat menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. Jadi menurut perhitungan menantu ini, kemungkinan mereka akan menyerang paling lambat besok pagi karena pada saat itu pasukan yang berangkat ke perbatasan sudah sangat jauh dan meskipun mereka segera kembali setelah mengetahui jika ibukota telah diserang, itu masih akan terlambat." Lanjut Lu Jing Yu. Kaisar Pei An Long mendengarkan apa yang dikatakan Lu Jing Yu dengan seksama.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" Kaisar Pei An Long bertanya dengan cemas.


"Itulah kenapa menantu ini datang menemui ayah kaisar. Menantu ini sebenarnya telah memiliki rencana untuk menghadapi para musuh. Meskipun mungkin tidak dapat mengalahkan para musuh, tapi setidaknya bisa menahan mereka sampai bala bantuan datang." Lu Jing Yu lalu menjelaskan rencana nya pada Kaisar Pei An Long dan segera disetujui. Ia segera memanggil Kasim Song untuk melakukan semua yang dikatakan oleh Lu Jing Yu sebelumnya, ia juga memanggil Jenderal Hao yang bertugas menjaga keamanan di istana.


Kabar mengenai ibukota akan diserang menyebar dengan sangat cepat. Itu memang tujuan Lu Jing Yu yang memerintahkan orang untuk menyebarkannya. Lagipula pasukan Kekaisaran Zhao yang bersembunyi telah keluar dari persembunyian mereka tepat setelah semua persiapan selesai dibuat.


Dan seperti yang diperkirakan oleh Lu Jing Yu sebelumnya, keadaan ibukota kacau setelah kabar itu menyebar cepat seperti api. Para menteri datang satu persatu menemui Kaisar Pei An Long untuk meminta petunjuk. Menanggapi hal ini, Lu Jing Yu yang mendengar laporan dari pengwal Lin menyesap teh panasnya dengan santai.


"Lalu bagaimana dengan reaksi Ayah Kaisar?" Lu Jing Yu bertanya dengan mengerutkan alisnya.


"Hamba tidak menyangka jika Yang Mulia kaisar Adalah pemain yang hebat." Pengawal Lin memuji dengan nada yang aneh.


"He-he-he-he. Tidak tidak. Malah akan menjadi aneh jika seseorang seperti Kaisar tidak dapat melakukan hal seperti itu." Lu Jing Yu terkekeh saat ia menggelengkan kepalanya.


"...." Pengawal Lin tidak tahu harus berkata apa. Lagipula ia tidak memiliki hak untuk menilai bagaimana itu.


Kembali dari istana, wajah semua menteri menjadi suram. Mereka semua datang untuk mencari solusi. Berharap jika Kaisar Pei An Long akan memberikan solusi yang memuaskan pada mereka. Namun siapa yang menyangka jika bahkan Kaisar Pei An Long tidak memiliki solusi yang mereka butuhkan dan bahkan membuat semua orang harus bekerja keras mengerahkan penjaga kediaman mereka untuk ikut membantu menahan pasukan musuh di gerbang ibukota. Jika mereka mengirimkan penjag kediaman mereka ke sana, lalu bagaimana keamanan di kediaman mereka sendiri?


"Kenapa masih berpikir dua kali untuk itu? Istana adalah inti dari sebuah Kekaisaran. Sejak leluhur kita, kita telah berada di bawah naungan Kekaisaran Shao, jika pada saat ini Kekaisaran Shao sedang membutuhkan bantuan kita, kita malah lari tanpa membalas budi seperti pengecut?" Seorang menteri tua berkata dengan marah. Ia memandang menteri-menteri di sekitarnya dengan jijik.


"Tuan Bei, bukannya kami tidak tahu balas budi, tetapi kami hanya berpikir logis sebelum mengambil keputusan. Lagipula masalah keamanan bukanlah masalah kecil. Jika kita salah dalam mengambil keputusan, keselamatan seluruh klan akan berada dalam bahaya." Salah satu menteri berbicara dengan datar.


Setelah kepergian menteri Bei, semua orang saling memandang. Setelah begitu lama berada di lingkungan yang sama, mereka secara tidak sadar mengembangkan pemahaman diri satu dengan yang lainnya. Sehingga mereka akan saling mengerti hanya dengan anggukan maupun gelengan kepala yang ringan....


Namun demikian, para menteri ini bukanlah satu-satunya orang yang merasa gelisah. Para selir ini justru sedang berada dalam kondisi yang lebih buruk. Mereka tidak mengerti seperti apa seluk beluk pemerintahan. Mereka juga tidak mengerti bagaimana sebuah perang bisa terjadi. Para selir ini berasal dari keluarga aristokrat yang hanya belajar mengenai keahlian wanita sejak mereka masih muda. Keahlian utama mereka adalah bagaimana membuat jalan untuk diri mereka dan keluarga mereka dengan penampilan dan kemampuan mereka. Jadi pada saat mereka mendnegar jika sekelompok pasukan akan datang ke ibukota untuk menyerang, mereka tidak bisa tidak merasa panik.


Sebelumnya, saat para pemberontak yang dipimpin oleh Pei Zhong Min menyerang istana, mereka telah merasakan sendiri bagaimana rasanya berada di dalam ancaman dan bahaya penyerangan. Jika mereka harus mengalaminya lagi kali ini, mereka takut mereka tidak akan bisa menahannya lagi.


Sekelompok selir ini hanyalah sekumpulan wanita bangsawan yang manja dan tidak pernah mengalami penderitaan. Dan mereka adalah sasaran empuk bagi para musuh ini. Jadi mereka yakin setelah mereka berhasil menaklukkan ibukota, mereka pasti akan menyerang istana selir terlebih dahulu. Memikirkan hal ini, satu persatu selir ini datang dengan pemikiran yang sama.


*


*


*


🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_294🐣


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


***


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Kelima🍃...


...🌸Pada malam Kelima, Allah Ta'ala akan memberikan pahala seperti pahala sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah (Nabawi) dan Masjidil Aqsha🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...