Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 306. Bai Mu Yue Diangkat menjadi Putri


Klang! Pedang Pei Zhong Min terlempar jauh di atas tanah. Pei Zhang Xi datang tepat waktu sehingga nyawa Bai Mu Yue dapat selamatkan. Jika Pei Zhang Xi datang sedetik lebih lama, nyawa Bai Mu Yue pasti sudah melayang


Pei Zhong Min terkejut saat melihat Pei Zhang Xi telah menemukannya. Adik ke empatnya itu membawa banyak pasukan dan mengepungnya. Tidak ada jalan kabur! Mata Pei Zhong Min melirik anak yang masih tidur di tanah dan segera menyadari jika anak itu tidak sepenuhnya tidak berguna. Setidaknya, mampu membuat Pei Zhang Xi mengejarnya seperti itu, sepertinya anak ini cukup berharga. Dengan segera ia menemukan cara untuk melarikan diri dari pengepungan dan menyelamatkan nyawanya. Tangannya meraih Bai Mu Yue untuk dia jadikan sandera.


Tetapi niatnya dengan mudah dapat dilihat oleh Pei Zhang Xi yang segera menendang tubuh Pei Zhong Min untuk menyelamatkan Bai Mu Yue. Menerima serangan yang tidak terduga, tubuh Pei Zhong Min terpental jauh. Ia meringis kesakitan.


"Tangkap penjahat ini! Jangan biarkan dia kabur lagi." Pei Zhang Xi mengangkat Bai Mu Yue dan menggendongnya di dalam pelukannya saat ia memberi perintah pada Mo Han.


"Baik Yang Mulia." Mo Han mengakui perintah dan segera memberi isyarat pada tentara lain untuk mengikat Pei Zhong Min.


"Lepaskan aku! Dasar kalian manusia tidak berguna! Aku akan memberi kalian pelajaran jika kalian tidak melepaskan aku sekarang!" Pei Zhong Min terus memberontak saat ia ditangkap dan diikat.


"Bawa dia kembali ke penjara bawah tanah. Pastikan untuk mengawasinya kali ini." Pei Zhang Xi kembali memberi perintah. Hukuman Pei Zhong Min pada dasarnya telah ditetapkan. Hukuman untuk setiap pemberontak adalah hukuman mati. Dan Pei Zhong Min telah memenuhi syarat untuk mendapatkan hukuman mati. Ditambah saat ini hukuman telah bersekongkol dengan musuh serta menculi pangeran yang merupakan calon pewaris tahta. Ribuan kematian bahkan tidak dapat mengganti kesalahannya.


Pei Zhang Xi memeriksa Bai Mu Yue yang masih tidak sadarkan diri sejak tadi. Karena khawatir jika Bai Mu Yue diberi sesuatu yang berbahaya, Pei Zhang Xi segera memerintahkan Mo Ting untuk mencari Tabib Fang dan memintanya untuk segera pergi ke istana timur untuk memeriksa keadaan Bai Mu Yue. Karena bagaimanapun, jika anak ini tidak menggantikan putra nya, pasti putranya lah yang saat ini berada di posisi Bai Mu Yue yang menyedihkan.


Segera, Pei Zhang Xi kembali ke istana dengan membawa Bai Mu Yue dengan hati-hati di tangannya. Sedangkan Pei Zhong Min, orang yang sudah akan mati itu sudah di bawa ke dalam penjara bawah tanah kembali. Kali ini, laki-laki ambisius itu tidak akan berhasil melarikan diri lagi. Lagipula, dia berhasil kabur terakhir kali hanyalah karena Pei Zhang Xi membiarkannya kabur untuk melihat siapa yang membantu Pei Zhong Min selama ini hingga saudaranya itu sangat berani.


Saat Pei Zhang Xi tiba di istana, Lu Jing Yu dan yang lainnya menunggunya dengan cemas. Apalagi saat mereka melihat Bai Mu Yue yang ada di pelukan Pei Zhang Xi sepertinya tidak sadarkan diri. Xia Xi Lin menatap anaknya dengan tatapan rumit. Memang dialah yang telah membiarkan putrinya sendiri untuk menggantikan Pei Zhi Hui yang akan diculik. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hatinya sebenarnya benar-benar tidak rela melepaskan putrinya di dalam bahaya. Jadi saat ia melihat Bai Mu Yue yang tidak sadarkan diri, ia tidak bisa tidak menangis panik dan berlari menghampiri Pei Zhang Xi untuk mengambil putrinya.


"Yue'er. Sayang, bangunlah. Tolong bangun untuk ibu. Ibu sangat cemas nak. Bangunlah sayang." Xia Xi Lin menciumi wajah Bai Mu Yue yang pucat. Ia merasa bersalah di dalam hatinya. Namun ia tidak menyesal telah menukar putrinya sebelumnya. Bahkan jika dia diberi kesempatan untuk kembali ke masa dimana ia menukar putrinya, ia masih akan melakukan hal yang sama.


Lu Jing Yu juga cemas melihat keadaan Bai Mu Yue. Dengan Pei Zhi Hui yang masih ada di dalam pelukannya, ia menghampiri Xia Xi Lin untuk memeriksa keadaan Bai Mu Yue. Lu Jing Yu mengulurkan tangannya untuk memeriksa denyut nadi Bai Mu Yue untuk melihat apakah ada yang salah dengan anak itu. Tapi detak jantung Bai Mu Yue sepertinya normal. Itu menunjukkan jika Bai Mu Yue baik-baik saja.


"Sepertinya Yue'er tidak apa-apa. Dia hanya pingsan. Akuenduga jika raja Zhong pasti memberikan obat bius untuk membuatnya tidak sadar sehingga ia tidak akan berisik saat ia melarikan diri." Ucap Lu Jing Yu sedikit menenangkan hati Xia Xi Lin.


"Yah. Dia memang tidak apa-apa. Dia hanya pingsan karena obat bius. Namun dia masih sangat kecil, jadi harus dilakukan pemeriksaan ulang untuk melihat apakah obat bius itu akan berpengaruh pada tubuhnya." Ucap Pei Zhang Xi kembali membuat hati Xia Xi Lin tenggelam. Melihat Xia Xi Lin yang tampak khawatir, Pei Zhang Xie melanjutkan ucapannya.


"Aku sudah meminta Mo Ting untuk memanggil tabib Fang. Dia adalah tabib jenius yang dapat menyembuhkan semua penyakit. Jadi meskipun terjadi sesuatu pada anak ini, yakinlah jika tabib Fang akan dapat melakukan sesuatu untuk membalikkan situasi." Lanjut Pei Zhang Xi untuk menenangkan Xia Xi Lin.


"Ha-ha-ha-ha. Hamba sangat tersentuh mendengar pujian tulus dari Yang Mulia. Hamba benar-benar tidak menyangka jika hamba di hati Yang Mulia begitu tinggi." Suara tabib Fang yang flamboyan terdengar saat pria berbaju serba putih itu masuk ke dalam halaman dengan langkahnya yang ringan. Pada saat semua orang pindah dari kediaman Raja Rui ke istana timur, tabib Fang memilih untuk tetap tinggal. Lagipula, pria muda yang gila akan medis itu memiliki ruang khusus di kediaman Raja Rui untuk melakukan penelitian nya. Jadi dia enggan meninggalkan tempat itu.


Mendengar suara yang kurang ajar itu, semua orang menoleh dan segera melihat Tabib Fang yang berjalan mendekat. Tabib muda itu segera membungkuk dan memberi hormat.


"Lewati formalitas. Fang Lin Hua, cepat periksa anak itu apakah dia baik-baik saja. Hari ini anak itu berjasa besar pada Kekaisaran Shao." Kaisar Pei An Long melambaikan tangannya dan memberi perintah.


"Baik Yang Mulia." Tabib Fang mengangguk. Ia segera memberi isyarat pada Xia Xi Lin untuk mengikuti nya masuk ke dalam Ruangan untuk memeriksanya. Semua orang tidak pergi dan menunggu di luar karena Kaisar Pei An Long juga masih menunggu di sana. Bagaiaman bisa mereka pergi jika Kaisar Pei An Long bahkan masih tinggal?


Beruntung Bai Mu Yue baik-baik saja. Dan obat bius yang digunakan juga tidak terlalu banyak maupun membahayakan nyawa anak kecil itu. Bai Mu Yue secara alami akan sadar setelah satu jam berlalu. Setelah mendengar penjelasan tabib Fang, semua orang ikut merasa lega.


Pada saat itu, Kasim Song maju ke depan dna berkata dengan lantang.


Kasim Song membuka dan membaca titah Kaisar yang telah disiapkan oleh Kaisar Pei An Long selama Bai Mu Yue diperiksa di dalam ruangan oleh tabib Fang.


"Bai Mu Yue hari ini telah berjasa besar bagi keluarga kerajaan Shao. Untuk menghargai jasanya yang besar, mulai hari ini, Bai Mu Yue akan dianugerahi gelar putri dan akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti putri kerajaan. Sedangkan Xia Xi Lin, karena keberanian dan kesetiaan nya pada Kekaisaran Shao, dia juga akan dianugerahi dengan gelar nyonya bangsawan khusus yang akan mendapatkan kediaman di luar istana dan akan mendapatkan tunjangan dari istana seumur hidupnya." Kaisar Pei An Long memberi titah melalui Kasim Song. Semua orang turut bahagia.


Sedangkan Xia Xi Lin, saat ini ia sedang linglung hingga ia tidak segera menerima titah itu. Ia benar-benar tidak menyangka akan hal ini.


"Nyonya Xia, tolong segera terima titah Kaisar." Ucap Kasim Song menyadarkan Xia Xi Lin.


"Hamba, Xia Xi Lin menerima titah Kaisar. Hamba yang rendah ini berterima kasih atas berkah Yang Mulia." Xia Xi Lin menerim titah dari tangan Kasim Song.


*


*


*


🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_306🐣


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


...***...


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Ke Sepuluh🍃...


...🌸Pada malam ke Sepuluh, Allah Ta'ala memberi dia karunia di Dunia dan di Akhirat🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...