
Lu Jing Yu menatap kereta yang membawa Pei Zhi Hui pergi sampai kereta itu tidak lagi terlihat sebelum mengalihkan pandangannya pada dua orang yang tersisa untuk menemaninya sekaligus bertanggung jawab untuk menjaganya. Tatapannya menyapu kedua orang laki-laki dan perempuan itu dengan teliti. Kemudian Menganggukkan kepala setelah melihat penampilan nya yang dinilai sesuai.
Rencana Lu Jing Yu adalah untuk pergi ke Restoran Surga Abadi untuk mencari tahu apakah orang-orang yang dia cari akan berada di sana saat ini tanpa ketahuan maupun dicurigai oleh siapa pun. Jadi mereka sama sekali tidak boleh terlihat mencolok. Setelah melihat penampilan keduanya yang terlihat seperti pelayan dan pengawal biasa, Lu Jing Yu merasa tenang. Keputusannya untuk keluar istana dengan tampilan seperti ini sepertinya sangat berguna.
"Yang Mulia, apa yang ingin anda lakukan terlebih dahulu?" Chu Fei bertanya.
Lu Jing Yu menatap Chu Fei dan pengawal Lin dengan seksama. Bagaimana pun, kedua orang ini bisa dianggap rekan nya untuk saat ini. Dan dalam aturan kerja sama, di antara anggota tim tidak boleh ada rahasia atau tidak akan terjadi kerjasama yang baik. Jika Lu Jing Yu ingin misinya kali ini berjalan dengan baik, ia harus percaya pada keduanya. Memberitahukan apa yang ada di dalam pikirannya pada mereka.
Tetapi, kepercayaan tanpa syarat seperti itu tidak bisa diberikan pada semua orang secara acak. Hanya orang-orang yang layak diberikan kepercayaan seperti itu yang dapat menjadi rekan yang baik. Dan Lu Jing Yu tampaknya puas dengan kedua rekan timnya saat ini.
Kesetiaan Chu Fei tidak perlu diragukan lagi meski pun sebelumnya gadis itu pernah membuat masalah untuknya di masa lalu. Tapi selama ini Chu Fei berhasil membuktikan kesetiaan nya. Sedangkan untuk pengawal Lin, Lu Jing Yu memang tidak begitu mengenalnya dengan baik, namun Lu Jing Yu mengetahui jika laki-laki itu telah menjadi anggota pengawal pribadi Pei Zhang Xi bahkan sebelum ia menikah dengan nya. Dapat berada di sisi Pei Zhang Xi selama bertahun-tahun saja sudah cukup membuktikan kemampuan dan dedikasi nya. Lu Jing Yu tidak harus mempertanyakan nya.
"Ikut aku." Lu Jing Yu mengarahkan mereka untuk pergi ke sebuah gang kecil di antara kios. Apa yang akan dia bicarakan adalah sebuah rahasia besar yang tidak sembarang orang dapat mendengar nya.
Setelah mereka sampai di gang kecil itu, Lu Jing Yu memandang keduanya bergantian sebelum mengambil napas sebelum mengatakan rencananya pada mereka berdua.
"Aku akan mengatakan pada kalian sebuah rencana. Tapi sebelumnya aku ingin tahu apakah kalian berdua bisa percaya sepenuhnya padaku?"
"Ya Yang Mulia. Hamba percaya sepenuhnya pada Yang Mulia Putri Mahkota." Chu Fei menjawab tanpa berpikir. Sejak ia memutuskan untuk mengikuti Lu Jing Yu, ia telah menyerahkan semuanya pada Lu Jing Yu sebagai bentuk rasa terima kasihnya. Jadi apapun yang Lu Jing Yu ingin dia lakukan, dia tidak akan memiliki sedikit pun rasa enggan apalagi ragu-ragu.
Pengawal Lin melirik Chu Fei yang penuh percaya diri. Dia telah mengikuti Pei Zhang Xi sejak lama dan dia mengerti bagaimana Lu Jing Yu telah menggunakan cara yang menjijikkan untuk dapat menjadi Istri Pei Zhang Xi. Jadi tidak mudah baginya untuk percaya padanya begitu saja Meskipun selama ini Lu Jing Yu telah melakukan banyak hal yang telah mampu membuktikan dirinya layak berada di samping Pei Zhang Xi.
"Pengawal Lin, tidak masalah jika kamu tidak bisa sepenuhnya percaya padaku. Tapi dengan berat hati aku harus menghentikan pengawal Lin untuk mengikuti ku dan menunggu di sini." Lu Jing Yu berkata dengan serius. Ia tidak memiliki banyak waktu untuk dibuang untuk menjelaskan dirinya atau memaksa pengawal Lin percaya padanya. Apalagi Ku Jing Yu sangat mengerti Jika sebuah kepercayaan didapatkan dengan cara memaksa, kepercayaan itu tidak akan berhasil pada akhirnya.
Saat Lu Jing Yu selesai berbicara, ia segara berbalik dan memberi isyarat pada Chu Fei untuk pergi bersamanya. Namun tidak sampai Lu Jing Yu melangkah, pengawal Lin menjatuhkan lututnya di tanah dengan bilah pedang di sebelah tubuhnya.
"Hamba, Lin Shi Jue siap menerima tugas dari Yang Mulia Putri Mahkota." Ucap pengawal Lin tanpa ragu. Meskipun tanpa dijelaskan, pernyataan ini jelas lebih dari yang diinginkan Lu Jing Yu.
"Bangunlah pengawal Lin."
"Terima kasih Yang Mulia." Pengawal Lin segera berdiri dan menyarungkan kembali pedangnya dan meletakkan nya di pinggang nya. Rasa hormatnya pada Lu Jing Yu semakin bertambah.
Nyatanya bukan karena ancaman Lu Jing Yu yang akan melarangnya ikut yang pada akhirnya membuatnya memilih percaya pada Lu Jing Yu, namun Pengawal Lin melihat jika aura yang dimiliki Lu Jing Yu saat ini hampir sama dengan aura yang dipancarkan oleh Pei Zhang Xi.
"Baiklah. Karena kalian berdua sudah setuju, aku akan mengatakan rencanaku pada kalian karena kita adalah rekan pada saat ini."
"Re-rekan?" Pengawal Lin sangat terkejut.
***
Di sebuah ruang pribadi lantai dua di restoran Surga Abadi, sekelompok orang tengah berkumpul bersama. Jika Pei Zhang Xi melihat mereka, ia akan dengan mudah mengenali satu persatu dari mereka karena mereka adalah para menteri atau pejabat yang secara diam-diam mendukung dan membantu Pei Zhong Min untuk melakukan pemberontakan untuk menggulingkan Kaisar Pei An Long dan menjadi Kaisar.
Tidak mudah bagi Pei Zhong Min akhirnya mampu membentuk kawanannya sendiri ya mng bersedia bekerja untuknya dengan iming-iming yang akan dia berikan pada mereka jika ia berhasil naik tahta.
Sedangkan untuk para menteri dan pejabat ini, tidka peduli siapa yang menjadi Kaisar di masa depan asalkan Kaisar baru akan memberikan keuntungan pada mereka.
Tetapi, mereka benar-benar tidak bisa percaya pada Pei Zhang Xi mengingat betapa tegasnya sikap Pei Zhang Xi yang tidak akan mungkin dengan mudah mereka kendalikan. Dengan begitu, Mereka hanya bisa mencari kandidat lain untuk menjadi Kaisar yang dapat mereka atur di masa depan.
"Aku mendengar jika orang-orang yang memasuki hutan hampir sampai di tempat persembunyian." Seorang pria tua berkata setelah menyesap tehnya.
"Lalu apa? Saat mereka sampai, mereka hanya akan menemukan perkemahan yang ditinggal kan." Seorang pria lainnya menjawab dengan santai.
"Menteri Du benar. Raja Zhong telah memutuskan kapan kita akan bergerak. Bahkan jika mereka menyadarinya, semuanya akan terlambat."
"Tapi, jangan lupa jika Kaisar Pei An Long memiliki tentara rahasianya, Pasukan Elang yang memiliki kemampuan sepuluh kali lipat dari penjaga biasa. Dikabarkan jika satu dari mereka dapat membunuh puluhan orang dalam sekali serang. Saat terjadi sesuatu pada istana, pasukan Elang ini tidak berdiam diri saja bukan?" Seorang di antara mereka berkata dengan sedikit ragu.
Sementara Lu Jing Yu dengan rekan-rekan nya sedang menjalankan misi rahasia mereka, jauh di kedalaman hutan. Seekor elang dengan ukuran yang besar terbang di ketinggian. Elang tersebut jelas bukanlah elang biasa. Elang itu mampu terbang dengan sangat cepat. Melintasi luasnya hutan tanpa hambatan.
Elaang berwarna hitam itu tidak berhenti terbang sebelum ia sampai di sebuah tenda besar yang didirikan di tengah hutan. Masuk ke dalam tenda dari jendela dan bertengger di lengan seorang pria muda yang tampan.
*
*
*
🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_242🐣
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉