
Suasana di dalam ruangan Pengadilan sangat kacau. Kaisar Pei An Long tidak berbuat apa-apa. Bahkan Pei Zhang Xi pun juga tidak menunjukkan sikapnya secara tegas. Semua orang mulai melihat orang-orang yang memiliki status jabatan lebih tinggi dari mereka, terutama orang-orang yang memiliki banyak pasukan di belakang mereka.
Namun yang mereka dapatkan adalah wajah semua orang itu yang tampak tenang namun sama sekali tidak menunjukkan jika mereka akan bertindak. Lagipula, dalam keadaan terkepung, mereka tidak akan mungkin dapat mengirim kan pesan perintah pada anak buah mereka untuk mengirimkan bantuan. Jadi mereka tidak bisa tidak sampai pada kesimpulan bahwa sebenarnya mereka sama dengan mereka yang juga bingung untuk memutuskan langkah. Dan mungkin juga, jalan yang mereka pilih tidak beda jauh dengan jalan yang mereka ambil.
"Sepertinya semua orang sudah mengetahui jika akulah pihak yang harus mereka pilih. Jika hari ini kalian memilih untuk berdiri di pihakku, aku berjanji pada kalian akan memperlakukan kalian dengan baik. Namun jika kalian hari ini melawanku, aku tidak akan memberikan kematian yang mudah bagi kalian. Namun tenang saja, aku tidak akan membiarkan kalian sendirian. Aku akan membantu kalian mengirim seluruh anggota keluarga kalian menyusul mereka." Pei Zhong Min menatap para menteri ini dan menyeringai.
Mendengar ucapan penuh percaya diri Pei Zhong Min, Tuan Tua Zhu melirik semua orang dan mengepalkan tangannya. Berani sekali semua orang ini memiliki niat untuk ikut membangkang. Meskipun ia juga mengetahui beberapa dari mereka memang telah bekerja sama dengan para pemberontak sejak awal, tapi sebagian lainnya tidak terlibat sama sekali.
Namun, dengan ancaman kematiannya disertai kematian seluruh keluarganya, bagaimana bisa para menteri ini bisa tahan?
"Kalian seharusnya tahu batasan. Kita hanyalah seorang pengabdi di sini. Apapun yang terjadi kita harus setia pada majikan kita." Tuan tua Zhu berkata sambil melirik semua orang.
"Tuan tua Zhu, kami hanya berusaha berpikir logis. Lihatlah keadaan di sekitar, apakah kita bisa selamat jika kita melawan? Jika kami menyerah saat ini, kita masih bisa bekerja untuk kekaisaran ini. Lalu untuk menebus kejahatan pengkhianatan ini, kita hanya akan bekerja lebih keras untuk memajukan Kekaisaran. Bukankah sama saja dengan siapapun yang me jadi Kaisar selama semuanya baik-baik saja?" menteri Fu menoleh dan Berkata pada Menteri Zhu. Menteri ini memang telah berkomplot dengan Pei Zhong Min sejak awal. Putrinya adalah salah satu selir Pei Zhong Min, jadi tentu saja dia akan membela menantunya. Apalagi jika Pei Zhong Min berhasil naik tahta, bukankah kehidupan keluarga nya akan lebih baik di masa depan?
"Menteri Fu! Aku tidak percaya aku akan mendengar semua hal ini dari mulutmu." Tuan tua Zhu berteriak marah. Bisa dikatakan jika menteri Fu adalah menteri dari generasi lama.
"Tidak apa jika anda tidak percaya tuan Tua Zhu. Yang pasti aku masih akan memilih hidup dan menyelamatkan seluruh keluargaku dan telah menentukan sikapku. Hei kalian, aku tahu kalian memiliki pemikiran yang sama denganku. Tidak perlu merasa bersalah maupun ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Ingatlah jika nasib seluruh keluarga kalian benar-benar sedang dipertaruhkan di sini." Menteri Fu berkata dan mulai berjalan ke belakang Pei Zhong Min saat ia selesai mengucapkan bagiannya.
"Baiklah. Meskipun akan sangat mengecewakan, aku, Pei Zhang Xi, putra Mahkota Kekaisaran Shao ingin bertanya pada kalian untuk yang terakhir kalianya, jika aku berjanji akan menyelamatkan nyawa kalian beserta keluarga kalian, apakah kalian masih akan tinggal di sisi pihak istana atau masih akan pergi dengan para penghianat itu. Pikirkan baik-baik hal ini karena Aku tidak akan menerima permintaan maaf dari seorang penghianat." Pei Zhang Xi menyapu pandangannya pada semua menteri yang terlihat mulai mencondongkan diri pada pihak musuh.
"Kami...."
"Hahahaha! Kalian tidak mungkin percaya pada adikku yang baik ini kan? Meskipun Pei Zhang Xi memiliki pasukan yang banyak dan kompeten, mereka berada jauh dari istana. Aku telah meletakkan beberapa orang untuk mengawasi mereka dan tidak ada dari mereka yang keluar dari markas mereka di kediaman Raja Rui. Bahkan tanpa ada yang bisa keluar dari sini, bagaimana bisa mereka mengetahui jika majikan mereka dalam bahaya dan datang menolong dengan cepat. Jadi jangan banyak membuang waktu dan segera tinggal di pihakku. Aku berjanji akan memberikan kehidupan yang layak pada kalian. Namun bagi mereka yang menenatangku, aku pastikan akan memberikan akhir yang buruk bagi mereka."
Setelah mendengar perkataan Pei Zhong Min, hampir sebagian dari para menteri ini telah berpindah posisi. Mereka berdiri di belakang Pei Zhong Min. Melihat hal ini, Pei Zhong Min sangat puas dan tertawa terbahak-bahak.
"Lihat sekarang apa yang mampu aku lakukan!" Pei Zhong Min berkata dengan ekspresi mengejek menatap Kaisar Pei An Long dan Pei Zhang Xi yang memiliki wajah gelap.
"Ayah kaisar. Sekarang lihatlah hampir semua menterimu telah berkhianat darimu. Aku akan memberikan dua pilihan. Yang pertama, mati sebagai seorang Kaisar dan mendapatkan pemakaman yang layak. Namun tentu saja dengan syarat bahwa kamu akan mengakui aku sebagai Kaisar yang baru setelah kematianmu dan mencopot gelar putra Mahkota Pei Zhang Xi." Ucap Pei Zhong Min memandang Pei Zhang Xi dengan ejekan.
"Atau yang kedua, mati dalam keadaan buruk. Aku tidak akan memberikan pemakaman yang layak bahkan akan memberikan mayatmu kepada an-jing an-jing penjaga yang kelaparan jika kamu masih berkeras hati." Pei Zhong Min memicingkan matanya memandang Kaisar Pei An Long.
"Zhong Min, aku benar-benar tidak percaya bahwa selama ini aku telah membesarkan seekor serigala bermata putih. Mereka adalah ibu dan saudaramu. Bagaimana bisa kamu mengancam dengan menyakiti mereka."
"Aku? Serigala bermata putih? Yah. Anggap saja memang benar aku serigala bermata putih itu. Tapi jika aku harus mengakui puluhan wanita asing itu sebagai ibuku, maaf, aku tidak pernah akan mengakui mereka. Selain itu, para putri yang manja itu, aku tidak akan mengakui mereka juga. Adik perempuan ku hanya satu dan tidak ada yang lain. Jadi lupakan saja ide untuk membuatku mengakui mereka yang sangat merepotkan itu."
"Zhong Min, kamu benar-benar keterlaluan kali ini. Tidak akan ada yang baik yang akan terjadi jika kamu melakukan semua ini. Dewa akan mengutuk."
"Hahahaha? Dewa? Bukankah jika aku menjadi Kaisar nanti aku akan menjadi utusan dewa? Bagaimana mungkin para dewa akan marah padaku?"
"Kakak pertama, kita adalah saudara. Tolong jangan tempatkan kita dalam posisi yang canggung." Pei Wu Shan berkata sambil memandang Pei Zhong Min.
"Oh adikku yang baik. Aku tahu kamu adalah yang paling baik dari semuanya. Selain Pei Zhang Xi, kamu lah yang memiliki kualifikasi bersaing menjadi putra mahkota. Tapi sayang kamu terlalu polos dan naif. Ck CK CK. Jika kamu tidak mau, tidak berarti aku juga tidak. Karena kamu tidak ingin situasi yang canggung dalam persaudaraan ini, aku harap kamu lebih baik tahu diri dan tidak ikut campur pada urusanku atau aku tidak akan lagi menganggap jika kita adalah saudara dan bertindak kejam."
"Semuanya! Cepat bersihkan semua halangan kita. Tapi tinggalkan Ayah Kaisarku yang tercinta untuk aku beri kehormatan mati di tangan Kaisar masa depan." Teriak Pei Zhong Min dengan senyum puas di wajahnya. Mengangkat pedang nya dan mengarahkan nya pada Kaisar Pei An Long.
*
*
*
🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_252🐣
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉