Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 192


Semua mata tertuju pada Lu Jing Yu dan memasang telinga mereka sehingga mereka dapat mendengar alasan yang akan digunakan oleh Lu Jing Yu untuk lepas dari maslah besar ini. Masalah yang sebelumnya hanylah masalah sepele malah menjadi berlarut bahkan hingga nyaris menyulut pertentangan dari beberapa kekaisaran.


Xian Mu Xuan yang telah selesai diobati juga baru saja kembali ke aula. Meskipun sebenarnya tidak masalah baginya untuk tetap tinggal di tempatnya untuk memulihkan diri, dia bersikeras kembali dengan alasan ia harus menghirmati Kaisar Pei An Long dan seluruh rakyat Kekaisaran Shao yang telah mengundangnya. Namun tentu saja alasan yang sebenarnya adalah bahwa ia ingin melihat bagaimana Lu Jing Yu akan dipermalukan. Ia yakin kali ini ia akan mampu merusak nama baik Lu Jing Yu. Ia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Lu Jing Yu akan hancur sehingga barulah ia tetap datang meskipun menahan rasa sakit di kakinya dan tertatih dengan dibantu oleh seorang pelayan.


Melihat Xian Mu Xuan yang kembali ke aula, sekali lagi ia berhasil menarik simpati semua orang padanya dan sukses membuat citranya yang sangat baik hati dan menghormati tetua segera tercantum.


Lu Jing Yu yang baru akan membuka mulutnya untuk menjelaskan diirnya juga berhenti melihat Xian Mu Xuan masuk ke dalam aula. Ia menunggu gadis itu duduk dengan tenang di tempat duduknya. Lu Jing Yu menarik sudut bibirnya. Dengan Xian Mu Xuan yang ada di dalam aula, masalah akan lebih mudah diselesaikan. Mungkin juga ia dapat menarik naik ikan yang tersembunyi jauh di kedalaman.


"Putri Mahkota Shao, saat ini ptri Shixian telah datang. Lihatlah kemalangan yang dialami oleh Putri Shixian, melihat itu apakah Yang Mulia masih bisa tertawa?" Tuan Zhao kembali mendorong Lu Jing Yu. Xian Zi Xuan mengabaikannya, namun Xian Mu Xuan adalah orang yang terlibat secara langsung, saat ia ditertawakan di depan umum tentu saja akan menyakiti harga dirinya dan tidak akan melepaskan siapapun yang akan melakukan hal ini padanya dengan mudah. Meskiun dia tidaklah lebih berpengaruh dari Xian Zi Xuan, namun dia Xian Mu Xuan masihlah seorang putri yang harus dihormati dan memiliki kekuasaan. Jadi jika dia membantunya juga bukanlah hal yang sia-sia.


"Sebelumnya, saya, Putri Mahkota Kekaisaran Shao harus meminta maaf kepada Ayah Kaisar karena telah mengganggu kelncaran acara dan bahkan membuat sopan santun dan karakter seluruh rakyat Kekaisaran Shao dipertanyakan oleh Kekaisaran tetangga." Lu Jing Yu menatap Kaisar Pei An Long dengan tulus. Ayah mertuanya itu mengaggukkan kepalanya. Meskipun kaisar Pei An Long masih tidak yakin searus persen bahwa menantunya ini akan mampu memberikan alasan yang masuk akal, ia masih harus megandalkannya untuk menyelesaikan masalah kali ini.


"Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan para tamu untuk hadir dalam acara yang besar ini. Saya juga meminta maaf pada semua orang yang hadir di sini baik itu tamu kehormatan dari berbagai kekaisaran tetangga, para menteri dan para bangsawan atas ketidak nyamanan ini." Lu Jing Yu dengan tenang meminta maaf pada semua orang. Beberapa orang mengapresiasi keberanian Lu Jing Yu meminta maaf di depan umum. Namun beberapa orang di antara para tamu yang hadir mendengus. Mereka menilai Lu JIng Yu yang mengulur waktu dan bertele-tele.


"Dan saya juga meminta maaf kepada Putri Shixian atas kesalahpahaman ini. Saya tidak meyangka saya akan tertawa pada saat anda mengalami kecelakaan dan bahka terluka." Lu Jing Yu meminta maaf dengan tulus.


Xian Mu Xuan tidak berharap Lu Jing Yu akan dengan mudah meminta maaf padanya. Dari informasi yang didapatkanya, Lu Jing Yu adalah orang yang sombong yang tidak akan mudah mengaku salah. Saat Lu Jing Yu tertawa tadi sebenarnya dia juga tidak menyangka. Ia hanya berencana untuk menunjukkan betapa dirinya yang berbaik hati mengampuni seorang penari yang tidak sengaja menyakitinya dan membuat citra baiknya di depan semua orang. Namun Lu Jing Yu malah tertawa pada saat itu. Ia merasa sangat kesal mendengar suara tawa Lu Jing Yu yang menjengkelkan. Ia benar-benar merasa dipermalukan.


Meskipun ia sebenarnya tidak yakin apakah Lu Jing Yu memang menertawakannya yang terjatuh atau tidak karena yang ia lihat sejak awal adalah bahwa baik Lu Jing Yu maupun Pei Zhang Xi tidak memperhatikannya sama sekali. Namun apapun alasannya, kenyataannya Lu Jing Yu tertawa saat dia terjatuh dan semua orang akan menilainya tidak sopan dan kurang ajar. Itu akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.


"Tidak masalah Putri Mahkota Shao. Semua memang salah saya yang tidak berhati-hati dan ceroboh sehingga membuat malu diri sendiri. Ini semua tidak ada hubugannya dengan anda yang tertawa atau tidak." Xian Mu Xuan tahu bagaimana ia menarik simpati orang padanya dan pandai memilih kata. Meskipun kelihatannya ia memaafkan Lu Jing Yu di depan umum, ia tidak lupa menyebutkan lagi masalah tawa yang akan mengingatkan pada semua orang mengenai betapa tidak sopannya Lu Jing Yu.


Namun Lu Jing Yu bukan orang baru dalam hubungan masyarakat yang saling menjatuhkan. Ia sangat hafal dengan trik dan wajah polos yang digunakan Xian Mu Xuan untuk menarik simpati dan rasa kasihan orang lain. Meskipun di dunia aslinya terlihat sangat damai di luar, persaingan dan trik saling menjatuhkan seperti ini sangatlah umum digunakan dalam pergaulan di dunia kalangan atas. Dan semua cara yang digunanak di dunia aslinya bahkan lebih beragam dan lebih sulit diselesaikan. Jadi menghadapi seseorang yang bermuka dua seperti Xian Mu Xuan yang menggunakan cara yang masih bisa dibilang cara seorang amatir, ini sangatlah mudah.


Benar saja seperti yang diprediksi oleh Lu Jing Yu bahwa semua orang akan tersulut dengan apa yang dikatakan Xian Mu Xuan. Mereka mulai mengungkapkan ketidakterimaan mereka mengenai sikap Lu Jing Yu. Mendengar diskusi semua orang, Xian Mu Xuan tersenyum di dalam hatinya.


"Mengenai Putri Shixian yang tidak sengaja terjatuh saat menari memang tidak ada hubugannnya sama sekali denganku. Saya tidak mampu melakukan apapun yang akan dapat membuat Putri Shixian sampai terjatuh dari jarak yang lumayan jauh ini meskipun saya ingin. Lagipula seseorang terjatuh atau gagal dalam sebuah pertunjukan juga bukan hal yang baru. Entah karena faktor apa seseorang gagal dalam pertujukan, hal itu bisa dimaklumi." Lu Jing Yu bukan hanya mengelak namun bahkan memukul kembali Xian Mu Xuan. Ia menegaskan bahwa jika Xin Mu Xuan gagal menampilkan penampilan terbaiknya, bukn salah orang luar melainkan dari nasibnya sendiri. Jadi tidak bisa menyalahkan orang lain untuk itu. "Namun yang menjadi masalah di sini adalah saya yang secara kebetulan tertawa saat Putri Shixian jatuh harus dijelaskan karena menimbulkan hal yang sangat tidak terkendali." Lu Jing Yu menoleh dan menatap Tuan Zhao dengan mata yang mengejek.


*


*


~🍀 Permaisuri Tidak Ingin Mati_192🍀~


Terima kasih sudah mampir 😘


Jangan lupa tinggalkan jejak 👣 like 👍 komentar 📝 vote 🌟