
"Kenapa tidak menikah dengan babi saja!" Teriak Lu Jing Yu keras. Ia sangat marah mendengar jawaban pria itu. Apa dia menganggap seorang wanita hanyalah pembuat anak? Apa dia pikir seorang bayi adalah seekor babi yang bisa dia jual saat dia membutuhkan uang? Kenapa dia menikah dengan manusia dan bukannya dengan babi yang dapat memberinya banyak anak sekaligus?
"Ini tidak ada urusannya dengan mu. Cepat serahkan mereka padaku atau aku tidak akan sungkan." Pria itu sudah mulai kesal. Melihat penampilan Lu Jing Yu ia mengetahui jika Lu Jing Yu berasal dari keluarga yang mampu. Jadi dia berusaha untuk tidak berubah sembrono. Tapi saat ini dia sudah kehilangan kesabarannya.
Lu Jing Yu tidak menanggapi dan beralih berbicara pada wanita yang bersembunyi di belakang nya. "Nyonya, kamu sudah mendengar bagaimana suamimu memeperlakukanmu. Meskipun kami dapat menyelamatkan putrimu saat ini, sangat besar kemungkinan suamimu akan melakukan hal yang sama di masa depan. Apakah kamu mau kembali berasamanya?"
Pria itu berdecih saat mendengar apa yang dikatakan Lu Jing Yu pada istrinya. Tentu saja ia akan tetap menjual putri mereka.
"Tidak. Tolong kami Nyonya. Saya bersediaenajdi budak anda selamanya asal bisa lepas dari laki-laki jahat itu." Wanita itu menangis meminta bantuan. Ia berlutut di bawah kaki Lu Jing Yu. Lu Jing Yu tidak bisa membiarkan ibu dan anak itu berlutut dan segera membantunya berdiri.
"Hei tidak masalah jika kamu ingin menjadikan istriku menajdi budakmu. Tapi kamu harus membayarnya juga. Bagaimanapun mereka adalah anak dan istriku." Pria itu berkata dengan acuh seperti saat ia menegosiasikan barang dagangannya.
"Nyonya, tolong pertimbangkan dulu..." Chu Fei khawatir jika kedua orang ini hanyalah bersandiwara untuk mendapatkan uang. Lalu setelah mereka mendapatkan uang, mereka akan kabur. Namun sebelum ia selesai mengatakan pendapat nya, Lu Jing Yu mengintruksinya untuk diam. Chu Fei segera diam. Ia mengetahui jika Lu Jing Yu Tidak akan melakukan sesuatu tanpa pertimbangan. Ia kembali fokus.
"Jika aku memberimu uang, apa kamu akan melepaskan mereka berdua?" Tanya Lu Jing Yu serius.
Pria itu tanpa berpikir dua kali dan mengangguk dengan cepat. Setelah mendengar jika Lu Jing Yu akan memberinya uang, ia berbicara pada Lu Jing Yu dengan sedikit sopan. "Tentu saja. Asalkan uang yang nona berikan sesuai dengan harga nya, aku akan melepaskan mereka. Aku juga akan memutuskan hubungan suami istri antara aku dan istriku. Setelah aku menerima uang yang sesuai, mereka seratus persen menjadi milik nona dan aku tidak ada hubungannya sama sekali dengan mereka. Kalaupun aku melihatnya, aku akan berpura-pura tidak mengenal. Aku hanya akan meminta enam koin emas untuk harga mereka berdua. Itu sudha harga yang paling murah. Bagaimana?"
Harga telah ditetapkan. Lu Jing Yu meminta Chu Fei untuk membuatkan surat jual beli meskipun ia dengan jelas melihat jika Chu Fei tidak setuju dengan keputusannya. Ia mengetahui jika harga itu terlalu mahal untuk harga budak pada umumnya. Namun dia tidak berniat untuk membeli budak. Ia hanya ingin membantu. Lagipula enam koin emas tidak banyak untuknya. Lagipula, selain perjanjian jual beli, mereka juga membuat surat perceraian. Jadi anggap saja koin emas sisanya adalah harga untuk sebuah perceraian. Setelah surat itu dibuat, cap jari kedua belah pihak disematkan dan secara resmi transaksi telah selesai.
Sesuai janjinya, pria itu pergi setelah menerima uangnya. Senyum bahagia terlihat di wajahnya yang berseri-seri. Dia bahkan tidak melihat anak dan istrinya lagi setelah ia berbalik. Bagi orang seperti itu, uang lebih berharga dari pada keluarga.
"Terima kasih nyonya. Terima kasih telah menyelamatkan kami berdua. Kami berjanji akan menjadi budak yang setia." Wanita menangis haru. Ia sudah lama ingin meninggalkan suaminya yang gila itu. Namun ia tidak memiliki pilihan selain tetap tinggal.
"Bangunlah nyonya. Sekarang perkenalkan dirimu." Lu Jing Yu menepuk pundak wanita itu agar dia segera berdiri.
"Hamba, nama hamba adalah Xia Xi Lin. Sedangkan Putri hamba Bai Mu Yue." Jawab wanita itu dengan tenang.
"Baiklah nyonya Xia, apa kamu memiliki tempat untuk tinggal?" Xia Xi Lin terkejut mendengar pertanyaan Lu Jing Yu. Bukankah dia sudah dibeli menjadi budak?
"Tidak!" Xia Xi Lin yang sudah mengerti arah maksud Lu Jing Yu segera menjatuhkan dirinya di tanah. Ia berlutu di tanah bersama dengan anaknya.
"Tidak nyonya! Tolong bawa kau bersama nyonya. Kami akan bekerja dengan keras untuk membalas kebaikan nyonya. Tolong jangan tinggalkan kami." Lanjutnya dengan air mata yang mengalir di pipinya. Meskipun ia bisa kembali ke rumah orang tuanya lagi setelah bercerai, tapi ia tidak bisa tinggal di sana. Dia telah menjadi janda dan pasti tidak akan diperlakukan baik oleh keluarga nya jika dia kembali ke sana. Mereka mungkin akan kembali mencarikannya suami dan juga tidak tidak mungkin jika keluarganya juga akan berusaha menjual putrinya. Dia tidak mau! Lebih baik baginya dan putrinya untuk menjadi budak. Apalagi Lu Jing Yu juga tidak terlihat sebagai majikan yang jahat.
Lu Jing Yu menghela napas panjang. Ia meminta Chu Fei untuk membatu wanita ini berdiri. "Baiklah kalau begitu. Kalian bisa ikut denganku."
"Terima kasih nyonya. Terima kasih." Lu Jing Yu memandang wanita ini tanpa daya. Di zaman ini, me jadi seorang wanita tidak lah mudah. Banyak wanita yang dipaksa keadaan melakukan hal-hal yang sangat tidak diinginkannya. Mengorbankan banyak hal hanya untuk bertahan hidup. Mengingat hal ini, ia merasa lebih bersyukur bahwa ia telah bertemu dengan Pei Zhang Xi yang tidak hanya memperlakukan nya dengan baik tetapi juga sangat mencintainya sepenuh hati.
Masalah selesai, Lu Jing Yu membawa Xia Xi Lin Dan putrinya kembali ke istana.
Xia Xi Lin tidak mengetahui identitas Lu Jing Yu sama sekali dan sangat terkejut mengetahui jika mereka masuk ke dalam istana. Sejak awal ia mengira jika Lu Jing Yu hanyalah seorang nyonya muda dari sebuah kediaman bangsawan dan tidak menyangka jika dia adalah anggota keluarga kerajaan. Dia akan lebih terkejut jika dia mengetahui jika orang yang menyelamatkan nya adalah Putri Mahkota Shao yang sebelumnya hanya bisa ia dengar namanya.
*
*
*
🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_269🐣
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉