Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
86. Baru Tahu.


Di tempat biasa Rudi dan Elisa duduk dengan baik, sambil menyantap makanan yang baru di beli andre di toko makanan terdekat, karena Elisa tak sempat memasak untuk buat bekal makanan.


" Kok rasa agak beda yah Lis ?" Ucap Rudi yang lidahnya sangat peka jika itu bukan masakan Elisa.


" Hehehe iya mas, tadi aku baru beli" Ujar elisa yang menjawab dengan ragu-ragu.


" Eleh kirain kamu masak sendiri, berapa ini harganya biar aku ganti saja yah, kamu pasti beli ini pake uang jajan kamu, jadi berapaan?" Ucap Rudi yang sudah merogoh kantong sakunya.


" Nggak usah mas Rudi, lagian Elisa juga gak tahu itu harga berapaan karena yang beli bukan aku tapi mas and, eh!🙊 maksudnya mas penjual ya belinya secara online sih! jadi aku gak tahu berapa harga yah pokoknya bayar yah gak pake uang disini" Ujar Elisa hampir keceplosan, ia langsung menutup mulut sebentar lalu melanjutkan ucapan.


" Iya iya lah nggak pake uang, masa mau pake pembayaran rupiah" Ucap Rudi yang agak jengkel dengan pernyataan Elisa itu.


( Aduh hampir aku keceplosan, bilang soal itu, maaf ya mas aku belum siap buat jujur ke kamu soal aku istrinya Andre ) Gerutu Elisa sambil menatap tajam pada Rudi yang sedang asik makan.


" Ouh yah Lis kamu tahu nggak berita soal Andre yang terbaru, eh ! jangan kamu potong dulu omonganku, dan jangan komentar sebelum aku selesaikan ucapannya oke!" Ucap Rudi yang memperingatkan.


" Perasaan dari tadi Elisa diem aja" Ucap Elisa yang santai dengan menekan makanannya.


" Karena aku tahu kamu pasti gak akan suka, makanya aku bilang gitu. Sebelum kamu potong, jadi kamu dengerin dulu oke!" Ucap Rudi yang sudah hafal sama sikapnya Elisa.


" Iya, ada apa?" Kata Elisa parau sambil sibuk mengunyah makanan.


" Itu katanya hari Rabu lalu apartemen Andre kebakaran loh, si Claudia dan Tifanny yang tinggal di sana juga sekarang sedang di rawat inap di rumah sakit, banyak yang terluka saat kejadian itu tapi syukurnya tidak ada korban jiwa" Ucap Rudi yang menjelaskan.


Khuuk khuuk khukk !!!


Mendadak Elisa seperti tersambar petir, kaget sampai tersedat makanan, Rudi mulai jadi panik dengan Elisa yang tiba-tiba malah batuk-batuk itu.


" Ehh? kamu kenapa Lis, ya ampun Lis, cepat nih minum-minum" Ucap Rudi yang menyodorkan minumnya dengan panik.


" Aduuuh Lis, ati-ati dong kalo nelen tuh pelan-pelan jangan masih keras belum halus kamu telen aja!" sambung Rudi sambil menepuk-nepuk punggung Elisa.


" Gimana aku gak kaget mas Rudi, tadi mas Rudi bilang apa ?" Tanya Elisa kembali karena belum percaya dengan apa yang di dengar yah.


" Apartemenya Andre kebakaran" Rudi mengulangi ucapan.


" APA! Kebakaran?, pantesan aja " Ujar Elisa yang baru tahu soal itu.


" Pantesan apa? " Rudi kebingungan dengan apa yang di katakan oleh Elisa tersebut.


" Nggak apa-apa! " Jawab Elisa asal.


" Kenapa dengan muka mu kok kaget gitu sih, biasanya kamu no komen aja kok sekarang kamu bereaksi berlebihan gitu" Ucap Rudi yang mulai curiga sama Elisa.


" Mas Rudi aku ke toilet bentar yah" Ujar Elisa yang langsung pengen cepet-cepet ketemu Andre.


" Eh Lis, tunggu? lah bukanya toilet ada di sebelah sana yah! kok Elisa malah lari ke arah sana?. Yah Sudahlah nanti juga dia akan balik lagi, tapi ngomong-ngomong dia tadi bereaksi soal kebakaran atau pengen kebelet yah? ah tahulah" Gerutu rudi.


Elisa berlari menuju ruangan Andre yang saat ini sedang makan siang juga dengan kedua pria lainya di dalam, terlihat kevin yang juga sedang asik makan yang di beliin Andre.


" Paman terimakasih nih! traktiran makanya" Ujar Kevin yang sangat senang sekali dapat makanan.


" Lagi ada angin apa nih Dre kamu traktir kita-kita" Ucap Try yang baru membuka kotak makan yah.


" Kalo gak mau ya sudah sini balikin lagi" Ujar Andre yang merajuk.


" ya elah kok ngambekan sih, lagian gak baik loh barang yang sudah di berikan nggak boleh kamu ambil lagi lah" Ujar try.


" Yaudah Nggak usah protes, tinggal makan aja selalu saja kamu komen" Ucap Andre yang tidak terima.


" Iya kak udah tinggal makan aja, syukuri nikmat yang ada di depan mata saja sih" ujar Kevin.


BRAKKK !!!


" Astaga!!!" Spontan refleksi tubuh Kevin jingkrak kaget.


" Ouh ! Elisa, kamu kenapa datang kesini" Tanya Try.


Tapi malah di abaikan oleh Elisa, dengan wajah emosi Elisa mendekati andre yang duduk di sofa yang sedang asik makan.


" Mas Andre !!!" Panggil Elisa.


" Hah? ada apa, kenapa kamu tiba-tiba masuk dengan seperti itu sih" Tanya Andre yang kebingungan.


" Jawab jujur pertanyaan Elisa" ucap Elisa yang nada sedikit agak keras.


" Soal apa?" jawab Andre yang Kebingungan.


" Kamu ngajak aku ke rumah itu sebenarnya ada tujuan apa?, kenapa kamu tiba-tiba setuju kita pindah" Ucap Elisa yang mau Andre mengatakannya.


" Bukanya kamu yang mau kita pindah yah?" Jawab Andre.


" Selain alasan itu apa ada yang lainnya, karena aneh benget sama sikap kamu, padahal waktu itu kamu ngotot banget nggk mau pindah, jadi jelas padaku apa alasanya, cepat jawab" Ujar Elisa.


Andre menarik nafasnya dalam-dalam untuk mendapat menjelaskan dengan tenang.


" Huffffsss- bagaimana aku mau jawab kalo kamu aja masih ngomong, jadi kamu marah-marah begitu kenapa? apakah sudah tahu yah!" Ucap Andre yang menatap Elisa.


" Jadi bener, apartemen kamu itu" Tanya Elisa langsung terduduk di dekat Elisa karena merasa syok.


" Iya, untungnya kamu baik-baik saja, jika terjadi sesuatu pada mu entah aku akan seperti apa nantinya" Ucap Andre yang menyelipkan rambut Elisa di balik telinga yah.


" Kamu ini bikin orang khawatir aja" Ujar Elisa yang kesal dibuatnya.


" Sudah jangan seperti ini, aku minta maaf yah karena gak bilang apa-apa ke kamu, jangan khawatir yah" Ucap Andre yang tersenyum lebar.


Suara dekheman try yang membuat Andre dan Elisa langsung melirik ke sumber suara, membaut try langsung melirik lagi.


" Kkhemm!!! masih ada orang nih di sini, terasa dunia milik berdua aja nggak inget ada orang" Ucap try yang langsung memalingkan muka.


" Kaya kita emang gak di anggap kak try, lagian kita juga sih yang salah kak, masih tetap berada di tempat ini walau ada sepasang kekasih yang di mabuk cinta" Ucap Kevin yang menyambung.


" Ahahaha! kamu bener Kevin, kuy lah kita pergi dulu" Ucap Try yang bangkit dari sofa saat ini.


" Nggak usah ! mendingan kalian lanjutkan makannya saja, biar aku yang pergi" Ucap Elisa yang bangkit dari sofa.


" Eh ? kamu nggak mau lanjutin nih ngobrol sama Andre, nggak apa-apa Elisa kalo kamu masih mau ngobrol" Ujar Try.


" Nggak usah, nanti aku lanjutkan di rumah saja. Mas Andre urusanmu denganku lanjutkan season 2 yah di rumah, Elisa pergi lagi" ucap Elisa yang langsung jalan ke pintu keluar.


" iya baik laah" Jawab singkat Andre yang pasrah.


BERSAMBUNG...


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Kamis 16 Desember 2021