Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
24. Manjanya Sidia.


Sedetik kemudian Andre tersenyum kembali melihat wajah polos dan lucu Elisa saat binggung karena percakapan di tv tiba-tiba mata Elisa terbelalak karena tidak mengerti, wajah Elisa memancarkan aurah keputusan asa-an karena tidak faham bahasa yang mereka ucapkan.


Andre melihat wajah Elisa di area sekitar mulut penuh dengan taburan coklat yang menempel ke mana-mana, dari sisi pandang Andre saat ini Elisa memang sangat menggoda tapi buru-buru saja Andre langsung mengalihkan pandangan ke buku kembali.


Itu membuat fokus Andre terganggu saat membaca buku yang ada di tangannya karena wanita yang disebelah lebih menarik perhatian Andre.


" Elisa mau nggak kalo aku yang mengartikan apa yang mereka bicarakan" Tawar Andre yang sebenarnya mau menanyakan soal pakaian.


" Boleh juga tuh idenya, artikan cepat mas" Dengan semangat 45 Elisa menyetujui saran dari Andre.


Andre tersenyum melihat tingkah polos Elisa yang mengemaskan itu. " Baiklah! Ucao Si pria yang bertanya pada si wanita apakah ada yang di sembunyikan dari si wanita itu kepada pria. Si wanita hanya diam, tapi penuh dengan tanda tanya. Lalu si pria tidak bisa hanya melihat saja dengan kondisi sang wanita saat ini, dia tanya apakah si wanita datang kemari di paksa atau kemauan yah sendiri. Jawab wanita dia telah dipaksa oleh seseorang, itu membuat sang pria jadi merasa sangat kecewa dengan apa yang di katakan si wanita, tapi si pria tidak mau menujukan rasa kecewanya itu pada wanita, si pria hanya bisa menutup semua kekecewaan itu agar si wanita merasa nyaman, si pria lalu tanya kembali lagi, apakah dia punya pakaian ganti untuk di gunakan besok" Ujar Andre yang mengarah pada tujuan untuk mengetahui apakah Elisa akan berkata jujur padanya.


Seketika Elisa langsung mengalihkan pandangan dari layar tv ke Andre yang ada di samping yah dengan mulut yang saat ini ada coko chips cookies.


Baru sadar jika apa yang di katakan Andre bukanlah arti sebenarnya, mata Elisa melongo melihat Andre yang saat ini menatap Elisa dengan hangat.


" Mas Andre lagi bohongin Elisa kan, yang tadi itu bukan arti dari pembicaraan mereka. Orang itu film komedi masa ada... Ehmm~" Ucapan Elisa belum sempat selesai, Elisa langsung di tarik oleh Andre karena sudah tidak tahan lagi dengan bibir Elisa yang begitu sangat menggoda tersebut fokus yah selama ini.


" Mas Andre~ curang nih!" Setelah lepas dari ciuman maut Andre yang begitu sangat kuat.


" Kenapa kamu gak bilang sih, jika kamu gak bawa pakaian apa-apa lagi untuk kamu gunakan. Lalu mau sampai kapan kamu akan gunakan pakaian milikku, Elisa kamu berniat untuk jalan-jalan keluar tapi bagaimana caranya kamu keluar dengan pakaian ku" Pertanyaan bertubi-tubi dari Andre.


Elisa langsung meletakkan coko chips di meja karena gak mau Andre terlalu banyak pertanyaan Elisa langsung naik ke pangkuan Andre saat ini, sambil memandang wajah elegan bak model seksi seorang dokter tanvan di depannya itu.


Elisa menyeka bibir Andre yang ada coklat sambil menatap wajah Andre, Elisa tidak hiraukan mulut sendiri penuh dengan coklat.


" Emm- maaf yah mas. Elisa hanya nggak mau membuat mas Andre khawatir, lagian Elisa pikir akan sebentar di sini jadi nggak masalah jika Elisa pakai baju kamu sementara kan, lagian semua pakaian kamu nyaman kok buat Elisa" Ujar Elisa yang tidak memikirkan perasaan Andre saat ini yang kalang kabut.


" Iya nyaman buat kamu tapi nggak aman buat aku" Ujar jujur Andre yang saat ini tangannya melingkar di pinggang Elisa.


" Heh? Kenapa bisa gitu" Ujar Elisa yang tidak faham.


" Coba kamu pikirkan kembali" ujar Andre tangannya sudah aktif menyusup ke balik kaos Elisa.


" He-he-he 😁 mas tergoda yah" Elisa baru mengerti apa yang di maksud Andre saat ini, lalu tangan Elisa melingkari leher Andre.


" Berhenti lah bertingkah seperti ini jika aku lepas kendali bagaimana?" Ucap Andre yang mengeluarkan tanganya kembali dari balik baju Elisa.


" Gak gimana-gimana ya wajar saja toh lagian kita sudah menikah lalu apa yang harus di khawatir kan" Jawab Elisa yang saat ini mendekatkan wajah dengan wajah Andre.


" Banyak yang aku khawatir kan" Ucap Andre yang hanya bisa menatap sambil terus menahan diri.


" Karena aku mau pacaran dulu denganmu, lagian kita belum merasakan masa-masa pacaran seperti kencan secara halalkan. Emm- dan aku juga belum siap jadi seorang papah" Ucap Andre yang to the point.


" Hahah okey, tapi jangan lama-lama nundanya mamah akan sewot loh kalo kita terlalu lama. Mamah-Papah mengirim aku kesini agar hubungan kita itu lebih baik lagi masgankusay" Ujar Elisa menyatukan dahinya di dahi Andre.


" Apa itu mas-gan-ku-say itu, julukan baru apa yang kamu ucapakan" Tanya Andre penuh pertanyaan.


" Mas ganteng ku sayang" sambil mencium bibir Andre kembali sangat singkat, Elisa tersenyum seringai tanpa dosa.


" Bisa aja kamu yah gabunginnya, sana cuci mulut kamu tuh penuh coklat" Ucap Andre yang menyuru Elisa turun dari pangkuannya.


" Kan jadi manis saat kita kissnya" Ucap Elisa yang saat ini terus saja menggoda Andre.


" Udah jangan menggodaku terus, coba berdiri dulu mas mau ngambil sesuatu buat kamu" Ujar Andre.


" Mau ngambil apa sih" ucap Elisa yang langsung turun dari pangkuannya Andre.


Andre mengambil sebuah kotak hitam di bawa meja dapur, Elisa sangat penasaran dengan apa yang ingin di tunjukkan oleh Andre.


" Nih sayang, sikat gigi sana. Ini sabun buat kamu yang tinggi buat muka ini yang lebar buat badan, terus ini sampoh. Jangan pake punya mas takutnya gak cocok sama kulit kamu, kenapa? Kok menatap aku gitu banget" ujar Andre menjelaskan tentang produk yang saat ini satu paket tapi Andre menjelaskan kepada Elisa malah dapat tatapan mematikan dari Elisa.


" Mas andre~ ini kan merek yang sama kenapa harus nyebut satu-satu sih, lagian satu paket juga kan" Ujar Elisa yang saat ini wajah cemberut.


" Ya biar jelas, makanya aku sebutkan satu-persatu biar kamu gak salah cara make yah nanti" ujar Andre yang saat ini duduk kembali di sofa.


" Iya deh! Yaudah Elisa mau nyoba dulu. Eeh~ tapi mana pasta giginya?" Tanya Elisa yang baru sadar.


" Ada di kamar mandi, kalo pasta gigimah samaan saja" Jawab Andre.


" Hemm-- kirain beda lagi, tapi sabunnya baunya enak mas, kalo punya mas kaya apa? Ini sama kaya punya mas kan cuman beda kemasan ajakan, pasti ini khas ceweknya iya kan" Ucap Elisa yang tidak ada habisnya.


" Iyaaa, gih sana gosok Gigi terus kita tidur, ini udah malam" Ucap Andre yang pasrah aja pada Elisa langsung pergi ke kamar mandi.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.


Jumat 1 Oktober 2021.