Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
35. Ketahuan Oleh Try.


Jam menujukan pukul 16.00 Waktu para Dokter dan pelatihan selesai, setelah pulang dari universitas fly dream Andre langsung menuju parkiran, sedangkan semua pekerja masuk kedalam Mobil bis. Setalah menjemput pekerja lainnya, mereka akhirnya pergi meninggalkan tempat tersebut. Tak ada yang menyadari jika Elisa tidak ada, setelah bis itu jalan sudah hampir sampai asrama Rudi baru sadar langsung mencari dimana Elisa duduk.


" Mana Elisa kok gak ada sih, duduk dimana dia" Gumaman Rudi yang saat ini berdiri dan langsung mencari setiap kursi, di rasa Elisa memang tidak ada di bis Rudi langsung menuju kursi depan dimana Try dan Jun duduk.


" Try-Jun kayanya kita kurang satu orang yang belum naik! dan masih ketinggalan di tempat pelatihan" Ujar Rudi panik.


" Eh- siapa?" Tanya Junlion yang langsung syok, menatap Rudi yang sangat panik.


" Elisa!" Ucap Rudi dengan nada khawatir.


" Eh! si gadis obat ketinggalan kok bisa! gak tahu jadwal untuk kumpul kah?" Ujar Junlion.


" Tadi masih ada, kok bisa gak ada gimana ceritanya?" Ucap Try juga sempat melihat Elisa ikut antri masuk mobil bis.


" Nah itu dia aku juga gak tahu?" Jawab Rudi yang Kebingungan.


" Okey! Kita balik lagi?" Ujar Try dirasa dia harus bertanggung jawab.


" Maaf dokter try hanya untuk cari satu orang kenapa kita juga harus nunggu, nanti dia akan pulang sendiri lah" Ucap dokter yang Protes.


" Lagi pula itu salah dia sendiri kenapa nggk langsung naik saat tau mobil sudah tiba" Yang lainnya juga ikut angkat bicara.


" Iya dokter try kita sudah capek nih mau langsung tiduran dan bersih-bersih" Pekerja lainnya juga sependapat.


Semua protes itu membuat try kalah dari perdebatan mereka, setelah sampai di halaman asrama barulah try langsung mengambil mobilnya pergi menuju gedung filix kembali tak sengaja melihat mobil Andre yang baru keluar dari parkiran dan terlihat Elisa juga berada di sana tapi malah masuk ke dalam mobil Andre, itu membuat tanda tanya besar bagi Try karena saking penasarannya Try akhirnya mengikuti mobil Andre sampai gedung apartemen.


" Hah! Apakah mereka tinggal bersama?" Ujar Try yang saat ini melihat Andre dan Elisa keluar bersama, dan kunci mobil di berikan oleh supir parkiran untuk di parkiran ke garasi apartemen.


Rasa penasaran try itu benar-benar membuat yah tidak bisa berfikir jernih.


" Aku tahu Andre menyukai Elisa tapi apakah harus mengajak secara diam-diam begini ke apartemen, apa yang mereka lakukan sebenernya? nggak mungkin si Petapa gunung es itu melakukan hal-hal begitu" Ujar Try.


Pikiran try jadi berekspektasi kemana-mana, mengambil dokumen laporan untuk sebagai alasan dia, agar bisa masuk ke apartemen Andre. Sesaat ini Andre sedang di kamar mandi jadi Elisa yang membuka pintu, kaget bukan main saat melihat try ada di depannya, Andre yang mendengar hal itu buru-buru keluar mengunakan piyama saja.


" Ada apa sayang!" Ujar Andre yang dibuat melongo juga saat melihat Try yang juga kaget melihatnya.


" Sa-yang???" Penuh tanda tanya Try.


" TRY kau ada di sini!!!" Ucap Andre santuy saja menanggapi yah.


" Dokter try masuk dulu, mau minum? akan Elisa jelas kan sini" Ujar Elisa.


🤣


🤣


🤣


Elisa dan Andre duduk bersama, try duduk di sofa lainnya sambil menatap keduanya. Andre menatap Try dengan tatapan tanpa dosa Elisa malah menundukkan kepalanya, meraka sama diam dalam hening.


" Apa yang kalian sembunyikan dariku?" Tangan ia lipat ke depan.


" Tidak ada yang aku sembunyikan dari kamu Try Rohman" Ujar Andre dengan senyuman tanpa dosa, beda dengan Elisa yang khawatir.


" Lalu ini apa? aku tahu kamu menyukai elisa tapi kenapa kamu harus membawa dia ke apartemen mu, pak petapah gunung es!" Ujar Try mulai mengintrogasi.


" Untuk apa tinggal di tempat yang berbeda kalo kita sudah bisa tinggal di satu kamar" Ujar Andre memberikan kode tanpa penjelasan karena tidak mau melanggar janji yang dia buat untuk istri yah.


" Kamu sudah gila yah" Ucap Try tidak fokus dengan kode yang di berikan.


" Hah! Jika aku gila gak bakalan ada di sini, mungkin saja aku di rawat inap di RSJ" Ucap Andre frustasi.


" Apa kamu gak akan takut di seret orang jika kaya gini?" Ucap Try memperingati.


" Kenapa harus takut, toh di sini bebas bukan suami istri pun bisa tinggal satu atap satu ranjang, malah akan aneh jika kita hidup terpisah" Ucap Andre yang menunggu Elisa menjelaskan sendiri atau Try faham.


" ANDRE AZZAM ARAFIF, katakan dengan sejujurnya apa yang sebenarnya terjadi?" ujar Try semakin di buat sangat penasaran.


" Banyak hal yang terjadi padaku, jika aku ceritakan tidak akan habis dalam 1 episode" Ucap Andre yang saat ini terdiam sambil melihat Elisa.


" Jangan bercanda denganku lagi" Ucap Try kesal pada Andre.


" Kamu terlalu kepo banget sih" Ucap Andre membuat tambah kesel.


" Kalo kalian tinggal bersama kaya gini, jika ketahuan orang-orang di asrama gimana?" Ucap try yang saat ini semakin gencar mencari informasi.


" Ya tinggal jujur saja" Jawab Andre entengnya.


" Jujur saja!!! Maksudnya dari jujur saja?" kebingungan Try.


" Dokter Try! Elisa akan jujur. Sebenarnya kami sudah me-ni-kah" Ucap Elisa ragu-ragu.


" Hah! apa kamu bilang? Kalian sudah apa!" ujar Try yang tidak mendengar suara Elisa dengan jelas.


" Kami sudah SAH secara agama dan hukum, hanya saja kami belum mengelar resepsi kami di umum" ucap Elisa dengan yakin.


" APA!!!! Kapan, dan bagaimana kalian tidak mengundang ku" ujar Try yang tampak kaget.


" Kan sudah aku bilang tak akan habis 1 episode hari ini, yang penting kamu sudah tahu kan bahwa alasan Elisa bisa tinggal di sini itu apa? karena dia pendamping di ranjangku" Ucap Andre terang-terangan memanasi Try.


" Kenapa kamu bisa setega ini, dan om-tante kenapa tidak ada satupun dari kalian memberi tahuku, sebagai keluarga aku tidak di beri tahu. Apakah aku tidak di anggap oleh kalian lagi karena aku memutuskan keluar dari kartu keluarga" Ucap Try yang hatinya sudah hancur.


" Dokter Try bukan begitu, alasan kami tidak memberi tahu kami benar-benar lupa! bukan di sengaja tidak mau memberi tahu. Tapi saat itu kami dalam masalah sendiri, emang kami tidak terpikirkan oleh hal ini kami fokus melancarkan pernikahan kami yang hampir gagal itu" Ucap Elisa mencoba menjelaskan.


" Saat sudah ketahuan kalian malah bilang begini, nggak perlu ada penjelasan gak masuk akal begitu" ucap Try yang kesal.


" Dokter try! dengarkan dulu penjelasan kami" Ucap Elisa mencoba menenangkan try yang terbawa suasana.


" Hehehe ini pertama kalinya lagi kamu menangis karena tentang diriku, terakhir kali kamu menangis tentang diriku saat ujian akhir kedokteran dan saat aku magang di jalur perang gara-gara los kontak setelah terdengar ada ledakan" Ujar Andre yang tersenyum lebar.


" Kamu keterlaluan tahu nggak dre" Ujar try masih menahan emosi yah.


" Aku sudah berjanji sama Elisa tidak akan memberitahu pada siapapun termasuk kamu Try Rohman, jadi aku minta maaf yah soal aku tidak mengundang mu karena kamu pasti akan sibuk mengurus-urus ke berangkatkan ke sini, karena hari pernikahan ku tepat di hari kalian pergi ke sini" Ujar Andre.


" Kenapa! nggak nunggu aja setelah selesai pelatihan ini sih!" Ucap Try yang terpikir begitu.


" Kaya gak tahu soal mamahku saja, yang sangat luar biasa itu" Ucap Andre.


" Jadi Tante Monika yang memaksa kalian untuk menikah, kalian di jodohkan secara paksa. Seperti sebelumnya yah Dre, jadi kamu dipaksakan oleh Tante" Ucap try asal Tebak.


" Setengah benar tapi setengah salah, yang sebenarnya kami menikah atas keinginan kami sendiri tanpa paksaan dari siapapun, tapi hari pernikahan kami yang terlalu di paksakan oleh keadaan, begitu maksudnya Dokter Try"


" Tetap saja kalian tidak memberi tahuku, dan kalian kenapa tidak bilang apa-apa sebelumnya bahwa kamu akan menikah, dan harus memberi tahuku saat sudah ketahuan begini apakah kalian akan rahasia selamanya jika tidak ada yang tahu" Ujar try.


" Sepertinya akan begitu try !"


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.


Jumat 15 Oktober 2021