Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
27. Di Tempat Yang Baru.


Keesokan paginya Elisa yang bangun subuh setelah mendengar suara adzan dari dering hp Andre, langsung membangun suaminya.


" Mas-mas Andre, bangun mas kaya udah subuh sana mandi. Elisa mandi di WC dapur aja, ayo bangun dong sayangku" Ucap Elisa.


" Iya nih mata sudah lebar, yaudah kamu mandi duluan biar mas mandi di WC dapur" Ucap Andre yang bangkit dari ranjang.


Jam menujukan pukul 7 pagi sarapan bersama Elisa sudah masak semua lauk pauk, Andre Nanak masih dan membantu menyiapkan alat makan.


" Masih keburu nggak mas, aduh jadi ketriwel kaya gini kalo belum kebiasa sama tempat yah jadi Elisa binggung" Ucap Elisa.


" Iya ngga apa-apa sayang, lagian mas gak buru-buru amat kok santai aja" Ucap Andre.


" Nggak tahu nih Elisa masak gak jago kaya bikinan mas yang enak, di coba dulu deh seleranya kamu mas kalo gak cocok nanti Elisa ganti lagi menu yah" Ucap Elisa.


" Apapun yang kamu masak saya akan makan deh" Ucap Andre sambil memasukan cucian ke dalam pengeringan.


" Kalo Elisa masak racun gimana?" Ucap Elisa yang langsung menatap Andre.


" Tetep aku makan, karena itu semua masakan kamu sekali yah itu racun yang kamu berikan. Tapi emang yah kamu berani ngasih suami racun" Tanya Andre sambil menatap balik Elisa.


" Hahaha nggak berani kan elisa sayang sama mas, nggak mungkin lah elisa ngasih racun. Karena Elisa gak mau jadi janda muda🤣" Ujar Elisa sambil ketawa kecil.


" Hahah iya iya mas percaya deh sama kamu yang nggak bakal ngasih hal-hal begitu sama aku" Ucap andre.


" Mas ayo makan dulu nih udah matang semuanya, udah itu di tinggal aja biar jadi kerjaannya Elisa!" Ucap elisa yang sudah duduk di kursi makan.


" Nasi yah belum matang tuh nunggu 20 menitan lagi sabar yah" Ucap Andre yang mendekati Elisa saat ini.


Disisi lain di lobi asrama try dan junlion sudah ada disana dengan beberapa kariyawan yang mulai berkumpul disana, sedangkan di depan halaman asrama sudah ada mobil penjemputan para kariyawan satu persatu sudah ada di depan asrama.


Junlion dan try langsung menyuruh yang sudah hadir untuk segara masuk kedalam mobil biar Jun dan try yang menunggu kariyawan lainnya yang belum datang.


" Yo yang sudah datang silakan masuk langsung saja ke mobil yah boleh pilih tempat duduk terserah mau di atas boleh mau di bawa juga boleh terserah tempat bebas, di atas ada 30 kursi penumpang di bawah juga sama 35 sama supir" Ucap try.


Satu persatu semua masuk kedalam mobil dan memilih kursi mereka, mobilnya bertingkat jadi bisa milih sesuka hati.


" Woy try gua mau nanya" Ujar junlion.


" Mau nanya apa sih? Kalo gak penting-penting banget mendingan jangan di bicarakan deh" Ucap try yang to the point.


" Sialan Luh belum juga ngomong dari inti pembicaraan udah Luh potong aja" Ucap kesel junlion yang langsung emosi.


" Yah kan lebih baik dari pada kau bicarakan, masalahnya biasa kau itu bicara suka aneh dan nggak pernah nyambung, tidak berbobot bikin kepala pusing iya, dari pada mood ku jadi kurang baik di pagi hari ini mending kau gak usah ngomong kan" Ucap try yang nggak mau memperpanjang percakapan.


" Segitu yah Luh benci banget sama gua try, ini berbobot kok." Ujar Jun yang menyakinkan.


" Okey! emang apaan" Ucap try dengan lirikannya.


" Kenapa kita gak tinggal sama Andre sih, Luh malah mau nginep di sini sama kariyawan lain lagian tuh apartemen Andre nggak jauh dari tempat filix itukan" Ucap Junlion.


" Memangnya kamu mau tinggal sama Andre di apartemen mewahnya, silakan aku gak tertarik dan jangan ngajak aku" Ujar Try.


" Kaya Luh benci banget sama andre"


" Bukannya benci tapi nggak enak kalo harus tinggal satu apartemen sama tuh orang, emang kamu mau nanti selalu di suruh rekap data yang bikin ubanan itu" Ucap Try yang mengingat tugas-tugas yang hanya Andre yang bisa menyelesaikan yah.


" Eh gak deh! kaya ikut arahan Luh emang paling bener, untuk kali ini aku setuju" Ujar Jun langsung konek jika soal tugas ia suka angkat tangan karena hanya sekelas Andre yang bisa mengerjakan tugas rumit itu.


" Makanya kau nurut aja sama aku, telfon Andre sana apakah sudah siap" Ucap try yang langsung menyuruh Jun untuk menelfon Andre, untuk mengalihkan perhatian Jun agar tidak bertanya-tanya lagi.


" Okey!" Ucap Jun langsung mengeluarkan hp dari saku jasnya.


Tiba-tiba datanglah si Hilda yang berkeringat dengan wajah pucat, dan sangat khawatir.


" Maaf dokter try dokter Junlion, saya terlambat" Ucap Hilda yang sedang Atur nafasnya.


" Iya tidak apa-apa tapi ada apa denganmu Hilda?" Tanya Try yang ikut khawatir juga melihat wajah Hilda yang pucat.


" Wah! wajah mu sangat menakutkan, kamu sedang sakit atau lihat hantu? kamu terlihat pucat banget" ucap Junlion.


Try menatap tajam pada junlion sambil membunyikan suara bibirnya untuk membuat Jun diam.


" Tidak dokter Junlion saya habis dapat kabar kurang baik dari rumah jadi saya semalam tidak bisa tidur karena kepikiran terus" Ujar Hilda dengan wajahnya panik.


" Emang kamu dapat kabar apa dari rumah sampai itu menggangu pikiran kamu" Ucap try sangat penasaran.


" Begini, maaf dokter Try apakah saya bisa pulang sekarang. Saya beneran sangat khawatir sama keadaan keluarga saya" Ucap Hilda yang tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.


" Bisa diem gak Jun, lagi serius nih" Ucap sewot Try pada Junlion yang suka sekali berbicara seenaknya.


" Bukan gitu dokter Junlion, saya dapat telfon dari tetangga saya bahwa ibu saya jatuh sakit di tempat kerja. Sekarang saya jadi khawatir sama beliau saya juga gak tahu keadaannya karena telfon kesini biaya begitu besar jadi gak ada informasi apapun lagi dari rumah" Ujar Hilda panik.


" Ouh gitu, gimana Try" Ucap Junlion.


" Aduh maaf Hilda aku gak bisa berikan keputusan nih, mendingan kamu ikut kami dulu ke lokasi. Nanti kamu nanya langsung sama dokter Andre, keputusannya karena kami juga pekerja pemimpin kan dokter Andre. Mau kita kesana dulu nanti kamu bilang sendiri sama dia" Ujar Try.


" Baiklah dokter try" Ucap Hilda langsung naik kedalam mobil.


" Udah nggak ada lagi nih." Tanya Try.


" Iya dokter" Serempak.


" Jun coba kamu absen semua yah jangan sampai ada yang kelewat" ucap Try yang saat ini menyuruh junlion.


" Okey!" Jun mulai mengabsen dari atas hingga di bawa.


" Gimana sudah lengkap semuanya" Tanya Try.


" Iya semuanya sudah lengkap, yuk kita berangkat sekarang" Ucap Jun.


Sesampainya di sana Andre juga baru datang melihat bis bertingkat itu baru tiba, semuanya turun dan sangat takjub dengan bangunan tersebut pelatihan yang baru.


Try dan Jun turun lebih awal setelah melihat Andre yang masih berdiri sambil melihat kearah bis yang sedang mencari tempat untuk parkir.


" Dre wih tumben udah nongol" Ucap Jun sambil merangkul Andre yang saat ini hanya menatap kariyawan yang turun dari bis.


" Iya dong harus rajin kan sekarang hari ini pertama di tempat yang baru, jadi semakin semangat" Ujar Andre.


Try yang melihat penampilan Andre begitu berbeda hari ini apalagi dengan wajah yang berseri-seri. " Kayanya ada yang berbeda nih dari Andre" ucap Tri yang saat ini sedang menyindir Andre.


Junlion mulai penasaran jadi ia menatap dari ujung kaki hingga ujung kepala. " Emangnya apa yang beda dari Andre Try, perasaan gini-gini aja nih orang" ucap Junlion yang tidak bisa membedakan penampilan Andre saat ini.


" Coba deh kamu perhatiin lebih detail Jun, pasti kamu menemukan ada yang berbeda misalnya saja senyum yang di tunjukkan oleh Andre, dan wajahnya saat ini juga agak berbeda hingga penampilan Andre saat ini tampak ada ada yang aneh sekali" Ucap Try yang mulai curiga.


" Try itu hanya perasaan mu saja, apa yang di katakan Jun ada benarnya aku ini nggak ada yang berbeda, hanya saja semakin semangat" Ucap Andre.


" Iya mungkin aku salah liat, tapi pasti ada alasan kenapa kamu bisa seperti ini hingga bisa semakin semangat begitu" Tanya Try yang begitu sangat penasaran.


" Tampak yah memang benar yang di katakan oleh try, Luh emang ada yang berbeda tahu nggak?" Ucap Jun yang baru sadar.


" Udah-udah jangan terus memperhatikan dan mempermasalahkan soal penampilanku, apa masalah yah jika aku tampil beda, jika memang ada yang beda dariku emang yah kenapa? apakah jadi masalah besar jika aku tampak berbeda gitu?" tanya Andre protes.


" Tentu saja akan sangat-sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitar, biasa 1000 cewek yang ngefans nanti akan bertambah jadi 10 M yang ngefans, bisa-bisa ada fansgrup lagi" Ucap Jun yang iri.


" Sorry yah Jun, kamu jadi kesaing lagi oleh ku, tapi aku jamin kamu bakalan dapat cewek kok" Ucap Andre yang bangga pada dirinya.


" Nggak usah repot-repot nyariin buat gua deh! mending Luh cari buat Luh sendiri aja dulu yang masih JOM-LO Alisa SIN-GLE, kamu ngga iri gitu sama orang-orang yang selalu berpasangan. Lah elu cewek aja nggak ada tahu nggak, udah cari pacar dulu sana jangan bikin Tante monik jadi khawatir nanti di sangka benaran kamu GAY lagi" Ucap Junlion.


" hahahaha iya deh! Aku ikut saran kamu" ucap Andre dengan senyuman agak berbeda dari biasanya.


" Kaya ada apa-apa deh sama kamu dre?" Ucap Try semakin di buat penasaran.


" Ada apa-apa gimana?" ucap Andre.


" Emang ngga salah sih sama kamu yang ubah penampilan, hanya merasa ada apa-apa yah dari perubahan besar kamu ini, yang biasa nggak peduli soal penampilan kok tiba-tiba jadi dandan dan berpenampilan oke kaya gini" Ujar Try yanh merasa terpesona melihat Andre.


" Emang biasa aku urak- urak apa? Perasaan aku selalu penampilan oke kok, dan tetap tampan kan seperti biasanya" Banggakan diri sendiri.


" Ah~ Luh Try jadi dia besar kepala kan, Eluh sih Try mancing-mancing jadi Narsis kumat kan" Ucap Jun yang kesel.


" Sebenarnya kamu kaya gini mau kamu tunjukkin ke siapa? Kamu udah dengan tampilan cukup menarik banyak perhatian, kamu yang biasa aja udah banyak menyita perhatian apa lagi dengan seperti ini" Ucap Try.


"Jangan bilang lu juga naksir sama Aryana yah Dre, Luh benaran ngicer Ariana dre?" Tebak Jun yang langsung dapat tatapan geli oleh Andre.


" Eh~ kok tiba-tiba jadi ke Ariana sih, aku kaya gini karena mau membuat seseorang bahagia aja" Ucap Andre kepikiran jika Elisa yang memilihkan pakaian untuk Andre.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.


Selasa 5 Oktober 2021