Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
53. Kebebasan Andre.


Semua sedang sibuk mencari bukti jika Andre memang tidak bersalah, sedangkan di sisi lain ada Ariana yang langsung di larikan ke rumah sakit ternama, karena patah tulang bagian tangan dan lehernya, dia memerintahkan anak buahnya untuk menahan Elisa lebih lama di penjara.


Berada di rumah sakit dimana Ariana baru saja siuman dari pingsannya, Ariana yang baru sadar itu langsung menahan marahnya. Datanglah asisten yah yang saat ini membawa informasi mengenai perkembangan si Andre dan Elisa


...TOK-- TOK-- TOK...


ARIANA : Masuklah


Suara Ariana yang tertahan, seorang wanita masuk dengan beberapa orang juga masuk ke dalam ruangan tersebut.


ZOA : Nona


ARIANA : Bagaimana keadaan di sana


ZOA : Dokter Andre dan wanita itu, mereka sudah di bawa ke kantor polisi


ARIANA : Bagus ! Penjarakan mereka, termasuk si wanita itu sampai membusuk di sana


ZOA : Iya nona, akan kami usahakan jika dia akan di tahan dengan hukuman yang sangat berat


Setelah itu zoa pun pergi meninggalkan tempat tersebut, berada di gedung filix dimana Zacky yang baru sampai di lokasi kejadian, ia memasuki lobi gedung filix karena ia juga sedang mencari bukti yang menyudutkan Andre saat ini.


JUNLION : Yo Zacky, Kau datang


Sapaan Junlion yang membuat langkah Zacky berhenti, karena tak bisa mengabaikan si Jun.


ZACKY : Jun, dimana lokasinya kejadian yah


JUNLION : Ikut aku, kapan kau datang ?


Zacky mengikuti Junlion, sambil melihat-lihat keadaan dan sekeliling yah


ZACKY : Sebenarnya aku sedang cuti, dan baru kembali 3 hari yang lalu aku dengar jika Andre ada di New York jadi aku berniat ingin bertemu dengannya


JUNLION : Jadi sekarang kau sudah menemuinya


ZACKY : Belum, dari rumah aku langsung kemari


JUNLION : Eh begitu rupanya ! Itu disana


ZACKY : Okey! terimakasih


Akhirnya Junlion menujukan di mana lokasi kejadian itu berada, Zacky merantas semua cctv yang ada di gedung filix.


...🕘...


...🕘...


...🕘...


Pukul 21.00 di penjara Elisa yang saat ini tidur di pangkuan Andre yang duduk sambil menatap wajah Elisa yang tidak ada rasa khawatir sama sekali membuat Andre juga ikut tenang.


Kedatangan Zacky dan pengacara temen papah Andre itu datang ke penjara serta Try juga ikut ke sana. Zacky melihat Andre sedang memangku kepalanya Elisa, di lihat olehnya ada tanda tanya di benak Zacky saat melihat Andre yang berada di dalam sel tahanan sementara itu, tatapan itu sangat membunuh.


TRY : Ada apa denganmu, Kamu baik-baik saja Zacky ? kita ke Andre sekarang


ZACKY : Iya aku baik, tapi tunggu dulu try, Andre dengan siapa disana seperti tidak sendirian


TRY : Memang sekarang Andre tidak sendirian, makanya kita kesana biar kamu juga kenalan dengannya


Pengacara temen papahnya itu sedang sibuk mengurus-urus kebebasan Andre, sedangkan Try dan Zacky menghampiri Andre yang saat ini tidak bisa bergerak karena kakinya di tindih kepala Elisa yang lelap tertidur di pangkuan yah.


Polisi membukakan pintu sel agar kedua temannya itu bisa masuk ke dalam sel, yang saat ini Andre menatap keduanya dengan wajah bahagia.


TRY : Andre- seperti kau lebih betah di sini yah, apa sekalian saja kalian tak usah di bebaskan


ANDRE : Jangan bercanda, bisa-bisa Ibudah Ratu di rumah akan ngamuk memang kamu mampu menahannya?


TRY : Ah- kamu bener juga ?


ANDRE : Bagaimana penyelidikan yah


TRY : Biar Zacky yang jelaskan


ZACKY : Semua sudah beres tapi, itu juga sangat sulit untuk kau keluar dengan bebas ini dengan jaminan saja


ANDRE : Begitukah! Lalu bagaimana dengannya


Mata Andre tertuju pada Elisa yang terlelap di pangkuan yah itu.


TRY : Sepertinya dia lelap sekali, tak merasakan terbebani padahal dia sedang di kantor polisi, dia sangat tenang sekali pasti dia sangat lelah habis mengamuk tadi siang


ANDRE : Iya begitulah, Try boleh minta tolong


TRY : Apa lagi ?


ANDRE : Dia belum makan malam, dari tadi aku mendengar suara perut yah


TRY : Wah-wah kau ini, masih di penjara saja tapi kau masih memiliki kemampuan untuk menyiksa orang yah hanya demi wanita, kau korbankan adikmu


ANDRE : Aku akan membalas mu 10x lipat


TRY : Okey ! Aku pergi sekarang, dia suka apa ?


ANDRE : Dia tidak pemilih makanan, tapi dia suka daging. Sekalian beli cemilan yah, hemm-- sosis juga


TRY : Banyak sekali mau mu, yang sebenarnya lapar itu Elisa atau kau sih


Ucap Try yang kesal, tapi pergi juga untuk membeli makanan untuk Elisa. Hanya tinggal Zacky yang membidik Andre saat ini, melihat Andre dengan seksama melipatkan kedua tangannya ke depan.


ZACKY : Andre Azzam Arafif, siapakah dia ?


Andre menatap balik Zacky, dengan senyuman yang khas yah.


ANDRE : Dia ?! Ah- kamu menanyakannya, ini adalah istriku, maaf Zac aku gak beri tahu kamu soal dia. Bagaimana kau punya cara juga untuk membebaskannya dia dari tuntutan, jika dia di sini aku bisa mati entah itu karena mamah dan ibu mertuaku


ZACKY : Mati karena mamah dan ibu mertuamu ? seperti tidak seperti itu. Mungkin kau akan mati tanpa dia, itu hanya pengamatan dariku saja


ANDRE : Ahhh ! ketahuan yah Sepertinya memang aku tak seharusnya berbohong padamu, maafkan Zacky.


ZACKY : Soal kebebasan mu tidak usah khawatir, kamu yang tenang saja karena om sedang menangani kasus mu, kenapa kamu menikah tak ada kabar


ANDRE : Hemm-- aku menikahi dia karena mendadak


ZACKY : Hah? kenapa? jangan bilang dia...


ANDRE : Ouh gitu, kirain kau seperti itu


Datanglah pengacara temen papah yah, melihat Andre dan temannya sedang ngobrol dengan santainya.


PENGACARA : Andre, kau sudah bebas sekarang. Jadi kamu bisa pulang, ouhnya aku tidak memberi tahu papahnya tapi dia sepertinya arafif sudah tahu masalahmu disini jadi mau tidak mau aku sudah katakan semuanya


ANDRE : Tapi bagaimana caranya bisa tahu,


Aah- pasti papah mengirim mata-matanya kemari untuk mengawasi ku, ouh ! yah paman apakah istriku juga ikut keluar hari ini


PENGACARA : Maafkan aku nak, seperti akan lebih sulit masalah istrimu jadi kau bisa bersabar


Datanglah polisi yang menangani kasus Andre itu, sambil memberikan surat pengeluaran di dari sel tahanan sementara dengan jaminan.


POLISI : Andre bukti-bukti mengatakan jika anda dinyatakan tidak bersalah, maka hari ini anda telah di bebaskan dari tuntutan bersyarat


ANDRE : Lalu bagaimana dengan wanita ini


POLISI : Dia masih harus di sini karena tim penyelidik, semua yah mengucapkan dia bersalah


ANDRE : Tapi--


Andre menghentikan ucapnya, Elisa mulai bangun karena kebisingan itu melihat Andre yang menahan diri agar tidak pecah.


" Ada apa denganmu ? Kamu baik-baik saja mas Andre, kita masih bersama sekarang " Ucap Elisa yang terduduk sambil menatap Andre yang berwajah memerah.


" Elisa- Aku, maafkan aku tidak bisa melindungi kamu dengan baik tapi aku janji akan mengeluarkan kamu dari sini apapun resikonya" Ucap Andre penuh keyakinan.


" Apasih gak faham, jadi maksudnya apa ? aku kurang menyerap semua ucapan mu itu" Elisa yang setengah sadar sambil mengucak-ucek matanya.


" Aku bebas hari ini, tapi kamu- " Andre tak melanjutkan Ucapnya, Elisa langsung ngeh apa yang di tuju Andre.


" Ouh? bagus dong kalo kamu bebas, kalo aku yang bebas juga gak bisa bantu kamu" Ucap Elisa yang yang masih belum sadar jika di belakang yah ada banyak orang.


Try yang baru sampai setelah membeli makanan untuk Elisa, melihat hal itu jadi mau angkat bicara juga.


" Kenapa kaya yah kamu lebih senang tinggal di sini Elisa " Sambung Try.


Elisa langsung menoleh ke sumber suara. " Eh? Dokter Try jug--- Kyaa? siapa ini ganteng benget tamu tahanan yang baru yah " Ucap Elisa mata yah langsung berbinar-binar melihat Zacky.


Andre hanya bisa tepok jidat saat melihat kekonyolan Elisa saat melihat Zacky, Elisa langsung saja lompat menatap ke hadapan Zacky hingga membuatnya kaget melihat Elisa yang tiba-tiba menyodorkan muka kedepannya.


" Namanya Zacky, dia teman kami. Elisa kamu harus hati-hati dengan Zacky dia sangat berbahaya loh" Saut Try yang merangkul Zacky agar tidak usah khawatir dengan Elisa yang notabene adalah gadis yang sangat mencintai suaminya tapi suka khilaf kalo ada cogan.


TRY : Kau tidak usah khawatir, dia hanya sebentar kok seperti itu tak akan tertarik denganmu, lagian Andre itu yang lebih dia sukai


" Ouhnya ! wah- keren udah genteng berbahaya lagi aku suka, Hemm-- Sayang. Berapa tinggi kamu? " ucap Elisa menanyakan pada Andre


" Kenapa kau tanyakan itu " Ujar Andre yang langsung berdiri di belakang Elisa.


" Cepat katakan, barapa ?" Elisa menatap tajam pada Andre suaminya.


" 157 atau 158 aku tidak ingat" Sedikit berfikir.


" Ouh ! Itu tinggi badanku, ih dasar nyebelin. Ouh yah apakah dia bisa bahasa Indonesia ? Ujar Elisa yang kepo banget sama Zacky saat ini ia terus saja menatap Zacky.


" Tidak bisa " Si jawab oleh try karena, Zacky di beri kode pada try dan Andre agar diam saja.


" Hemm--, kesel yah tapi tak apa aku kan mencobanya" Ucap Elisa yang tidak mau menyerahkan.


" Apa yang ingin kau coba " Tanya Try yang sangat penasaran dengan apa yang akan di lakukan Elisa.


" Belajar ngomong bahasa sini lah, biar nanti ketemu cogan bule aku gak nanya sama Google lagi " Ucap Elisa yang asik sendiri saja.


" Emangnya bisa " Ucap try yang mengejek.


" Jangan remehkan aku, gini-gini aku dulu mantan atlit translator" Ucap Elisa, iya translator bahasa Jawa ke Sunda.


Andre dan try hanya ketawa ringan mendengar gurauan itu, di sela-sela ketegangan yang ada saat ini, Elisa seperti tak ada lelahnya ada aja kelucuan yang di buat oleh Elisa seperti tak ada batas yah lelah.


" Elisa kamu ini aktif sekali sih, aku jadi ngebayangin nanti anak kalian seperti apa yah, apakah seperti Andre yang aktif tapi berhati gunung es, atau kau yang aktif tapi suka bercanda"


" Kita lihat saja nanti seperti apa dokter Try, aku juga sangat penasaran, setidaknya dia pintar kaya papahnya he-he-he"


" Iya, kalo itu harus. Tapi harus punya hati kuat seperti kamu Elisa, dan yang memiliki kemampuan dan keberanian juga yang mirip dengan mu "


" Aaamiiinnn, aku amiin sekarang aja deh entah tahun berapa aku bisa hamil anaknya" Ucap Elisa yang kocak dengan logat khasnya.


" Iya semoga di segera kan ya sa, biar dia jangan jadi Petapa gunung es lagi " Ucap Try mendoakan keduanya.


" Hahaha iya, dia mungkin hanya cuek pada cewek lain! iya kan lope-lope ku" Ucap Elisa menatap Andre.


Andre hanya senyum sambil menatap tajam pada Try, yang selalu mengatakan diluar pikiran yah itu. " Elisa apakah kamu akan aktif seperti itu jika liat yang bening kaya begitu, jangan ketipu sama penampilan. Tok banyak yang ketipu sama tampilan, jangan bilang kamu suka Zacky yah "


" Eh? nggak ! aku hanya mencintai suamiku, tapi aku suka ngga kekontrol sih jika liat bule-bule gini hahaha " Ucap Elisa sambil memegangi Zacky.


" Andre sepertinya kamu salah menikahi istri, nyomot dimana sih cewek model begini " Ucap try yang sambil menepuk pundak Andre.


" Entahlah! mungkin mataku waktu memilih dia jadi istri sedang rabun, jika memilih cewek kaya gini deh! " Ucap Andre yang mengikuti alur candaan.


" Kamu dengar itu elisa, kayanya Andre menyesal telah menikah denganmu " Ucap Try yang saat ini menatap Elisa.


Elisa langsung berbalik bukanya menatap try tapi malah menatap Andre dalam-dalam hingga kakinya yang pendek ia Jinjit- jinjit. " Kamu lagi ngapain sih ?" Tanya Andre kebingungan.


" Berikan telinga mu, cepat sini aku nggak nyampe nih cepat aku capek tau ! " Ujar Elisa.


" Ampun deh kamu " Ucap Andre yang nurutin saja pemerintah Elisa, Andre mencondongkan tubuhnya, menyodorkan telinga yah.


" Mas Andre sebelum kau keluar dari sini belikan aku makanan, aku lapar sekali tadi siang aku hanya makan sedikit karena perasaan ku padamu kurang enak, jadi belikan aku makan yah sekalian belikan aku juga cemilan oke" Ucap Elisa.


" Hanya itu ?! "


" Iya "


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Senin 8 November 2021