
Elisa yang masih ingin terus menggali informasi tentang keluarga besar Andre ini selalu tidak berujung pertanyaan dari Elisa membuat mamah Monika kewalahan juga.
" Okey mah sekarang aku mau nanya sama mamah lagi, Mas Andre itu lahir di Indonesia apa di yu yok?" Tanya elisa sangat penasaran.
" Andre itu... Eh? lahir dimana yah pah, kok mamah bisa lupa kelahiran andre" Ucap Monika karena waktu Andre lahir Monika koma selama 2 bulan sampai arafif memutuskan untuk mengoperasikan kandungan Monika yang baru 7 bulan agar bisa mengeluarkan Andre dari rahim Monika sebelum waktunya, karena kondisi Monika saat itu sudah mulai menurun paska memaksakan diri untuk mengandung.
" Seharusnya Andre lahirnya di Indonesia. Tapi karena kondisi Mama waktu itu memburuk jadi harus membawa dia ke New York, makanya di akte kelahiran Andre bukan Indonesia tapi kota New York Tanggal 01 januari, seharusnya Andre lahir pada awal Maret atau pertengahan Maret tapi Andre lahir lebih awal pada usia kandungan 7 bulan" Penjelasan arafif.
" Wah - kenapa akte ya di yu yok sedang lahir di Indonesia pah." Elisa sangat penasaran.
" Karena repot kalo harus bolak-balik indo-new york hanya untuk bikin akte, jadi sekalian saja di sana kan" Ucap penjelasan arafif.
" Ouh gitu! jadi otomatis si Mas Andre itu sebagian besar tinggal di New York, masa kecil dan besar hingga aktivitas tumbuh berkembang yah juga ada di sana hingga ke pekerjaannya juga ada di New York kan mah-pah"
" Iya bisa dibilang begitu makanya walaupun kita sudah pindah kewarganegaraan tapi tetap saja masa-masa dan kenangan Andre itu masih tertinggal disana" Ujar pak arafif.
" Lalu kenapa Mama sangat khawatir jikalau mas Andre pulang kesana, lagian dia hanya pergi ke kampung halamannya di Yu yok, tapi mamah heboh sekali, sedangkan disanalah asal muasal mas Andre berkembang." Ujar Elisa.
" Jadi kesimpulan dari semua pertanyaan kamu itu apa?" Ucap monika sangat penasaran.
" Hehehe mah jangan marahnya janji dulu sama Elisa kalo mamah tidak akan marah atau menyalakan mas Andre" Ujar Elisa.
" Jadi maksud kamu Andre sekarang nggak ikut kamu pulang, lalu dia pergi ke mana Elisa!" Ucap Monika penuh kecurigaan.
" Mah Elisa hanya merasa kalo itu yang terbaik, ini lah waktunya mamah harus menghormati keputusan mas andre, apa lagi mamah tidak mengijinkan Elisa kerja kan jadi biarkan mas Andre yang kerja itu kan keinginan mamah"
" Iya, lalu katakan sekarang putraku ada dimana?" Ucap Monika sangat penasaran dengan putra semata wayangnya itu kemana!.
" Mah mas Andre itu kan selalu menuruti apapun itu permintaan mamah dan selalu menghormati semua keputusan ke inginan mamah kan, jadi aku ingin mamah juga harus menerima keputusan yang di ambil kita berdua yah. Mas Andre sekarang sudah berangkat ke yu yok."
" APA!!!! Elisa Kamu tahu kan apa yang kamu lakukan itu salah, kalian yang baru saja menikah belum juga liburan dan belum honeymoon. Tapi kamu...." Ucap Monika yang sekarang kaget hingga sesak nafas.
" Mama Mama Mama, mamah yang tenang mah ini minum dulu yah. Mah dengerin penjelasan Elisa, jangan kaya gini yah buat Elisa khawatir saja, Elisa akan jelaskan secara perlahan-lahan mama dengerinnya"
" Sayangku Elisa, jika putraku sudah berada di New York, Andre pasti akan lupa pulang ke Indonesia" Ujar Monika yang khawatir.
" Mah- Mas Andre di sana enggak akan lupa, jika dia berani melupakan keluarganya, Elisa siap kok nyusul dia kesana, atau nanti siap-siap kena pukulan dari Elisa sebagai hukumannya" Ujar Elisa sambil menenangkan Monika.
" Elisa kamu benerannya akan lakukan itu, Kamu enggak bohong sama mamah kan!"
" Enggak mah, Elisa sendiri yang mukul Mas Andre gini-gini aku mantan petinju mah" Ujar Elisa.
" Jadi alasan tas koper yang tadi itu kamu bohong sama mama!" Tebak Monika.
" Hehehe maaf ya mah itu karena mas Anda sangat khawatir kalau mama enggak akan bisa ngijinin dia pergi" Elisa malah cengengesan tanpa dosa.
" Sebenarnya ada masalah apa ke New York sampai dia harus pergi mendadak seperti itu di hari kedua pernikahan kalian?"
" Mama, sebenarnya Mas Andre sangat menghormati mamah dan sangat sayang banget sama mama, maka Mas andre tidak mengatakan apa-apa saking menghormati keputusan permintaan Mama, yang segera ingin Mas Andre cepat menikah dengan Elisa dia turuti kemauan mama. Tapi keputusan yang mamah ambil itu tidak tepat waktunya tapi mas Andre berusaha semaksimal mungkin Menerima dan melakukan hanya untuk jadi anak yang berbakti pada mamah dan papah. Jadi mamah itu menetapkan tanggal pernikahan kita dihari yang tidak tepat, karena posisi kemarin adalah hari dimana keberangkatan para karyawannya ke new York, saking mas Andre fokus ke pernikahan apa lagi di tambah masalah yang terjadi itu membuat pekerjaan dia double tapi dia berusaha untuk mengejar dan menyelesaikan dengan cepat."
" Apakah pelatihan karyawan sudah di mulai Elisa" Tanya papah.
" Iya pah, makanya mas Andre kebingungan karena kemarin ia baru inget kalo belum pesan asrama untuk tinggal para karyawannya dan menyewa gedung untuk pelatihan, saking buru-buru jadi ia melupakan hal itu, makanya hari ini aku suruh dia pergi kesana" Penjelasan Elisa.
" Katanya disana ada dokter Try dan dokter junlion" Jawab elisa.
Di sisi lain Andre masih di dalam pesawat hampir sampai atau mendarat ke new York nenek dari jok Andre duduk tiba-tiba ingin ke toilet, tapi setengah perjalanan tiba-tiba malah jatuh sakit yang menyerang dadahnya.
Ternyata si nenek kena serangan jantung, suaminya langsung lari dan cucu perempuan yang duduk tidak jauh dari Andre itu akhirnya menghampiri mereka.
Semua kewalahan karena kondisi nenek yang sudah lanjut usia makanya para pramugari cantik itu juga binggung mau menolong bagaimana, Andre akhirnya yang turun tangan untuk membantu.
...🤨BAHASA ENGLISH 🌝...
Andre : Nek! Nek!, maaf nonna bisa ambilkan alat medisnya
Pramugari : Maaf anda?
Andre : Saya dokter, makanya saya akan menolong nenek ini cepat ambilkan alat medisnya, tidak ada waktu lagi
Pramugari : Iya baiklah
Pramugari itu langsung pergi untuk mengambil apa yang diminta Andre, dan langsung menangani nenek yang sekarang berusaha keras untuk menolong, pramugari itu sempat terpesona melihat Andre termasuk cucu dari sang nenek juga terlihat menyukai Andre.
Sedangkan Andre hanya fokus menangani sang nenek yang belum sadarkan diri itu.
Andre : Maaf nona kamu siapanya nenek?
Cucu : Saya cucunya
Andre : Apakah ada obat yang di minum nenek selama ini
Cucu : Iya ada saya akan ambilkan
Andre : Baiklah
Saat si cucu mengambil obat nenek sang suami malah sedang menangis di samping sang nenek yang sedang di usahakan Andre untuk sadar kembali.
Andre : Kakek jangan menangis istri anda akan baik-baik saja, percayalah.
Kakek : Nak kamu bisa sembuh kan dia
Andre : Kalo menyembuhkan harus dengan operasi kek, saya hanya menyadarkan beliau saja dulu, jadi kakek yang tenang yah saya sedang semaksimal mungkin menolong istri kakek
Kakek : Iya terimakasih banyak yah nak sudah mau membantu kakek, aku tidak bisa hidup tanpa istri saya yang tercinta.
...🍒 SELESAI 🌺...
Bersambung.....
Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...
Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.
Sabtu 18 September 2021.