Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
33. Antara Cinta dan Rahasia.


Berada di gedung yang sama di lantai 50 terlihat Ariana yang begitu sangat gelisah dan penasaran dengan Andre, langsung ingin mencari tahu tentang informasi apapun yang mengenai si Andre, di kantornya Ariana menyuruh anak buahnya untuk mencari segala sesuatu mengenai si Andre.


...🧐 TRANSLATE ENGLISH🧐...


ARIANA : Gordon, cepat cari tau tentang informasi apapun hingga sedetail mungkin mengenai dokter Andre, semuanya.


GORDON : Baik nona Ariana.


...🤔 SELESAI 🤔...


Gordon pun pergi meninggalkan tempat untuk mencari informasi yang di perintahkan oleh Ariana, sedangkan di sisi lain Andre yang sudah berada di parkiran mobil segera akan kembali ke apartemen, seperti ada yang kurang tapi ia hiraukan karena rasanya amarahnya sudah memuncak.


" Sepertinya ada yang tertinggal tapi apa, sudahlah nanti sampai di tempat akan ku ingat lagi?" Dumalannya sambil menjalankan mesin mobil.


Para kariyawan juga sudah akan pulang menaiki bis untuk kembali ke asrama, Elisa juga ikut dalam bis tersebut. Agar tidak ada yang curiga Elisa pura-pura ikut ke mobil pengakut para karyawan itu, sesampainya di depan halaman asrama semua sudah pada buru-buru naik ke kamar mereka masing-masing.


" Lis saya dulu yah, capek banget nih. Kamu masih mau tetep di sini nggak mau naik ke atas" Tanya Rudi sudah lesu dan lemas.


" Nanti mas lagi nunggu barang-barang aku yang belum datang" Ujar Elisa Alesan padahal dia tidak menunggu barang apapun, tapi sedang cari mobil yang akan mengantar dia ke apartemen.


" Okey! kamu hati-hati yah di sini" Ucap Rudi yang sambil jalan menuju lift.


" Iya mas Rudi" Ucap Elisa yang menatap kepergian si Rudi.


Terlihat Jun dan Try yang juga baru sampai di halaman, langsung di hampir seorang pria yang akan membawa mobil ke garasi, mereka turun dari mobil pribadi langsung melihat Elisa berada di lobi sedang menunggu sesuatu.


" Gadis obat kamu sedang apa di sini, kenapa tidak langsung masuk" Ucap Jun yang menyapa Elisa.


" Iya nanti dokter Jun, lagi nunggu barang saya belum datang" Jawab Elisa yang tidak keberatan di panggil oleh Jun sebagai gadis obat.


" Jun kamu duluan saja, biar aku yang di sini temenin dia" Ucap Try yang tidak tega.


" eh! gak usah dokter Try, lagian dokter Try pasti lelah, elisa nggak apa-apa kok sendiri saja" Ujar Elisa yang menolak keberadaan Try secara halus.


" Kamu tetap tangguh jawab saya, walau Andre adalah ketua tapi dia tidak tinggal di sini jadi otomatis kamu dalam pengawasan kami" Ucap Try tegasnya.


(" Aduh mampus gimana nih! Dokter try pasti akan tahu, kalo dia nunggu aku di sini") Dumalan Elisa dalam hatinya.


" Saya beneran nggak apa-apa dokter Try, yasudah saya masuk duluan ya Doker Try permisi" Ucap Elisa pura-pura akan naik tangga padahal dia tidak tahu kamarnya dimana.


Try menaikkan satu alisnya. " Segitu tidak suka yah, saat aku menemanimu" Ucap Try, membuat Elisa gelagapan.


" Bukan begitu!" Elisa kebingungan untuk menjelaskan pada Try.


" Lagian kamu juga salah tempat, kalo kamu naik tangga itu akan menuju kamar kami, bukan kamar para kariyawan, kamar kariyawan ada di lantai 4 untuk cewek" Penjelasan Try sambil melipat kedua tangannya ke depan.


" Hehehe gitu yah, kan aku masih baru dokter Try jadi tidak tahu" Alesan Elisa yang gelagapan kebingungan.


" Ah~ begitu! cepat turun dulu sini, masih ada yang ingin aku tanyakan padamu?" Ujar Try yang saat ini menatap tajam pada Elisa.


" Soal apa dokter Try!" Ucap Elisa yang saat ini gelisah seraya menuruni tangga pelahan-lahan.


" Soal kamu, kok aku jadi semakin curiga yah sama kamu Elisa?" Ucap Try dengan tatapan menajamkan.


" Curiga bagaimana dokter Try!" Elisa pura-pura tidak mengerti.


" Bagaimana kamu bisa ada di sini dalam waktu 1 jam" Ujar Try membuat Elisa gelisah dan binggung untuk memberikan penjelasan apa.


" Ah itu~ hemm-- dok..." Elisa memainkan bola matanya ke kanan-kiri.


Tiba-tiba Andre baru sampai melihat Elisa terpojok seperti itu langsung menyambar pembicaraan.


" Aku yang menjemput dia, kan sudah jelas bahwa aku yang membawanya kamu masih saja bertanya hal yang sudah jelas jawabannya. Elisa kamu masih ada satu tugas yang belum di selesaikan cepat ikut saya" Ucap Andre yang saat ini buru-buru menghampiri Andre.


" Baik pak Andre, saya permisi dokter Try" Elisa yang sekarang sudah bersama Andre membuat tanda tanya bagi try.


Andre dan Elisa pergi meninggalkan tempat itu, try hanya bisa menatap kepergian mereka berdua dengan tatapan sinis dan saringai senyum yang sangat geli.


" Dasar Andre, mau sampai kapan kau akan menyembunyikan sesuatu dariku, sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga nantinya, kita lihat akan bertahan sampai mana!" Dumal Try.


Berada di dalam mobil Andre yang langsung menatap Elisa saat ini tidak berani menaikan wajahnya, apa lagi menatap suaminya.


" Bagaimana kamu bisa ada di sana, untung saja aku langsung ingat kamu belum pulang, lalu kenapa kamu tidak menghubungi aku" Ucap Andre yang mencoba meredakan amarahnya.


" Itu karena aku tidak bisa kabur, Lagian terus di tarik oleh mas Rudi. Mas Andre lupa yah kalo Elisa nggak bawa hp, jadi gimana Elisa menghubungi mas" Ucap Elisa.


" Kan suruh kamu tunggu aku di parkiran, kenapa kamu tidak menunggu" Ucap Andre.


" Sudah aku katakan tadi aku tidak bisa lolos kan jadi tidak bisa menunggu mu" Ujar elisa yang tidak mau kalah berdebat dengan Andre.


Sesampai di apartemen, saat Andre ingin melepaskan luarannya sambil masih menahan amarahnya langsung saja di dinginkan oleh Elisa yang saat ini memeluknya dengan sangat erat dari belakang.


" Kamu kenapa sih mas!" Tanya Elisa yang tidak tahu apa yang membuat Andre begitu emosional.


" Cara apa? jadi mas Andre gak suka kalo Elisa meluk dari belakang atau nggak suka kalo Elisa meluk mas Andre gitu" Ujar Elisa yang penuh dengan tanya.


" Aku---aku gak bisa liat kamu kaya gini" Ujar Andre yang tidak tahan lagi.


" Kaya gini bagaimana sih, apa maksudnya mas Andre Elisa binggung juga" Ucap Elisa yang menatap Andre dengan kebingungan.


" ELISA! pokok aku gak mau kaya gini, kita umumkan saja hubungan kita" Ujar Andre.


" Mas Andre jika kamu umum hubungan kita kamu gak bakalan tahu seperti apa belang mereka kan" Ucap Elisa.


" Tapi bukan kaya gini juga aku nggak mau kamu yang jadi korbannya" Andre yang terus membujuk istrinya untuk mau menerima hubungan.


" Sayangku, aku tau kamu khawatir. Tapi kita harus berikan yang terbaik kan, jika kita umum bahwa kita suami-istri, toh pelatihan ini nggak ada gunanya dong, pelatihan ini untuk kariyawan bukan untuk keluarga. Mas Andre, aku percaya sama kamu dapat menyelesaikan tugas ini dan semua masalah yang ada, jika kamu tidak bisa kita akan pikirkan bersama" Ucap Elisa menejelaskan pada Andre.


" Elisa- Masalahnya tidak sederhana itu!" Ucap Andre.


" Sini-sini duduk dulu dengan tenang yah, Elisa akan ambilkan air minum dulu" Ucap Elisa jalan ke dapur untuk mengambil segelas air untuk menenangkan Andre.


" Nih! di minum dulu" Menyodorkan segelas air putih, setelah kembali dari dapur, Andre langsung meminum air putih yang di bawakan Elisa itu.


" Mereka sudah keterlaluan" Ucap Andre yang tidak bisa tenang.


" Aku tahu, sayang di minum lagi yah sepertinya kamu belum tenang dan belum mendinginkan hati mu" Ucap Elisa yang terus-menerus membujuk Andre.


" Aku tidak haus" Ucap Andre menolaknya.


" Mas Andre harus nurut dong, kalo nggak mau minum lagi kamu harus tenang. Kaya bukan mas Andre yang selalu tenang kenapa jadi kaya gini, entah apa yang kamu masalah dari tadi Elisa jadi binggung. Sebenarnya mas itu kesal pada apa sih dan dari siapa?"


" Tantu saja sama orang-orang itu yang tidak memberi kamu tempat duduk dan tidak memberi kamu jatah makan siang, hingga kamu di marahin begitu, aku yang kesel pada hal itu"


Elisa tersenyum lebar. " Ouh jadi karena itu, aduh suamiku ini lucu benget sih, jadi gara-gara itu yang membuat kamu marah nggak menerima aku di usir begitu" Ucap Elisa yang menggoda Andre.


" Elisa, bolehkan kalo aku•••"


" Nggak, mas kamu harus ngerti posisi aku dong! kalo kamu gegabah langsung mengumkan begitu saja otomatis mereka tidak mau menujukan belang mereka sabar dong, kamu tenang dulu yah kamu hanya sedang emosi, Elisa kan saat ini sedang beradaptasi dengan lingkungan. Elisa gak apa-apa toh udah biasa juga diperlakukan seperti tadi, tidak usah khawatirkan soal Elisa oke, Elisa udah kebal kok, lagi pula inikan pelatihan kariyawan jika kamu bilang aku istrimu hmmm~ bukannya nanti semua akan bilang kok keluarga ikut-ikutan"


" Mungkin kamu bisa menerima yah tapi aku nggak"


" iya-iya aku tahu, mas sayang banget sama Elisa udah yah, sekarang mas dinginkan dulu kepala mas, sekalian mandi terus anterin Elisa beli baju yuk~ sekali beli bahan-bahan di dapur juga karena udah pada habis, ayok~ jangan Ngambek dong!" Ujar Elisa yang terus saja menenangkan suami tercinta.


...😔 TRANSLATE ENGLISH😔...


GORDON : Nona Ariana!


ARIANA : Silahkan masuk, bagaimana kamu sudah dapatkan informasi yah?


GORDON : Sudah nona


ARIANA : Cepat juga kamu mendapatkan informasi tentang dokter Andre


GORDON : Karena tidak sulit untuk mendapatkan informasi tentang dokter yang cukup populer dalam media apapun, bahkan di setiap artikel dunia medis dia selalu muncul sebagai bintang utamanya


ARIANA : Apa! dia seterkenal itu, apakah hanya aku yang tidak tahu soal dia yang cukup populer dalam media


GORDON : Beliau cukup terkenal di dunia medis


ARIANA : Begitu kah, jadi berikan informasi apa saja yang kamu dapatkan


GORDON : Ini nona


Memberi sebuah dokumen yang telah di print dengan sangat rapi dan tertata dari mulai cover dan lainnya.


ARIANA : Bagus!!!


GORDON : Dokter Andre, nama lengkap Andre Azzam Arafif, lahir di New York 01 Januari 19**. Beliau adalah putra tunggal dari pasangan blasteran, ayah keturunan indo- Jerman sedangkan ibu keturunan New York - Itali. Besar di New York. Riwayat pendidikan, TK di Sidney misson, SD di Jerman ikut kakeknya, SMP di Enterday di Italia ikut kakek lainnya, dan SMA di indonesia, saat kuliah S1 di New York university, S2 - S3 di Amerika. Predikat kelulusan terbaik dan di juluki siswa tercerdas dan terjenius, ia mendapat julukan profesor muda pada usia 24 tahun, saat dia lulus S3 pernah magang di Jaluk perang hingga lulus, ia pernah jadi pengajaran di universitas selama 3 tahun sebelum ke Indonesia


ARIANA : Bagaimana dengan status yah saat ini, apakah dia masih singel


GORDON : Beliau masih singel, tapi banyak gosip dan kabar yang beredar saking populernya Dokter muda ini banyak yang mengaitkan jika beliau memiliki kekasih hingga ada yang mengatakan mantannya sangat banyak tapi ada juga yang bilang jika beliau itu tidak pernah pacaran atau memiliki wanita sepanjang karirnya.


ARIANA : Aku tidak perduli dengan gosip, yang jelas dia masih sendiri itu sudah cukup bagiku.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.


Rabu 13 Oktober 2021