
Beberapa Jam kemudian...
Andre setelah selesai dengan urusannya ia mendatangi Aleaa yang sedang berjalan dari ruangan ibunya, Andre tidak melihat Elisa bersama alea.
ANDRE : Lea, dimana elisa?
AZALEA : Bukannya kak elisa bersama kakak ya!
ANDRE : Hah! sama aku? Lea jangan bercanda, aku dari tadi gak bersama Elisa, bukanya dia masak sama kamu?
AZALEA : Udah selesai dari tadi kak, terus katanya mau ngasih masakkan itu ke kakak, di tengah perjalanan aku di panggil sama ibu. Jadi aku datang ke tempat dimana ibu berada, ku pikir dia datang mencarimu.
ANDRE : Aaadddduuuuhhh... Aleaa, kenapa kamu biarkan dia pergi sendirian, kan sudah kakak bilang jangan tinggalkan dia sendiri aleaa, yaudahlah cepat kita cari dia.
Alea yang merasa bersalah kepada kakaknya itu jadi bergegas untuk mencari Kakak iparnya. Elisa yang tidak di ketahui dimana keberadaan itu masih jadi pertanyaan, Andre mencari seperti orang ke kerasukan.
Tak jauh ada zever dan Xeverio, ia melihat Andre yang seperti sedang mencari sesuatu itu. Mereka langsung menghampiri Andre yang saat ini sedang mencari Elisa.
ZEVER : Andre, cari siapa?
ANDRE : Istriku, kamu melihat ya?
ZEVER : Tidak, memang kemana dia pergi?
ANDRE : Jika aku tahu, mana mungkin aku tanya dan aku mencari ya seperti ini.
XEVERIO : Dasar kau, Zever! pertanyaan mu itu konyol, tahu tidak. Sudahlah, mendingan kita bantu Andre mencari istrinya.
ZEVER : Maaf Andre, kau sudah cari kemana saja?
ANDRE : Semuanya sudah aku cari, tapi Area halaman luar aku belum mencari ya.
ZEVER : Yaudah kita cari ke sana?
XEVERIO : Tidak zever, sebaiknya kita cari lagi ke tempat Andre mencari, kita ulangi lagi mencarinya, atau kita berpencar.
ANDRE : Iya Xaverio benar. Tapi apa kah ada anak buahmu yang keluar hari ini zever.
ZEVER : Tidak ada, tapi mungkin anak buah dari kak Xaverio yang keluar hari ini sekitar jam 12 siang tadi, kenapa memangnya kamu tanya begitu Andre.
ANDRE : Siallll aku kecolongan, cepat lacak cctv sekarang juga. Mungkin saja Elisa sudah di bawa pergi oleh mereka, mana mungkin tak ada satupun yang tahu jika istri ku di bawa lari lewat gerbang utama.
ZAVER : Memang kenapa Andre?
ANDRE : Dari awal sudah ada yang mengincar kami, makanya ku suruh kau menjaga ke amanan.
Andre langsung bergegas pergi meninggalkan zever dan Xeverio yang masih berada di tempat, mereka saling menatap satu sama lainnya.
XEVERIO : Andre lebih sensitif dan lebih tajam, di bandingkan kepekaan mu zever, cepat kita pergi mencari wanita itu, jangan sampai Andre ngamuk, dia lebih serem di bandingkan Om Arafif.
ZEVER : Kakak bener, cepat kita pergi.
1 Jam kemudian...
Mereka telah mencari di setiap sudut markas tersebut, tapi mereka tidak menemukan Elisa di mana berada. Elisa yang membuat semua orang heboh karena hilangnya.
XEVERIO : Andre! Bagaimana? apakah kamu belum menemukan ya.
Andre hanya menggelengkan kepalanya saja, dengan wajahnya sudah mulai layu karena lelah mencari Elisa di markas yang begitu besar.
ZEVER : Belum, dari setiap sudut ini bagaimana bisa dia pergi, jika dia pergi kemana?
XEVERIO : Kenapa mereka bisa keluar padahal penjaga begitu sangat ketat, tunggu dulu jika seperti itu, mereka pasti punya orang dalam.
ZEVER : Tentu saja, cepat kita cari siapa saja yang pergi hari ini dan...
XEVERIO : Jangan itu terlalu lama, kita lacak di cctv.
Berada di ruangan CCTV di mana semua orang disibukkan untuk mencari satu wanita yang hilang, karena diculik oleh seseorang yang berani menyelinap masuk ke markas benteng pertahanan, bahkan dengan penjagaan begitu ketat pun masih bisa ada yang menculik Elisa.
ZEVER : Bagaimana apakah kalian telah menemukannya?
XEVERIO : Cari betul-betul.
ZEVER : Kalian tidak boleh istirahat dulu sebelum menemukan titik terang soal istri Andre, sebagain kalian tahu bagaimana kan betapa menakutkannya Andre saat dia dalam mode iblis ya.
AZALEA : Dia mampuh membunuh tanpa menyentuh, dan tangan selalu bersih dan wajah santai dan datar. Dialah psikopat terbaik dalam sejarah, kalian tidak mau kan akan di kuliti oleh kak Andre.
ZEVER : Dari mana kau lea?
AZALEA : Mencari kakak ipar, kak Andre sedang pergi dengan kak Alex dan sebagian pasukan, aku tadi mau ikut tapi kak Andre melarangku
ZEVER : karena dia terlalu sayang padamu
XEVERIO : Zever bagaimana perkembangan ya?
ZEVER : Belum dapat di temukan, kita masih mencari di berbagai tempat.
XEVERIO : Lalu bagaimana dengan CCTV lainnya.
Disisi lainnya Andre yang sudah ada di luar markas, sebuah jalanan yang satu-satunya di lalui, keluar masuknya untuk menuju markas.
Alex adalah teman baik Andre juga, sifatnya sama persis seperti Try, dewasa sebelum umurnya, usia 4 tahun lebih muda dari Andre tapi pemikiran seperti sebaya dengan dengan Andre.
ANAK BUAH : Boss, coba lihat ini kami menemukan sepasang sendal dan gelang.
ALEX : Andre apakah ini milik istri mu? Coba kamu cek.
ANDRE : Benar ini milik Elisa, dimana kamu menemukan ini?
ANAK BUAH : Di jalan keluar belakang, di hutan itu.
ALEX : Kita kesana juga semoga ada petunjuk lainnya.
ANDRE : Iya kau benar, kita kesana sekarang juga.
Meraka lari ke arah hutan di mana anak buah dari Alex menemukan sepasang, sendal dan gelang milik Elisa tersebut.
ANDRE : Bagaimana ? apakah kamu menemukan bukti lainnya Alex.
ALEX : Kurang ajar, tenyata benar kecurigaan kamu, jika memang ada orang dalam yang membantu mereka masuk dan keluar. Andre maafkan aku yang telah lalai, kita akan segara menemukan istrimu secepatnya.
Di suatu tempat dimana ruangan semua agak redup, dengan nuansa merah dan hitam, seorang pria yang berjalan datang dari tempat yang lainnya, di sana di jaga sangat ketat. Banyak orang yang berjejer di setiap sudut tempat, melihat seorang wanita yang terbaring di ranjang.
P. M : Siapa dia?
A. B : Wanita milik Alzam
P. M : Hmph! anak itu ternyata punya wanita di belakang ya?
A. M : Dia istrinya
P. M : Begitu Rupanya, lalu bagaimana dengan rencana semula?
A. M : Anda jangan khawatir itu juga sudah terlaksana, tinggal menunggu waktu saja.
P.M : Kerja bagus. Lalu bagaimana dengan Alzam, setelah istrinya di culik kalian.
A. M : Setahuku dia mungkin akan mencari wanita ini, dan mungkin keadaan markas tidak baik-baik saja sekarang, karena setahuku Alzam cukup menakutkan.
P. M : Begitu rupa ya, iya Alzam dia di sebut malaikat maut yang membunuh tanpa menyentuh.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya untuk beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Jumat 17 Juni 2022