Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
66. Hukuman Dari Seorang Istri.


Tidak terasa perjalanan sudah mau keluar dari dalam rumah Steven, saat sudah sampai di halaman Zacky dan Try masih asik saja ngobrol dengan Elisa.


" Jadi saat kamu ikut tawuran itu, apakah pernah di tangkap polisi" Tanya Zacky yang sangat penasaran.


" Hihi itu jangan di tanya, yang pasti sudah pernah ku alami" Ucap Elisa dengan tawa jahilnya.


" Berapa kali" Ucap Try yang kaget.


" Hemm-- kira-kira sekitar 3 atau 4 kali yah, aku lupa" Jawab Elisa sambil mikir.


" Makanya jangan ikut tawuran, jadinya masuk penjara tapi kamu langsung dibebaskan lagi Elisa" Ucap Zacky.


" Iya karena masih di bawa umur, jadi di bebaskan setelah ayah datang. Mulai saat itu aku langsung pindah sekolah waktu SMP, Hahaha- Kata ayah, lingkungan temen-temen aku pada nakal jadinya kami pindah " Ucap Elisa


" Padahal kamu yang nakal" Ucap Try.


" Hihihi, ayah nggak percaya kalo aku anak yang nakal karena aku putrinya yang paling di sayang" Bangganya Elisa.


" Ya ampun Elisa kamu ini yah, biangnya tapi malah anak lain jadi korban itu namanya kamu melempar pelaku kepada korban" Ucap Try sambil geleng-geleng kepala.


" Hahaha tapi aku dapat hikmanya dari semua kejadian itu" Ujar Elisa.


" Memang apa hikmah yah" Tanya Try.


" Saat aku di penjara di sini aku jadi tidak merasa canggung, karena mungkin sudah pernah merasakan. Lagi pula aku tidak melakukan kesalahan seperti ikut tawuran, jadi sedikit agak lega saja karena bukan hal yang harus di khawatir kan" Ujar Elisa.


" Hahahaha- pantas saja kamu santuy gitu saat di penjara, jadi inilah alasan kamu Elisa" Ucap Zacky.


" Iya kak, tapi..." Belum juga ucapan Elisa selesai, tiba-tiba Andre menghentikan langkah kakinya, itu mengakibatkan tabrakan beruntun.


...DUUUGGG !...


" Aaah- adduuuhhh, mas kalo berhenti itu bilang-bilang dong!" Ucap Elisa sambil memegangi jidat dan tangan lainya memukul punggung Andre pelan.


" Elisa, itu! Musuh mu datang" Ucap Try yang melihat Ariana dengan beberapa orang di belakang yah.


Yapp !! Andre berhenti tiba-tiba karena melihat Ariana yang baru datang, itu membuat Andre teringat bagaimana kejadian Ariana memperlakukan dirinya sebelumnya. Bisa dibilang Andre jadi agak trauma dengan wajah Ariana saat ini, Andre langsung membalikkan badan melihat Elisa dengan cepat.


ARIANA : Dokter Andre! Apakah itu benar anda? Kenapa kamu bisa keluar dari dalam rumahku


Ucapnya dengan melepaskan kacamata dengan sangat cepat, saat melihat penampilan berbeda dari seorang Andre.


Faham dengan ekspresi yang di tunjukan Andre saat ini, dengan keringat dingin yang udah membasahi pelipisnya. Elisa juga menatap Andre dengan seksama, Andre yang berkaca-kaca matanya.


ZACKY : Hai Nona Ariana, apa kabarmu kita bertemu lagi yah


Sapaan Zacky dengan akrab, tapi tidak di hiraukan oleh Ariana.


ARIANA : Untuk apa kalian datang kerumahku? apakah kakek ku sedang mengadakan pesta tanpa aku?


Karena melihat Andre yang sudah tidak bisa mengatakan apapun, tubuhnya seakan bergetar hebat, Elisa menatap Andre dengan lekat.


" Dokter Try" Ucap Elisa pelan.


" Hemm ada apa?" Jawab Try sambil menatap Elisa yang masih fokus menatap Andre.


" Tolong jaga dia sebentar, aku akan ladeni Lampir itu dulu baru aku mengurus mas Andre" Ucap Elisa.


Try seakan mengerti, lalu Try menatap Andre yang sudah mulai terguncang.


" Apa yang akan kau lakukan" Ucap Try yang Penuh Arti.


" Tolong jaga dia saja dulu, jangan sampai dia ambruk di depannya" Ucap Elisa sambil membelai pipinya.


" Baiklah" Jawab Try.


Elisa langsung mengubah ekspresi wajahnya dengan cepat, menampakkan kepala dari balik badan Andre yang tinggi.


" Ouh! Hallo Nona Ariana, apa kabarmu!" Ujar Elisa langsung berdiri sejajar dengan Andre.


ARIANA : Kaauuu, kenapa bisa ada di sini juga


Ariana langsung menatap kesal dan kaget saat melihat Elisa ada di balik tubuh Andre itu, membuat semakin marah dan penasaran saja.


" Hahaha dari ekspresi wajahmu mengatakan jika kamu sepertinya terkejut melihatku yang ada disini dan kebencianmu dengan keberadaanku hingga menjadi ketidak sukaannmu kepadaku, benarkan Nona Ariana" Ujar Elisa dengan senyum devilnya.


ARIANA : Bagaimana bisa kau juga bersama dengan Andre


" Andai aku tahu apa yang kau katakan, sayang yah kita sama-sama tak mengerti apa diucapakan. Jadi kamu harus bersyukurlah karena aku tidak mengerti" Ujar Elisa.


ARIANA : Wanita ini ! apa yang dia katakan


Ucap Ariana menyuruh asisten yah untuk menjadi penerjemah baginya.


" Ouu! rupanya kau punya penerjemah mu sendiri yah! aku juga punya" Ucap Elisa.


" Apakah kau yakin Elisa" Tanya Zacky.


" Iya, aku yakin!" Ucap Elisa.


" Baiklah!" Ucap Zacky yang setuju jika dia akan jadi penerjemah bagi Elisa.


" NONA ARIANA, rupanya kau juga sudah bisa pulang dari Rumah sakit. Wah! ternyata cepat juga yah, biasanya orang yang ku bikin patah tulang bisa hampir 1 tahun tidak bisa bergerak, ooooh apakah kau pura-pura sakit agar menguatkan bukti. Uh- tapi Sayang yah aku malah bebas tepat di hari ke tiga" Ujar Elisa meledek Ariana.


Asisten Ariana menerjemahkan secara bahasa yang di fahami Ariana, itu membuat Ariana tambah kesal padanya.


ARIANA : Kurang ajar Kau! Awas saja tunggu pembalasanku


ucap amarah Ariana ingin di lampiaskan tapi Elisa tetep santai saja, Andre yang tahu menahan tangan Elisa agar jangan melawan mereka lagi.


" Apa, Kau ingin mengajakku beratem lagi. Hayo ! mau gaya apa, hemm-- " Ucap Elisa yang sudah mulai ancang-ancang.


" Elisa- sudah hentikan" Ucap Andre menahan lengan Elisa, yang saat ini sudah menjadi Bogeman kepalan tangan yang kuat.


" Kau tenang saja sayang, aku akan balasankan dendammu itu. Dia harus membayar apa yang dia lakukan padamu, kau tenang saja oke" ucap Elisa melepaskan cengkraman tangan Andre di lengannya.


Andre tak mau mengambil resiko lebih lanjut, sambil menggenggam tangan Elisa dengan erat membalikan badannya.


ANDRE : Maaf ! Nona Ariana, kami mohon undur diri ayo -


Ujar Andre yang saat ini sedang menarik dan mengajak Elisa dan lainya untuk segera pergi dari tempat.


" Untuk apa kamu harus terus menghindarinya, kita harus hadapi itu. Bukan hanya kamu, tapi aku juga akan ada bersama mu. Jangan khawatir oke! percayakan padaku" Ucap Elisa menenangkan Andre.


ARIANA : Tunggu dulu Dokter Andre, kenapa kalian bisa keluar dari rumahku


" Lihat dia juga menahan kita, jadi seharusnya kita selesai kan ini sayang. Jika tidak selesai sekarang bisa-bisa akan berlangsung dan berlanjut lebih lama" Ucap Elisa.


" Yang di katakan Elisa ada bener juga Dre, kita hadapi sama-sama" Ucap Zacky.


ZACKY : Nona Ariana, kami di undang oleh tuan Steven kemari


ARIANA : Lalu kenapa dia juga ada disini


Ucap Ariana matanya menujuk pada Elisa yang masih digandeng Andre.


TRY : Tentu saja karena tuan Steven ingin sekali bertemu dengan wanita ini, jadi kami yang membantu tuan Steven agar bisa ngobrol dengannya


ARIANA : Tidak mungkin kakekku ingin menemui wanita yang membuat cucunya masuk ruang ICU, itu pasti karangan kalian saja kan. Agar cewek ini bisa membanggakan diri, wanita yang sangat berbahaya mana mungkin kakekku ingin menemui yah, apakah kakek membicarakan soal bagaimana cara yang akan dilakukan oleh wanita ini untuk bertanggung jawab denganku iyakan


" Wahai nona Ariana, kenapa kau heran kamu masih punya hutang dengan ku. Seharusnya itu jadi tanggung jawab mu, dengar yah nona Ariana kau pikir dengan kau punya kedudukan saat ini kau bisa melakukan sesukamu. Ingatlah langit masih ada langit, jadi jangan terlalu sering banyak bermimpi terlalu jauh bisa-bisa kau terjatuh" Ucap Elisa dengan bahasanya lalu di artikan oleh Zacky.


Elisa bicara sambil terus maju ke depan sampai satu langkah di depan Ariana, wajahnya yang penuh dengan emosi tinggi tangan Elisa juga sudah gatal ingin menampar dan memukuli Ariana.


Andre yang hanya melihat Elisa yang sudah mengepalkan tangannya.


" Elisa, apa yang ingin kamu lakukan kita sudah impas dan berdamai dengan keluarganya, jadi kumohon jangan lakukan hal itu lagi akan lebih buruk nanti ke depan yah" ucap Andre.


" Tenang aja, aku akan lakukan sesuai dengan hukuman seorang wanita" Ucap Elisa mata tajam menatap Ariana.


" Hah! apa sih, Elisa jangan aneh-aneh" Ucap Try yang ikut khawatir.


" Sayang! Udahlah, aku hanya bercanda waktu aku bilang mau balas dendam. Ayo kita pulang sekarang, aku sudah baik-baik saja" Ucap Andre.


" Kamu tenang saja percakapan ini hanya antara aku dan dia, sesama cewek semakin kamu menahanku semakin aku tambah semangat untuk menggoda yah. Udah kamu tenang saja, serahkan padaku, bukanya kamu mau balas dendam dengan baik kan akan aku ajarkan bagaimana caranya" Ucap Elisa dengan matanya yang masih menujukan tatapan sinis.


" Nona Ariana, dengarkan aku baik-baik kamu mungkin bisa mengelabui semua orang dengan menggunakan jubahmu sebagai orang yang terpandang, tapi ingatlah satu hal mereka tidak dapat menyukai anda dengan tulus" Ucap Elisa dengan nada yang hanya bisa di dengar oleh asisten dan Ariana saja.


" Kenapa, karena mereka takut bukan karena rasa hormat tapi takut akan status sosial mu. Maka dari itu jika kau hancur nanti mereka semua yang ada di belakang mu juga akan hilang, satu demi satu karena semua tidak ada yang tulus padamu" Sambung Elisa sedikit menekan.


Ucap Elisa yang di mengerti oleh Ariana, seakan pukulan hebat dialami Ariana menatap tajam kearah Elisa yang dengan menggertakkan giginya, sedang Elisa senyum tipis dengan penuh arti dalam seutas tarikan bibirnya itu.


" Sebenarnya apa yang sedang di bicarakan oleh Elisa disana, kenapa atmosfir Ariana berubah begitu" Ucap Try.


" Ouh! yah- lihatlah malam ini bukannya Dokter Andre saat ini tampak berbeda, sangat tampan bukan tanpa jas putih dan kemeja, celana bahan, sepatu fantopel yah. Malam ini dia terlihat modis, dengan gaya sangat elite dengan balutan yang sempurna. Tapi sayangnya dia itu adalah milikku, HANYA MILIKKU DAN HANYA UNTUKKU, KAU TIDAK BISA MENDAPATKAN APA YANG SUDAH AKU MILIKI, WALAUPUN KAU MEREBUTNYA DARIKU. Coba saja jika kau berani bermain-main, melakukan hal ini padanya lagi aku tidak akan segan-segan lagi melakukan yang lebih dari sekedar menjatuhkanmu dari lantai 2 ke lantai 1, bukan sekedar menggulingkanmu lagi tapi menjatuhkan mu berkeping-keping hingga tidak ada sisa dalam hatimu untuk memilikinya.


ARIANA : Kau! apa bisa mendapatkan dia, lagi pula dia mungkin juga akan menolakmu


ELISA : Apakah benar seperti itu, lihat ini baik-baik nona Ariana.


Elisa langsung berbalik badan menatap Andre yang sedikit agak jauh darinya, berlari menuju Andre dan langsung melompat bergantungan ditubuh Andre, refleks Andre mengakat tubuh Elisa, dan berlanjut Elisa membuat 😚💋 ciuman maut, semuanya kaget. Zacky syok dan Try juga takjub hingga Ariana tak bisa berkata-kata apapun lagi.


BERSAMBUNG...


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Selasa 23 November 2021