
Makan malam yang sangat tenang, Elisa sangat menikmati makanan yang dimasak oleh suaminya itu, Andre juga sangat tenang saat makan walau sesekali melirik pada Elisa yang begitu lahap makannya.
" Bagaimana cara mas Andre masak sih" Ujar Elisa yang mempertanyakan cara memasak Andre yang begitu sangat enak, tapi Andre nyangka jika masakan tidak enak oleh Elisa.
" Kenapa emangnya? tidak enak kah?" Tebak Andre yang saat ini menatap Elisa begitu khawatir jika makanannya tidak enak, tapi Elisa begitu lahapnya.
Elisa berhenti makan dengan tersenyum tipis, lalu menatap wajah lucu Andre sangat khawatir soal masakannya.
" Tidak, ini sangat-sangat-.... Enak baaaangggeeetttttt~ makanya Elisa tanya bagaimana cara mas Andre buat makanan sehat tapi tetep enak rasanya, bagi Elisa caranya dan apakah ada resep rahasianya!" Ujar Elisa mengejutkan Andre.
" Huuufff..." Andre membuang nafas panjang lega.
" Kenapa buang nafas begitu? " Tanya Elisa yang pura-pura tidak mengerti.
" Aku khawatir jika makanannya tidak enak, atau bukan selera kamu karena aku sudah lama tidak masak atau menginjak dapur lagi selama ini" Ujar Andre yang saat ini masih khawatir.
" Emang mas Andre sering masak gitu?" Ujar Elisa yang penuh penasaran dengan Andre yang seperti serba bisa itu.
" Nggak sering sih hanya sesekali waktu saja, saat jadi dokter magang di tempat pengasingan dan penampungan bencana waktu jaman kuliah" Penjelasan Andre yang mengingat kejadian saat dia masih kuliah.
" Ouh!, Wah~ Tapi masih enak kok, nanti bagi Elisa resepnya biar Elisa juga bisa masak seenak ini" Ujar Elisa yang saat ini memasukkan satu suap kemulutnya lagi.
" Masakkan kamu juga enak kok, buktikan kamu bisa bikin macam-macam kue iyakan" Puji Andre pada Elisa yang langsung memerah saat ini.
" Apa sih mas, lagian gak bisa seenak ini. Masak dengan bikin kue itu beda caranya loh mas" Penjelasan Elisa yang menjelaskan.
" Iya-iya deh emang kamu yang paling bisa berdebat kalo soal ini" Ujar Andre yang langsung menyerah sambil membelai kepala Elisa.
" Ouh~ yah mas nanti besok kamu libur nggak pelatihan yah?" Tanya Elisa yang ingin pergi jalan-jalan seperti orang pacaran lainnya.
" Besok mas sudah ada janji sama seseorang" Ujar Andre langsung memutuskan harapan Elisa.
" Siapa? Cewek apa cowok!" Nada Elisa agak cemburu.
" COWOK, karena hari ini beliau katanya lagi perjalanan bisnis jadi nggak sempat ketemu. Jadi besok ketemuannya, karena masalah gedung pelatihan harus pindah" Andre mempertegas bahwa dia akan bertemu dengan pemilik gedung pilix saran dari kedua temennya.
" Kenapa harus pindah, emang di tempat yang lama sewanya mahal " Tebak Elisa yang mempertanyakan.
" Bukan gitu, cuman gak nyaman aja terus disana juga terbatas ruangannya apa lagi nggak ada ruang khusus untuk praktek para dokter" Ujar Andre.
" Hemm-- gitu yah!" Elisa lesu deh nggak bisa jalan-jalan berdua dengan Andre niatnya mau mengenali sisi Andre untuk mendalami sosok suami itu.
" Kenapa!" Melihat wajah Elisa yang frustasi jadi tidak tega dan khawatir.
" Nggak apa-apa hanya aku putus harapan, niatnya mau bilang ayo kita jalan-jalan liburan mumpung ada di sini, Hah! Mas Andre pasti udah bosen juga sama tempat ini, tapi setidaknya bisa jadi pemandu buat Elisa. Yasudah deh! nggak apa-apa, aku lupa kalo mas Andre kan ada di sini bukan liburan, lanjutkan saja tugas mu mas, Elisa bisa diem dirumah asal full sama makanan dan cemilan nanti nonton drama dan sinetron aja Elisa anteng kok" Penjelasan Elisa yang langsung melanjutkan makan, walau jauh di lubuk hatinya sangat kecewa.
Melihat wajah lesu elisa tak tega juga. " Hahahaha- maaf yah sayang, kamu selalu ku tinggal terus" Ucap Andre yang merasa bersalah terhadap Elisa yang selalu di tinggal oleh ya pergi.
" Nggak apa-apa, santay aja Elisa orang slow kok" Ucap Elisa walau agak ngambek.
Merasa bersalah Andre hanya bisa diam karena memang tak bisa ia jamin akan besok akan pulang cepat, karena pertemuan besok dia dengan pemilik gedung filix pasti akan memakan banyak waktu.
Setelah selesai makan malam Elisa membantu Andre mengelap meja sedangkan Andre mencuci piring.
Lalu tak sengaja Andre menoleh pada elisa yang saat ini Andre baru sadar jika Elisa dari tadi mengunakan pakaian miliknya. Andre cukup kuat saat ini dengan godaan di depan matanya.
" Hemm--, ada apa " Jawab Elisa yang saat ini menatap pria yang menuduhnya pandangannya.
" Kamu pake baju saya?" Tanya Andre menaikan matanya menatap Elisa.
" Iya kenapa, nggak boleh yah?" Tebak Elisa yang wajahnya mulai berkaca-kaca.
" Bukan gitu hanya nanya aja, tapi kenapa kamu pake baju saya" Tanya penasaran Andre.
" Mmmmm~Karena Elisa suka aja" Jawab Elisa antara setengah jujur dan bohong.
" Ouh okey!" Jawaban singkat dari mulut Andre yang tidak bisa berkomentar banyak.
Mendengar jawaban Elisa seperti itu Andre seketika diam lagi, sampai selesai Andre masuk kamar mandi untuk bersihkan diri sedangkan Elisa merapikan belanjaan yang baru di beli Andre hari ini.
Andre selesai mandi membuka lemari pakaiannya, saat ia buka untuk ganti baju Andre tidak melihat pakaian milik Elisa di samping baju-baju miliknya, lalu Andre melirik pada koper yang di bawa Elisa yang ukurannya kecil di letakan ujung sudut kamar.
" Dasar Elisa kenapa masih belum juga di pindahkan pakaiannya" Dumal Andre sambil mengakat koper ke atas meja.
Elisa yang saat ini sedang asik nonton TV di ruang tengah walau nggak faham sama apa yang di katakan di layar cuman nonton sambil lihat gerak tubuh, dan cemilan yang ada di tangannya.
Dikamar Andre membuka isi dalam koper betapa kagetnya saat Andre membuka koper itu, sudah terbuka ternyata tidak ada 1 pakaian yang Elisa bawa, tapi Elisa tidak pernah mau mengatakan bahwa dia tidak bawa pakaian, hanya melihat satu kotak susu formula untuk pra-hamil, satu set jamu, 2 toples madu pasangan dan beberapa tablet vitamin.
" Hah apa semua ini? Hemm-- ini pasti ulahnya mamah, pantas saja Elisa bisa sampai di sini nggak mungkin inisiatif dia sendiri untuk mau datang kemari yang dari awal sangat ngotot nggak mau ikut aku" Dumal Andre langsung menutup kembali koper tersebut.
" Pantas saja dia pakai bajuku, kenapa dia tidak katakan apa-apa sih jika nggak bawa baju" Dumal lanjut Andre.
Setelah selesai ganti pakaian melihat wajah Elisa dengan yang begitu sangat serius menatap layar tv itu membuat Andre langsung duduk di samping sambil membawa buku, Elisa mengabaikan Andre.
" Serius banget nontonnya" Ujar Andre duduk disebalah Elisa yang saat ini mata fokus ke tv tangan aktif memasukkan coko ke dalam mulut.
" Mereka lagi ngomongin apa sih?" Dumalan Elisa yang langsung di dengar oleh Andre yang tadi hanya fokus ke paragraf buku jadi teralihkan ke Elisa.
" Hah? Lalu dari tadi kamu nonton sampai serius begitu jadi kamu gak faham maksud dari percakapan mereka" Ucap Andre kaget dengar hal itu, Elisa sangat lucu benget membuat Andre tidak tahan untuk ketawa kecil.
" Elisa serius karena nggak faham dan berusaha memahami dari gerakan tubuh mereka, apa yang dikatakan oleh para pemain, percakapan apa yang mereka katakan Elisa gak ngarti, nggak ada artinya lagi di bawanya. Kaya yah Elisa harus ulang belajar bahasa Inggris dari dasar lagi deh, biar sesuatu kaya gini gak akan buat Elisa pusing karena gak ngerti" Ucap Elisa yang kocak membuat Andre hanya diam sambil tersenyum tipis matanya fokus ke buku kembali.
Sedetik kemudian Andre tersenyum kembali melihat wajah polos dan lucu Elisa saat binggung karena percakapan di tv tiba-tiba mata Elisa terbelalak ke tv memancarkan aurah keputusan asa-an karena tidak faham bahasa yang mereka ucapkan.
Andre melihat wajah Elisa di area sekitar mulut penuh dengan taburan coklat yang menempel ke mana-mana, dari sisi pandang Andre saat ini Elisa memang sangat menggoda tapi buru-buru saja Andre langsung mengalihkan pandangan ke buku kembali.
Itu membuat fokus Andre terganggu saat membaca buku yang ada di tangannya karena wanita yang disebelah lebih menarik perhatian Andre.
" Elisa mau nggak kalo aku artikan apa yang mereka bicarakan" Tawar Andre yang sebenarnya mau menanyakan soal pakaian.
" Boleh juga tuh idenya, artikan cepat mas" Dengan semangat 45 Elisa menyetujui saran dari Andre.
Bersambung.....
Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...
Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.
Kamis 30 September 2021